www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Kabut Asap Berkurang, Plt Gubri Sebut Gotong Royong Jadi Andalan Kendalikan Karhutla
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Kabut Asap Berkurang, Plt Gubri Sebut Gotong Royong Jadi Andalan Kendalikan Karhutla
Senin, 31 Agustus 2026 - 21:24:14 WIB
Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto (foto/int)
Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto (foto/int)

PEKANBARU — Kondisi pascakebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Riau mulai menunjukkan perkembangan positif. Cuaca yang membaik, penanganan intensif, serta sinergi antara pemerintah, TNI/Polri, dan masyarakat membuat sejumlah titik yang sebelumnya terbakar kini berhasil dikendalikan.

Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, mengatakan kabut asap di sejumlah wilayah Riau saat ini telah berkurang. Kondisi cuaca yang semakin membaik juga memberikan dukungan terhadap proses penanganan karhutla di sejumlah lokasi.

"Kita semua mengetahui bahwa kondisi cuaca saat ini sudah membaik, khususnya di Kota Pekanbaru dan beberapa kabupaten/kota di Riau. Inilah wujud nyata dari sinergi, koordinasi, dan gotong royong sebagaimana yang disampaikan oleh Bapak Presiden," ujar Plt Gubri SF Hariyanto di Kantor Gubernur Riau, Senin (31/08/2026).

Menurut SF Hariyanto, pengendalian karhutla tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Kolaborasi seluruh unsur menjadi kunci agar kebakaran dapat ditangani secara cepat sekaligus mencegah meluasnya dampak terhadap masyarakat.

"Kata kuncinya adalah gotong royong, di sini tidak ada yang merasa paling hebat paling kuat atau paling mampu. Yang ada hanyalah satu hal kita bekerja secara kolaboratif untuk mengatasi masalah kebakaran hutan dan lahan," jelasnya.

Sejumlah lahan yang sebelumnya sempat terbakar juga telah berhasil ditangani. Meski demikian, proses pemadaman di beberapa titik sempat menghadapi kendala karena medan yang sulit. Sinergi antara satgas darat dan udara kemudian membantu mempercepat pengendalian api.

"Alhamdulillah, lahan yang kemarin sempat terbakar saat ini sudah berhasil kita atasi. Memang kemarin kita sempat kesulitan memadamkan api di area yang sangat berat, berkat gotong royong satgas darat dan udara kondisi sudah terkendali aman," ungkapnya.

Tak hanya mengandalkan pemadaman di darat, pemerintah juga terus mengoptimalkan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC). Upaya tersebut dilakukan untuk meningkatkan peluang turunnya hujan di wilayah yang membutuhkan dukungan pengendalian karhutla.

Bahkan, waktu pelaksanaan penaburan garam pada awan potensial diperpanjang hingga pukul 23.00 WIB. Satgas udara terus bergerak selama terdapat awan potensial yang dapat dimanfaatkan.

"Operasi modifikasi cuaca (OMC) yang dilakukan juga luar biasa. Satgas udara terus menabur garam setiap hari tanpa mengenal malam jika awan potensial terlihat. Bahkan kalau sebelumnya hanya sampai jam 9 malam, saat ini jam 11 malam juga dilakukan penaburan garamnya," terangnya.

Di sisi lain, penanganan karhutla juga dibarengi dengan langkah pencegahan dan penegakan hukum. Pemerintah bersama aparat penegak hukum memperkuat pengawasan untuk memberikan efek jera terhadap pihak yang melakukan pembakaran ataupun membuka lahan secara ilegal.

"Penegakan hukum juga berjalan tegas dari Polda Riau, Kejaksaan, hingga TNI. Di lahan-lahan bekas terbakar tersebut kini dipasang palang yang tertulis aturan-aturan. Ini terus kita tambah dan sempurnakan dengan pasal-pasal KUHP baru," tegasnya.

SF Hariyanto menambahkan, pengawasan tidak berhenti setelah api berhasil dipadamkan. Lahan yang pernah terbakar akan mendapat perhatian khusus agar tidak kembali dimanfaatkan untuk aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran baru.

Pemerintah, kata dia, tidak ingin lahan bekas karhutla kembali dibuka atau ditanami karena berisiko menimbulkan persoalan baru.

"Lahan bekas kebakaran diawasi total dan tidak boleh ada yang melakukan aktivitas penanaman. Jika ditemukan ada yang menanam di sana, maka dialah yang dianggap membakar atau membuka lahan tersebut dan sanksi tegas akan diberlakukan," pungkasnya dikutip dari MCRiau.

Dengan kondisi cuaca yang mulai membaik dan pengendalian di lapangan yang semakin intensif, situasi karhutla di Riau kini berada dalam kondisi yang lebih terkendali. Namun, pengawasan dan penegakan hukum tetap menjadi perhatian utama untuk mencegah munculnya titik api baru.



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto (foto/int)Kabut Asap Berkurang, Plt Gubri Sebut Gotong Royong Jadi Andalan Kendalikan Karhutla
Rapat paripurna masa sidang III tahun 2025/2026 terkait laporan reses minim kehadiran OPD (foto/Mimi)Zainal Geram Paripurna Laporan Reses DPRD Pekanbaru Sepi Kehadiran Kepala OPD
Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Pekanbaru Tekad Indra Pradana Abidin ST, MEng (foto/int)Sekolah di Pekanbaru Kembali Tatap Muka, DPRD Minta Kualitas Udara Dipantau Setiap Hari
Telkomsel dukung PBAK UIN Suska Riau 2026 dan perkuat ekosistem pembelajaran digital (foto/ist)Telkomsel Hadirkan Dukungan Konektivitas Digital di PBAK UIN Suska Riau
Gedung PT Bank Riau Kepri Syariah (Perseroda) atau BRK Syariah.Empat Tahun Konversi, BRK Syariah Perluas Peran di Ekonomi Riau
  Keluarga Donor Darah (KDD) Riau Kompleks PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) kembali menggelar kegiatan donor darah di Unigraha Hotel, Sabtu (29/8/2026),Sebanyak 1.083 Kantong Darah Terkumpul dalam Donor Darah KDD Riau Kompleks
Ist.Ratusan Pelajar Batam Belajar Langsung Dunia Perbankan Melalui School Goes To Bank BRK Syariah
Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru, Tengku Azwendi Fajri, MM (foto/Mimi)Kontrak PMJ dan Alih Fungsi Plaza The Central Dipersoalkan, TAF Minta Pemko Tegas
Bupati Pelalawan, Zukri melantik pengurus DPD AGPAII Masa Bakti 2025–2027 (foto/Andy)Lantik Pengurus DPD AGPAII, Bupati Pelalawan Tekankan Peran Guru Agama Wujudkan Generasi Emas
The 2nd Riau Economic Forum, BI dan Pemprov Riau membahas arah ekonomi (foto/ist)Ekonomi Riau Tetap Solid, Pemprov Dorong Penguatan Digitalisasi
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Kabut Asap Tebal Sesakkan Dada Warga Pekanbaru
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved