www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
OMC Dihentikan, Pelalawan Mulai Lebih Sering Diguyur Hujan
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


OMC Dihentikan, Pelalawan Mulai Lebih Sering Diguyur Hujan
Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:37:48 WIB
Pelalawan mulai sering diguyur hujan.(ilustrasi/gemini AI/halloriau.com)
Pelalawan mulai sering diguyur hujan.(ilustrasi/gemini AI/halloriau.com)

PELALAWAN – Hujan yang semakin sering mengguyur Kabupaten Pelalawan dalam sepekan terakhir menandai meningkatnya peluang curah hujan di Riau setelah kemarau berkepanjangan.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pelalawan memastikan hujan tersebut merupakan proses alamiah, bukan hasil Operasi Modifikasi Cuaca (OMC).

Kalaksa BPBD Pelalawan, Zulfan mengatakan, operasi modifikasi cuaca telah dihentikan sejak pekan lalu.

Armada dan logistik OMC kini diprioritaskan untuk mendukung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah yang masih mengalami kebakaran parah, terutama di Kalimantan.

"OMC sudah dihentikan sejak pekan lalu. Difokuskan ke wilayah Kalimantan dan daerah yang masih parah karhutlanya," kata Zulfan, Rabu (21/10/2026).

Menurut Zulfan, peluang hujan di Pelalawan semakin meningkat seiring masuknya musim hujan di sebagian besar wilayah Riau.

Kondisi ini berbeda dengan beberapa bulan sebelumnya ketika kemarau berkepanjangan membatasi peluang terjadinya hujan.

Ia menjelaskan, musim hujan tahun ini mengalami keterlambatan dibandingkan waktu yang diperkirakan.

Hujan semestinya mulai lebih intens sejak September, tetapi dampak kemarau yang dipengaruhi fenomena El Niño membuat peralihan musim berlangsung lebih lambat.

"Musim hujan tahun ini terlambat karena pengaruh kemarau parah akibat El Nino. Jadi sekarang sudah musim hujan, meskipun belum tinggi intensitasnya," pungkasnya.

Sumber: tribunpekanbaru.com


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Pelalawan mulai sering diguyur hujan.(ilustrasi/gemini AI/halloriau.com)OMC Dihentikan, Pelalawan Mulai Lebih Sering Diguyur Hujan
Bau menyengat hebohkan warga Pekanbaru.(ilustrasi/gemini AI/halloriau.com)Bau Kimia Menyengat Gegerkan Warga Pekanbaru, Apa Penyebabnya?
Ilustrasi harga emas Antam di Pekanbaru turun lagi (foto/int)Harga Emas Antam di Pekanbaru Turun Lagi, 1 Gram Kini Rp2,554 Juta
Penjualan BYD M6 DM anjlok.(ilustrasi/gemini AI/halloriau.com)Tiga Bulan Beruntun Penjualan BYD M6 DM Amblas, Apa yang Terjadi?
Sebaran titik panas di Sumatera dan Riau pagi ini.(infografis/gemini AI/halloriau.com)BMKG Pantau 4 Hotspot di Riau Pagi ini, Tersebar di Siak dan Inhil
  Dukungan Pertamina EP Lirik bersama KWT Melati.(foto: andi/halloriau.com)Dari Singkong hingga Bank Sampah: Energi Inovasi dari Lambang Sari V
Pemadaman kebakaran hutan dan lahan. Foto IstPerobahan Arah Angin Tiba-tiba, Dapat Membuat Perobahan Tim RPK Dalam Memadamkan Karhutla
Rasman, personel TRC PT Arara Abadi saat padamkan karhutla.(foto: istimewa)Nyaris Terjebak Asap Karhutla, Rasman Ungkap Bahaya Perubahan Arah Angin
Kapolda Riau Irjen Pol. Arman Achdiat.Kapolda Riau Targetkan Kampung Narkoba Bertransformasi Menjadi Kampung Bersinar
Pelaksana Tugas (Plt.) Gubernur Riau, Ir. H. S.F. Hariyanto, M.T., IPU., ASEAN Eng.SF Hariyanto Jadi Gubernur Pertama di Indonesia yang Raih Gelar ASEAN Engineer
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Pengumuman dan Penyerahan Penghargaan LKJ Raja Ali Kelana 2026
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved