www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Pengendalian Inflasi Pangan, TPID Riau Kick Off Gerakan Tanam 100 Ribu Cabai
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Pemprov Riau Gandeng BI dan UIN Suska Petakan UMKM Unggulan Berbasis Riset
Rabu, 29 Juli 2026 - 12:16:16 WIB
Kolaborasi Pemprov Riau, BI, dan UIN Suska perkuat pengembangan UMKM unggulan (foto/int)
Kolaborasi Pemprov Riau, BI, dan UIN Suska perkuat pengembangan UMKM unggulan (foto/int)

PEKANBARU - Pemprov Riau terus memperkuat pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui penelitian Komoditas/Produk/Jenis Usaha (KPJU) unggulan sebagai dasar penyusunan strategi berbasis data dan riset. Upaya tersebut diwujudkan melalui Focus Group Discussion (FGD) yang melibatkan Bank Indonesia Perwakilan Riau dan Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Syarif Kasim Riau.

FGD yang berlangsung di Hotel Grand Central, Rabu (29/7), dibuka oleh Asisten II Sekretariat Daerah Provinsi Riau, Helmi D. Kegiatan ini diharapkan menghasilkan rekomendasi yang akurat dalam menentukan arah pengembangan UMKM agar semakin berdaya saing dan mampu memperkuat ekonomi daerah.

Dalam sambutannya, Helmi menegaskan bahwa UMKM selama ini menjadi tulang punggung perekonomian Riau karena memiliki peran besar dalam menyerap tenaga kerja serta menggerakkan aktivitas ekonomi hingga ke pelosok daerah. Menurutnya, potensi tersebut harus terus diperkuat agar mampu bersaing di tingkat nasional maupun global.

"Untuk menjadikan potensi tersebut memiliki daya saing global, tidak bisa hanya berdasarkan asumsi, tetapi harus didukung penelitian yang komprehensif," kata Helmi.

Ia mengapresiasi pelaksanaan penelitian KPJU yang melibatkan pemerintah, dunia usaha, dan kalangan akademisi. Menurutnya, kolaborasi tersebut menjadi langkah strategis dalam merumuskan kebijakan pengembangan UMKM yang tepat sasaran.

"Kami mengapresiasi penelitian KPJU ini karena menjadi bentuk kolaborasi antara pemerintah daerah, dunia usaha, dan kalangan akademisi dalam merumuskan kebijakan pengembangan UMKM," ujarnya.

Melalui FGD tersebut, para peserta diharapkan mampu mengidentifikasi komoditas unggulan di setiap kabupaten dan kota di Provinsi Riau. Hasil identifikasi itu nantinya menjadi dasar dalam menentukan komoditas yang memiliki daya saing tinggi sekaligus mampu menciptakan lapangan kerja yang lebih luas.

Selain memetakan komoditas unggulan, penelitian KPJU juga akan menjadi rujukan dalam penyusunan kebijakan pengembangan UMKM secara berkelanjutan. Hasil penelitian diharapkan dapat mendukung peningkatan pelayanan perizinan, pembinaan pelaku usaha, hingga perluasan akses pemasaran produk melalui platform digital.

Helmi menegaskan, keberhasilan pengembangan UMKM tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga membutuhkan sinergi seluruh pemangku kepentingan. Ia menilai data yang akurat merupakan fondasi utama dalam melahirkan kebijakan yang efektif.

"Data adalah instrumen paling penting dalam menentukan kebijakan. Karena itu, mari manfaatkan FGD ini untuk menyampaikan gagasan terbaik demi kemajuan UMKM di Bumi Lancang Kuning yang kita cintai," ungkapnya.

Melalui penelitian KPJU unggulan ini, Pemerintah Provinsi Riau berharap lahir strategi yang mampu meningkatkan daya saing produk lokal, memperkuat struktur ekonomi daerah, serta mendorong UMKM menjadi motor pertumbuhan ekonomi yang lebih tangguh.

Menutup sambutannya, Helmi mengajak seluruh peserta untuk terus bersinergi memajukan sektor UMKM di Riau.

"UMKM kita kembangkan, ekonomi melesat tinggi," tutupnya dikutip dari MCRiau.



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Kepala Sekretariat Kantor Staf Presiden, Prof. Dr. Achmad bersama TPID Riau kick off gerakan tanam 100 ribu cabai (foto/riki)Pengendalian Inflasi Pangan, TPID Riau Kick Off Gerakan Tanam 100 Ribu Cabai
Pemadaman karhutla di Kerumutan, Pelalawan.(foto: mcr)Api Sulit Ditaklukkan, Karhutla Kerumutan Pelalawan Tembus Sekitar 270 Hektare
Harlah ke-25, LLMB Riau, Kepri dan Sumut kumpulkan berbagai elemen di Pekanbaru.(foto: barkah/halloriau.com)Harlah ke-25 LLMB Jadi Konsolidasi Besar Bersatu Perjuangkan Hak Riau
Karhutla di Riau.(ilustrasi/int)Karhutla Riau Meluas, Bengkalis Catat Lahan Terbakar Terbesar hingga 8.407 Hektare
Warga Bagan Jawa titip aspirasi sumur bor ke DPRD Rohil.(foto: afrizal/halloriau.com)Warga Bagan Jawa Minta Sumur Bor, Ini Respons Anggota DPRD Rohil Rahmat Iman
  KKN Desa Sadar Jaya UIN Suska Riau menggelar program inovasi paving block berbahan limbah plastik (foto/ist)KKN Desa Sadar Jaya UIN Suska Riau Gelar Program Inovasi Paving Block Berbahan Limbah Plastik
BPBD Riau larang drone sipil terbang sekitar area aktivitas helikopter water boombing.(ilustrasi/int)BPBD Riau Larang Drone Terbang di Area Karhutla, Ini Bahaya bagi Helikopter
Mitsubishi XForce siap ekspor.(foto: int)Xforce Hybrid Tembus 1.000 Unit, Kini Siap Dibawa Mitsubishi ke Pasar Global
Harga cabai di Pekanbaru diprediksi naik.(ilustrasi/int)El Nino Bakal Bawa Harga Pangan Pekanbaru Bergerak Naik, Cabai Paling Diwaspadai
BRK Syariah percepat digitalisasi UMKM di Festival Pacu Jalur 2026 lewat QRIS.(foto: istimewa)BRK Syariah Bawa Inovasi Digital ke Festival Pacu Jalur 2026, UMKM dan Wisatawan Diuntungkan
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Buka Puasa Bersama Agung Toyota Riau
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved