www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Permata CAI 2026: LDII Rohil Perkuat Karakter Pemuda Religius dan Profesional
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Pemprov Riau Percepat Pemulihan Tesso Nilo, Ratusan Ribu Hektare Hutan Berhasil Diamankan
Jumat, 31 Juli 2026 - 07:31:00 WIB
Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto.
Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto.

PEKANBARU – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau mencatat capaian signifikan dalam penertiban kawasan hutan. Hingga saat ini, sekitar 331.838 hektare kawasan hutan berhasil dikuasai kembali, menjadikannya sebagai salah satu hasil penertiban kawasan hutan terbesar di Indonesia.

Capaian tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan Peraturan Presiden Nomor 5 Tahun 2025 tentang Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH), yang melibatkan pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI, Polri, Kejaksaan, serta sejumlah kementerian dan lembaga terkait.

Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, mengatakan penertiban kawasan hutan menjadi langkah strategis untuk memastikan pemanfaatan sumber daya alam berjalan sesuai ketentuan sekaligus menjaga keseimbangan antara pembangunan ekonomi dan kelestarian lingkungan.

Menurutnya, kawasan hutan yang telah berhasil dikuasai kembali akan ditata secara bertahap agar dapat berfungsi kembali sebagai kawasan konservasi, penyangga lingkungan, serta penopang keberlanjutan sumber daya alam di Provinsi Riau.

"Provinsi Riau berhasil menguasai kembali sekitar 331.838 hektare kawasan hutan. Ini menjadi salah satu capaian terbesar di Indonesia," ujar SF Hariyanto, Kamis (30/7/2026).

Selain melakukan penertiban kawasan hutan, Pemprov Riau juga mempercepat pemulihan Taman Nasional Tesso Nilo, salah satu kawasan konservasi penting di Pulau Sumatera yang menjadi habitat gajah sumatera serta berbagai satwa liar yang dilindungi.

Penataan kawasan tersebut dilakukan melalui tim terpadu sebagai tindak lanjut arahan pemerintah pusat. Menurut SF Hariyanto, proses pemulihan tidak hanya berfokus pada penegakan hukum terhadap pelanggaran kawasan hutan, tetapi juga memperhatikan aspek sosial masyarakat melalui penyelesaian yang terukur dan berkelanjutan.

Pemprov Riau juga mendukung program reforestasi atau penanaman kembali kawasan Tesso Nilo yang mulai dilaksanakan pada 2026. Program tersebut menjadi bagian dari upaya mengembalikan fungsi ekologis kawasan yang selama bertahun-tahun mengalami tekanan akibat alih fungsi lahan.

Pada tahap awal, pemerintah memulai pemulihan di area seluas 2.574 hektare, dengan target rehabilitasi mencapai 66.704 hektare hingga 2028.

SF Hariyanto menegaskan, keberhasilan menjaga kawasan hutan tidak dapat dilakukan oleh satu institusi saja. Karena itu, Pemprov Riau terus memperkuat sinergi dengan TNI, Polri, Kejaksaan, kementerian dan lembaga, pemerintah kabupaten/kota, serta masyarakat agar proses penataan kawasan dapat berjalan lebih efektif.

Ia menilai langkah tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam menjaga stabilitas daerah, melindungi lingkungan, sekaligus mendukung ketahanan energi nasional. Kawasan hutan yang tertata dengan baik, menurutnya, akan memberikan kepastian hukum, menjaga keseimbangan ekosistem, serta mendukung pembangunan yang berkelanjutan.

"Penataan kawasan ini membutuhkan ketegasan hukum, perlindungan lingkungan, serta penyelesaian yang tetap memperhatikan masyarakat," tegasnya.

SF Hariyanto berharap kolaborasi lintas sektor yang telah terbangun selama ini dapat semakin mempercepat pemulihan kawasan hutan di Riau sehingga manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang, baik bagi kelestarian lingkungan maupun kesejahteraan masyarakat.

Sumber: Tribunnews


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
LDII Rohil memperkuat karakter pemuda religius dan profesional (foto/afrizal)Permata CAI 2026: LDII Rohil Perkuat Karakter Pemuda Religius dan Profesional
Pemprov Riau mendorong peningkatan indeks inovasi daerah (foto/int)Potensi Peringkat IID Turun, Sekdaprov Riau Minta OPD Perkuat Inovasi
Ist.BRK Syariah Perkuat Dukungan Program Peremajaan Sawit melalui PKS Tiga Pihak Tahap V
58 ribu lebih bibit pohon tanaman hutan, PT SPM laksanakan rehabilitasi kawasan konservasi pasca-kebakaran (foto/ist)Hijaukan Kembali Hutan dengan 58.100 Bibit, PT SPM Rehabilitasi Kawasan Konservasi Usai Terbakar
ilustrasi.PJU Pekanbaru Terus Dipantau, Dishub Rutin Patroli dan Perbaiki Lampu Jalan Setiap Hari
  Peserta sosialisasi berpoto bersama setelah sosialisasi Pencehagan Karhutla di Kantor Camat Peranap (29/07).Karhutla Jadi Ancaman, PT RPI dan Forkopimca Peranap Turun Langsung Edukasi Masyarakat
Elnusa memperkuat momentum pertumbuhan lewat kinerja operasional solid semester 1 2026 (foto/ist)Elnusa Perkuat Momentum Pertumbuhan Lewat Kinerja Operasional Solid
Ilustrasi emas Antam di Pekanbaru menguat (foto/int)Harga Emas Antam Pekanbaru Naik Lagi, Tembus Rp2,623 Juta/Gram
BMKG menemukan empat titik panas di Riau pada Jumat pagi (foto/int)BMKG Catat 243 Titik Panas di Sumatra, Riau Muncul 4 Hotspot
BYD M6 EVBYD M6 EV Resmi Diperbarui, Baterai Lebih Besar, Performa Meningkat, Jarak Tempuh Makin Jauh
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Buka Puasa Bersama Agung Toyota Riau
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved