www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Di Hadapan Wisudawan Umri, Sekdaprov Riau Soroti Perubahan Pola Pikir Lulusan
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Begini Jurus Plt Gubri Hemat APBD Riau 2026 saat Dana DBH Dipotong Rp1,2 Triliun
Sabtu, 10 Januari 2026 - 11:45:00 WIB
Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto.(foto: int)
Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto.(foto: int)

PEKANBARU - Pemotongan Dana Bagi Hasil (DBH) oleh Kementerian Keuangan yang mencapai Rp1,2 triliun membuat keuangan Pemprov Riau pada tahun anggaran 2026 berada dalam tekanan serius.

Namun di tengah ancaman defisit tersebut, Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto justru memilih sikap tenang dan realistis.

Alih-alih menyuarakan kegelisahan, SF Hariyanto menegaskan, persoalan keuangan daerah bisa diselesaikan dengan langkah-langkah rasional dan disiplin anggaran.

“Gampang. Kita tidak perlu repot-repot, tidak perlu teriak-teriak, dan tidak perlu pusing tujuh keliling,” ujarnya.

Salah satu jurus utama yang disiapkan adalah menunda realisasi belanja modal yang nilainya mencapai sekitar Rp600 miliar.

Langkah ini dinilai penting untuk menjaga keseimbangan fiskal di tengah terbatasnya pendapatan daerah.

“Belanja modal itu kan ada enam ratus miliar sekian. Jadi tidak usah kita kerjakan dulu,” tegasnya.

Penundaan tersebut, kata SF Hariyanto, bersifat strategis dan sementara, sambil menunggu kondisi keuangan daerah lebih stabil.

Selain belanja modal, Pemprov Riau juga akan menyisir ulang anggaran perjalanan dinas (SPPD), serta biaya makan dan minum yang selama ini dinilai cukup besar.

SF Hariyanto bahkan menyampaikan sindiran tajam soal budaya rapat dan konsumsi yang dinilainya perlu dikoreksi.

“Yang biasa makan kue, makan kacang saja lah. Tidak usah rapat-rapat di hotel, tidak usah makan siang. Ini komitmen kita, dan saya akan komitmen,” tegasnya.

Kebijakan penghematan ini sekaligus menjadi pesan moral kepada seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) agar menyesuaikan gaya kerja dengan kondisi fiskal.

Meski mengencangkan ikat pinggang, SF Hariyanto menegaskan solusi utama tidak hanya bertumpu pada pemangkasan belanja.

Ia menilai potensi pendapatan daerah masih sangat besar jika digarap secara serius dan kolektif.

“Solusinya adalah optimalisasi percepatan pendapatan. Masih banyak potensi lain yang bisa kita dapatkan. Banyak loh, percayalah. Kalau ini kerja semua tim, insya Allah selesai,” pungkasnya.

Sumber: pekanbaru.tribunnews.com


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Sekdaprov Riau, Syahrial Abdi.(foto: mcr)Di Hadapan Wisudawan Umri, Sekdaprov Riau Soroti Perubahan Pola Pikir Lulusan
Sidak pedagang Minyakita di Pekanbaru menjual di atas HET.(ilustrasi/int)Sidak Harga MinyaKita di Pekanbaru, Polisi Temukan Pedagang Jual di Atas HET
6 nama lolos calon Direktur dan Komisaris PT SPR menuju tahap akhir seleksi oleh Plt Gubri SF Hariyanto (foto/int)6 Orang Lolos Calon Direksi PT SPR, Nama Taufik Arrakhman Masuk Bursa
Ratusan jemaah calon haji Pekanbaru diberangkatkan ke Batam (foto/tribunpku)Kloter Terakhir Jemaah Haji Pekanbaru Berangkat, 237 Orang Menuju Embarkasi Batam
Suratman terpilih nahkodai KTNA Riau periode 2026–2031 (foto/ist)Terpilih Nahkodai KTNA Riau, Suratman Siap Perkuat Ketahanan Pangan
  Pemprov Riau gelontorkan dana untuk beasiswa.(ilustrasi/int)Rp62 Miliar Digelontorkan, 3.644 Mahasiswa Riau Dapat Beasiswa 2026
Sebaran titik panas di Sumatera sore ini.(infografis/halloriau.com)Inhu Jadi Satu-satunya Lokasi Titik Panas di Riau Sore Ini
Program “The Kurban Series 1447 H” Dompet Dhuafa Riau menargetkan 3.000 penerima manfaat (foto/ist)Program The Kurban Series, Dompet Dhuafa Riau Targetkan 3 Ribu Penerima Manfaat
PSDKU PNP Pelalawan menggelar PKTOS 2026, wadah pengembangan bakat dan sportivitas mahasiswa (foto/Andy)PSDKU PNP Pelalawan Gelar PKTOS 2026, Wadah Pengembangan Bakat dan Sportivitas Mahasiswa
BMKG mencatat 21 hotspot atau titik panas di Sumatera, Riau menjadi wilayah terbanyak kedua (foto/int)Termasuk Riau, BMKG Catat 21 Hotspot di Sumatera
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Buka Puasa Bersama Agung Toyota Riau
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved