www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Seleksi CPNS 2027, Pemerintah Pusat Diharapkan Beri Afirmasi Usia Guru PPPK Penuh Waktu
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Gerak Cepat dan Gotong Royong Lintas Sektor Kendalikan Karhutla di Langgam
Selasa, 29 September 2026 - 14:41:12 WIB
Gerak cepat dan gotong royong lintas sektor lendalikan Karhutla di Langgam, Pelalawan (foto/Andy)
Gerak cepat dan gotong royong lintas sektor lendalikan Karhutla di Langgam, Pelalawan (foto/Andy)

PELALAWAN – Gerak cepat dan gotong royong lintas sektor kembali dilakukan dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kecamatan Langgam, Kabupaten Pelalawan. Koordinasi antara pemerintah kecamatan, petugas pemadam, aparat TNI-Polri, Manggala Agni, BPBD, masyarakat hingga pihak swasta menjadi bagian penting dalam mengendalikan api agar tidak meluas.

Terbaru, Karhutla terjadi di pinggir Jalan Pemda menuju Kecamatan Langgam yang terjadi pada Rabu lalu (23/9/2026), saat itu api yang membakar lahan diperkirakan mencapai sekitar setengah hektare.

Informasi mengenai munculnya titik api segera diterima pemerintah Kecamatan Langgam. Personel Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Pelalawan kemudian bergerak menuju lokasi untuk melakukan pemadaman.

Bersama unsur terkait, petugas melakukan upaya pemadaman sekaligus pendinginan untuk memastikan api benar-benar terkendali dan tidak merambat ke areal di sekitarnya.

Respons cepat tersebut membuat kobaran api berhasil dikendalikan sebelum kebakaran meluas. Penanganan di lapangan juga dilakukan dengan mengedepankan koordinasi antarunsur yang selama ini menjadi bagian dari kesiapsiagaan menghadapi ancaman Karhutla di Kecamatan Langgam.

Camat Langgam, Maskandar, S.Pt., mengatakan penanganan Karhutla membutuhkan keterlibatan dan kepedulian seluruh pihak. Ia mengapresiasi dukungan berbagai unsur yang selama ini bersama-sama turun menangani kebakaran di wilayahnya.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Polsek Langgam, pihak perusahaan, Lurah Langgam, serta seluruh masyarakat yang telah bahu-membahu dan berkolaborasi dalam melakukan pemadaman. Respons cepat ini sangat penting sehingga api dapat segera dikendalikan dan tidak meluas ke wilayah lainnya," ujar Maskandar.

Menurutnya, keberadaan berbagai unsur di lapangan menjadi kekuatan penting dalam menghadapi Karhutla. Ketika informasi mengenai titik api dapat diterima dengan cepat dan segera ditindaklanjuti, potensi kebakaran untuk berkembang lebih luas dapat ditekan.

Kepala BPBD Pelalawan, Zulfan, M.Si., mengatakan koordinasi lintas sektor dalam penanganan Karhutla di wilayah Pelalawan terus berjalan dengan baik. Sinergi antara pemerintah daerah, aparat, petugas pemadam, masyarakat dan pihak swasta dinilai penting untuk mempercepat respons ketika ditemukan titik api.

"Koordinasi lintas sektor berjalan dengan baik. Masing-masing unsur bergerak sesuai tugas dan kewenangannya, sehingga ketika ada titik api dapat segera dilakukan penanganan bersama. Sinergi seperti ini sangat penting untuk mencegah api meluas," ujar Zulfan.

Ia menambahkan, kesiapsiagaan dan kecepatan menerima informasi menjadi bagian penting dalam penanganan Karhutla. Semakin cepat titik api diketahui, semakin cepat pula langkah pemadaman dan pendinginan dapat dilakukan.

Kolaborasi penanganan Karhutla di Langgam melibatkan pemerintah kecamatan dan Upika, Manggala Agni, BPBD, TNI-Polri, masyarakat serta dukungan pihak swasta. Masing-masing unsur berperan sesuai tugas dan kapasitasnya dalam mendukung upaya pemadaman dan pencegahan.

Dukungan pihak swasta juga menjadi bagian dari kesiapsiagaan penanganan Karhutla di wilayah Langgam, termasuk dalam penyediaan sumber daya dan dukungan operasional ketika terjadi kebakaran.

Bagi pemerintah Kecamatan Langgam, kerja sama tersebut penting karena dampak Karhutla tidak hanya menyangkut lingkungan, tetapi juga dapat mengganggu aktivitas masyarakat, pendidikan dan perekonomian.

"Jika sudah terjadi kebakaran, dampaknya dirasakan oleh semua pihak. Mulai dari aktivitas sekolah yang terpaksa diliburkan hingga kegiatan ekonomi masyarakat yang terganggu. Inilah yang harus kita cegah bersama," kata Maskandar.

Karena itu, selain mengandalkan kesiapan petugas, pemerintah kecamatan terus mengajak masyarakat berperan aktif dalam mencegah munculnya titik api.

Maskandar mengimbau masyarakat tidak membuka maupun membersihkan lahan dengan cara membakar. Ia juga mengingatkan agar masyarakat yang beraktivitas di sekitar kawasan hutan dan sungai tidak membuang puntung rokok sembarangan.

"Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tidak membakar hutan maupun lahan. Jangan sampai kelalaian kecil menyebabkan kebakaran besar yang merugikan banyak pihak. Mari bersama-sama menjaga lingkungan dan mencegah Karhutla," tegasnya.

Menurutnya, kewaspadaan masyarakat sangat diperlukan karena kebakaran dapat bermula dari sumber api yang kecil. Setiap titik api yang ditemukan diharapkan segera dilaporkan sehingga dapat ditangani sebelum berkembang menjadi kebakaran yang lebih luas.

Penanganan Karhutla di Langgam itu menjadi gambaran bahwa pentingnya sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, petugas pemadam, masyarakat dan dunia usaha. Respons cepat yang didukung koordinasi dan gotong royong menjadi kunci dalam mengendalikan api sekaligus mencegah dampak yang lebih besar.

Pemerintah Kecamatan Langgam bersama seluruh unsur terkait berkomitmen untuk terus memperkuat kesiapsiagaan dan koordinasi dalam menghadapi potensi Karhutla, terutama selama kondisi cuaca kering yang meningkatkan risiko kebakaran.

Dengan kolaborasi dan kepedulian seluruh pihak, setiap potensi kebakaran diharapkan dapat ditangani sedini mungkin sehingga lingkungan dan aktivitas masyarakat di Kecamatan Langgam tetap terlindungi.

Penulis: Andy
Editor: Riki


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Ketua DPW Aliansi Merah Putih, Eko Wibowo (foto/ist)Seleksi CPNS 2027, Pemerintah Pusat Diharapkan Beri Afirmasi Usia Guru PPPK Penuh Waktu
Ist.BKawan BRK Syariah Dekatkan Layanan Keuangan ke Masyarakat Kepulauan Karimun
Tersangka SS saat diamankan di Mapolres Pelalawan.(foto: andi/halloriau.com)Diduga 4 Kali Cabuli Bocah, Seorang Karyawan di Pangkalan Kuras Dibui
Wakil Bupati Pelalawan, Husni Thamrin meninjau kesiapan personel Satlantas Polres Pelalawan.(foto: andi/halloriau.com)Bukan Sekadar Tilang, Ini Fokus Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 di Pelalawan
Tim FP GCN RPP melakukan pelatihan cara penggunaan dan jenis-jenis APAR serta pembuatan jalur evakuasi darurat kepada Tenaga Pengajar dan Peserta Didik SDN 02 Desa Kudap.GCN Latih Guru SDN 02 Kudap Gunakan APAR untuk Antisipasi Kebakaran
  Skuad PSPS Pekanbaru.(foto: mcr)PSPS Pekanbaru Gugat Denda Rp20 Juta dari PSSI, Ini Alasan Keberatannya
Marc Marquez.(foto: int)Marc Marquez Unggul 10 Poin, Tardozzi Ingatkan Ancaman Martin dan Bezzecchi
Wakil Ketua DPRD Pekanbaru, Tengku Azwendi Fajri.(foto: int)Jalan Rusak dan Banjir Prioritas APBD Pekanbaru 2027, Ini Program Lain yang Disiapkan
Sebaran titik panas di Sumatera sore ini.(foto: infografis/halloriau.com)Hujan Seharian, Riau Nihil Hotspot! BMKG Catat 108 Titik Panas di Sumatera Sore Ini
Honda Bikers Day 2026 di Ambarawa diikuti 32.214 bikers dari seluruh Indonesia. 32.214 Bikers Honda Satukan Semangat Persaudaraan dalam Honda Bikers Day 2026
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Pengumuman dan Penyerahan Penghargaan LKJ Raja Ali Kelana 2026
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved