www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Jauh Menurun, Riau Sumbang 25 Titik Panas Sore ini
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Pemprov Riau Targetkan Seluruh Pelajar Punya Rekening, Literasi Keuangan Digital Jadi Kunci
Kamis, 20 Agustus 2026 - 15:21:10 WIB
Asisten III Sekretariat Daerah Provinsi Riau, M Job Kurniawan saat menghadiri Puncak Hari Indonesia Menabung dan Puncak Bulan Literasi Keuangan (foto/ist)
Asisten III Sekretariat Daerah Provinsi Riau, M Job Kurniawan saat menghadiri Puncak Hari Indonesia Menabung dan Puncak Bulan Literasi Keuangan (foto/ist)

PEKANBARU – Pemprov Riau mendorong seluruh pelajar memiliki rekening sekaligus meningkatkan literasi keuangan sejak usia sekolah. Langkah ini dinilai penting agar generasi muda tidak hanya memiliki akses terhadap layanan keuangan, tetapi juga mampu menggunakannya dengan aman, bijak, dan bertanggung jawab.

Dorongan tersebut disampaikan Asisten III Sekretariat Daerah Provinsi Riau, M Job Kurniawan, saat menghadiri Puncak Hari Indonesia Menabung dan Puncak Bulan Literasi Keuangan Tahun 2026 di Ballroom Kantor OJK Provinsi Riau, Kamis (20/8/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat program satu rekening satu pelajar di Riau. Program ini melibatkan pemerintah daerah, satuan pendidikan, perbankan, OJK, Bank Indonesia, hingga berbagai pemangku kepentingan.

M Job Kurniawan menilai kepemilikan rekening sejak usia sekolah dapat menjadi langkah awal membangun kebiasaan menabung sekaligus mengenalkan pengelolaan keuangan kepada generasi muda.

“Kami ingin seluruh pelajar di Riau memiliki rekening dan membangun kebiasaan menabung secara rutin. Untuk itu, diperlukan kerja bersama antara sekolah, dinas pendidikan, perbankan, OJK, Bank Indonesia, serta pemerintah kabupaten dan kota,” tuturnya.

Ia mengakui kepemilikan rekening pelajar di Riau terus menunjukkan perkembangan positif. Namun, masih terdapat siswa yang belum memiliki rekening sehingga diperlukan pemetaan dan koordinasi lebih kuat antara sekolah dan perbankan.

“Jangan sampai masih ada siswa yang belum memiliki rekening hanya karena koordinasi yang belum berjalan maksimal. Kita ingin capaian ini terus meningkat dan pada tahun-tahun mendatang seluruh pelajar Riau dapat menikmati akses tabungan yang aman dan sesuai kebutuhan,” katanya.

Menurutnya, perluasan akses keuangan tidak boleh berjalan sendiri. Literasi keuangan harus ikut diperkuat agar pelajar memahami manfaat, biaya, risiko, hak, kewajiban, hingga keamanan dalam menggunakan produk keuangan.

“Kita tidak ingin masyarakat hanya memiliki akses, tetapi tidak memahami layanan yang digunakan. Literasi harus tumbuh bersama dengan inklusi agar masyarakat benar-benar mendapatkan manfaat dari produk keuangan yang mereka gunakan,” tegasnya.

Terlebih, perkembangan layanan keuangan digital membuat pelajar semakin dekat dengan berbagai produk finansial. Di sisi lain, kondisi tersebut juga membuka peluang munculnya risiko seperti penyalahgunaan data pribadi, penipuan, pinjaman online ilegal, hingga investasi ilegal.

“Anak-anak harus mengetahui bagaimana menjaga data pribadi dan mengenali risiko sebelum menggunakan produk keuangan. Jangan sampai kemudahan teknologi justru membuat mereka terjebak dalam layanan yang tidak aman atau keputusan finansial yang merugikan,” tuturnya.

Sementara itu, Plt Kepala OJK Provinsi Riau, Mohammad Fredly Nasution, mengatakan kebiasaan menabung merupakan bagian penting dalam membangun kesadaran finansial generasi muda.

Namun, menurutnya, edukasi tidak cukup hanya dengan mendorong pelajar membuka rekening. Mereka juga perlu dibekali kemampuan mengelola uang dan mengambil keputusan keuangan secara bijak.

“Menabung bukan sekadar menyimpan uang, tetapi merupakan proses membangun kebiasaan untuk merencanakan masa depan dan mengelola keuangan secara bijak. Kebiasaan tersebut harus ditanamkan sejak dini agar menjadi bagian dari karakter generasi muda,” ungkapnya.

Fredly menjelaskan, sepanjang Juli 2025 hingga Juli 2026, berbagai kegiatan edukasi keuangan telah digelar di sekolah-sekolah di Riau. Materinya mencakup kebiasaan menabung, pengelolaan keuangan, literasi keuangan digital, hingga pembukaan rekening pelajar.

Hasilnya, tercatat 51.391 rekening dengan nominal sekitar Rp45,56 miliar. Selain itu, sebanyak 14.283 pelajar telah mengikuti kegiatan edukasi keuangan.

“Dalam satu tahun terakhir, tercatat 51.391 rekening dengan nominal sekitar Rp45,56 miliar serta 14.283 pelajar mengikuti kegiatan edukasi keuangan. Capaian ini menunjukkan bahwa gerakan literasi dan inklusi keuangan terus berkembang melalui kolaborasi berbagai pihak,” jelasnya.

Edukasi tersebut juga diarahkan agar pelajar mampu membedakan kebutuhan dan keinginan, menetapkan tujuan menabung, serta memastikan legalitas produk keuangan sebelum menggunakannya.

“Masyarakat yang semakin memahami haknya akan lebih mampu menggunakan produk dan jasa keuangan secara tepat. Karena itu, peningkatan literasi harus terus dilakukan bersamaan dengan penguatan perlindungan konsumen,” katanya dikutip dari MCRiau.

Fredly menegaskan, literasi keuangan sejak usia sekolah diharapkan dapat membentuk generasi muda yang mandiri dalam mengambil keputusan finansial. Terlebih, perkembangan teknologi membuat pilihan dan risiko layanan keuangan semakin beragam.

“Kami ingin pelajar memiliki kemampuan mengambil keputusan keuangan secara mandiri dan bertanggung jawab. Semangat menabung harus berjalan bersama dengan pengetahuan agar mereka mampu menghadapi perkembangan layanan keuangan digital,” pungkasnya.



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Penghargaan dari Pemcam Koto Gasib kepada PT RAPP dalam kerjasama penanggulangan karhutla.(foto: istimewa)Kolaborasi Lawan Karhutla, Pemcam Koto Gasib Beri Apresiasi kepada PT RAPP
Anggota DPRD Kota Pekanbaru, Ir Nofrizal M,M (foto/int)Polemik Desil Tak Sesuai Kondisi, DPRD Pekanbaru Soroti Data Penerima Bantuan
ist.Ajang Modifikasi Terbesar Indonesia, Honda Modif Contest 2026 Sapa Pekanbaru 22–23 Agustus
Plt Gubri, SF Hariyanto.Catat Sejarah Keinsyuran Indonesia, SF Hariyanto Jadi Gubernur Pertama di Indonesia Raih IPU 
Kapolda Riau Irjen Pol, Herry bersama Plt Gubernur Riau SF Hariyanto (foto/ist)Cegah Karhutla Meluas, Pemprov Riau Andalkan Sinergi TNI-Polri hingga Teknologi
  Sebaran titik panas di Sumatera dan Riau sore ini.(infografis/halloriau.com)Jauh Menurun, Riau Sumbang 25 Titik Panas Sore ini
Anggota Komisi II DPRD Kota Pekanbaru, Arwinda Gusmalina (foto/int)Soroti Kenaikan Harga Ayam, Arwinda Minta Pemko Cari Penyebab di Lapangan
Asisten III Sekretariat Daerah Provinsi Riau, M Job Kurniawan saat menghadiri Puncak Hari Indonesia Menabung dan Puncak Bulan Literasi Keuangan (foto/ist)Pemprov Riau Targetkan Seluruh Pelajar Punya Rekening, Literasi Keuangan Digital Jadi Kunci
Ilustrasi kasus kekerasan anak terjadi di Pekanbaru (foto/int)98 Kasus Kekerasan Anak di Pekanbaru, Wawako Minta Orangtua dan Guru Bertindak
Disperindagsar Rohil gelar lomba berhadiah antar bidang (foto/afrizal)Semarak HUT RI ke-81, Disperindagsar Rohil Gelar Lomba Berhadiah Antar Bidang
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Buka Puasa Bersama Agung Toyota Riau
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved