www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Harimau Sumatra Berkeliaran di Permukiman Inhil, Warga Diminta Waspada
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


SF Hariyanto: Riau Masih Bergantung pada Transfer Pusat, Obligasi Daerah Jadi Alternatif Pembiayaan
Selasa, 21 Juli 2026 - 11:42:49 WIB
Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto.
Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto.

PEKANBARU – Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, menyatakan struktur Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) di Riau masih bergantung pada transfer pemerintah pusat, seperti Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Alokasi Khusus (DAK), dan Dana Bagi Hasil (DBH).

Menurut SF, kondisi tersebut membuat kemampuan daerah membiayai pembangunan masih terbatas karena Pendapatan Asli Daerah (PAD) belum mampu memenuhi seluruh kebutuhan.

"Struktur anggaran pendapatan daerah masih menunjukkan tingkat ketergantungan yang tinggi terhadap pemerintah pusat, baik melalui DAU, DAK, maupun DBH. Pendapatan asli daerah sering kali belum mencukupi untuk pembangunan," kata SF saat menghadiri Saresehan Nasional MPR di Pekanbaru, Senin (20/7/2026).

Ia menjelaskan, sebagian besar APBD masih dialokasikan untuk membiayai urusan wajib pemerintahan, termasuk penyediaan layanan dasar kepada masyarakat, sehingga ruang fiskal untuk pembangunan menjadi terbatas.

Selain itu, SF mengungkapkan pemerintah daerah di Riau juga masih menghadapi persoalan kurang bayar Dana Bagi Hasil (DBH) dari pemerintah pusat yang telah berlangsung sejak 2024 dengan total mencapai Rp4,2 triliun.

"Masih terdapat kurang bayar dana bagi hasil dari pemerintah pusat kepada Provinsi Riau dan kabupaten/kota dengan total Rp4,2 triliun. Dari jumlah tersebut, sebesar Rp713 miliar merupakan hak Pemerintah Provinsi Riau, sedangkan sekitar Rp3,5 triliun menjadi hak pemerintah kabupaten dan kota," ujarnya.

Ia mengatakan, kondisi tersebut memberikan tekanan terhadap kemampuan fiskal daerah. Bahkan, menurutnya, Pemerintah Provinsi Riau masih harus menutup kekurangan anggaran belanja pegawai sekitar Rp30 miliar setiap bulan. Situasi serupa juga dialami sejumlah pemerintah kabupaten dan kota di Riau.

"Kondisi ini memberikan tekanan fiskal yang cukup besar. Untuk memenuhi kebutuhan belanja pegawai saja, pemerintah masih harus menutup kekurangan sekitar Rp30 miliar setiap bulan. Kendala yang sama juga dialami hampir seluruh kabupaten dan kota di Riau," katanya.

Menghadapi kondisi itu, SF meminta pemerintah kabupaten dan kota lebih cermat mengelola pendapatan dan belanja daerah serta mencari sumber pembiayaan alternatif yang tidak membebani masyarakat.

Salah satu opsi yang dinilai layak dipertimbangkan adalah penerbitan obligasi daerah sebagai instrumen pembiayaan pembangunan.

"Saya memandang obligasi daerah menjadi salah satu alternatif pembiayaan yang aman, sah, dan terukur untuk mendukung pembangunan tanpa membebani masyarakat," tutupnya.

Sumber: detik


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Ilustrasi Harimau Sumatra resahkan warga Desa Danai, Inhil (foto/int)Harimau Sumatra Berkeliaran di Permukiman Inhil, Warga Diminta Waspada
Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau SF Hariyanto.SF Hariyanto Ingatkan Daerah Jangan Telat Bayar Gaji PPPK, Siap Dibantu Pemprov Riau
Warga di Jalan Jati Jajar I, Kulim keluhkan rumah dipenuhi lalat dari pagi hingga malam (foto/ist)Rumah Dipenuhi Lalat Sepanjang Hari, Warga Kulim Desak Pemko Turun Tangan
Menteri LH, Jumhur dorong pelaku usaha garap bisnis karbon (foto/kompas)Menteri LH: Bisnis Karbon dan Biodiversitas Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
Ilustrasi polisi selidiki dugaan kekerasan terhadap jurnalis di Siak (foto/int)Polisi Selidiki Kasus Dugaan Penganiayaan Jurnalis di Siak, Sejumlah Saksi Diperiksa
  Warga antusias berbelanja selama operasi pasar murah di Riau (foto/ist)TPID Riau Gelar Operasi Pasar Murah di Pekanbaru dan Kampar, Cek Jadwal dan Lokasinya
PT Tunggal Perkasa Plantations (PT TPP).PT TPP Miliki Komitmen Kuat Cegah Karhutla, Sistem Tanggap Darurat Dinilai Sangat Baik oleh Polri
Kepala Bapenda Riau, Ninno Wastikasari (foto/ist)Tunggakan Pajak Kendaraan di Riau Hampir Rp500 M, Pekanbaru Penyumbang Terbesar
Ilustrasi hotspot di Riau masih belum sirna (foto/int)Termasuk Riau, Hotspot di Sumatera Turun Jadi 135 Titik
PSMTI Riau menggelar Rapimprov bahas program kerja (foto/int)PSMTI Riau Gelar Rapimprov, Fokus Sinkronisasi Program dan Persiapan Munas
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Buka Puasa Bersama Agung Toyota Riau
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved