www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Waspada Pancaroba, 745 Kasus DBD Terjadi di Pekanbaru dan 3 Warga Meninggal
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Kabut Asap Tipis Masih Selimuti Pekanbaru, Warga Khawatir PJJ Kembali Diberlakukan
Jumat, 02 Oktober 2026 - 15:12:01 WIB
Ilustrasi kabut asap Pekanbaru belum sirna (foto/Mimi)
Ilustrasi kabut asap Pekanbaru belum sirna (foto/Mimi)

PEKANBARU - Kabut asap tipis masih menyelimuti sejumlah kawasan di Kota Pekanbaru, Jumat (2/10/2026). Meski hujan sempat mengguyur dalam beberapa hari terakhir, aroma asap pembakaran masih tercium kuat, terutama pada pagi hari.

Kondisi ini membuat warga kembali khawatir terhadap dampak kabut asap, khususnya bagi kesehatan pernapasan dan aktivitas belajar anak-anak.

Salah satu kawasan yang masih terlihat berkabut berada di Jalan H Imam Munandar Ujung. Ruas jalan tersebut merupakan jalur penghubung menuju Jalan Hangtuah sekaligus akses ke kawasan Lintas Timur.

Kabut asap tampak tipis menyelimuti kawasan tersebut. Sejumlah pengendara sepeda motor terlihat mengenakan masker saat melintas untuk mengurangi paparan asap.

Meski secara visual tidak terlalu pekat, bau asap masih dirasakan warga dan menimbulkan kekhawatiran terhadap kualitas udara.

Eti, salah seorang pengendara, mengatakan kabut asap di Pekanbaru belum benar-benar menghilang. Padahal, hujan sempat turun pada sore hingga malam hari dalam beberapa hari sebelumnya.

"Aneh saja. Padahal beberapa hari lalu turun hujan. Kabut asap justru masih tampak. Pagi hari saat mengantar anak ke sekolah, tercium sekali aroma pembakaran," ungkapnya.

Eti mengaku khawatir kondisi tersebut kembali berdampak terhadap kegiatan belajar mengajar. Pasalnya, Pemerintah Kota Pekanbaru sebelumnya beberapa kali menerapkan kebijakan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) akibat kondisi kabut asap.

Ia berharap kualitas udara segera membaik agar anak-anak dapat kembali menjalani pembelajaran secara normal di sekolah.

"Ada waktu sampai Senin nanti. Semoga kabut asap berkurang dan kalau bisa hilang. Repot juga nanti kalau anak-anak belajar daring (PJJ) lagi," ujarnya.

Kekhawatiran serupa disampaikan Fely, warga Jalan Singgalang, Kecamatan Tengkerang Timur. Ia berharap kabut asap tidak kembali mengganggu kesehatan anak-anak maupun aktivitas pendidikan.

Menurutnya, meski kabut asap terlihat tipis, dampaknya terhadap aktivitas sehari-hari tetap dirasakan, terutama ketika anak-anak harus beraktivitas di luar rumah.

"Anak jadi tidak maksimal belajarnya. Belum lagi masalah penyakit. Kabut asap memang tipis, tapi sangat berpengaruh pada pernafasan," ungkapnya.

Untuk mengantisipasi dampak paparan asap, Fely membatasi aktivitas anaknya di luar rumah. Ia juga mewajibkan anak mengenakan masker ketika harus bepergian.

Warga berharap kondisi udara di Pekanbaru segera membaik sehingga aktivitas masyarakat, terutama kegiatan belajar mengajar, tidak kembali terganggu akibat kabut asap.

Sumber: tribunpekanbaru


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Ratusan kasus DBD tercatat di Pekanbaru.(ilustrasi/AI/halloriau.com)Waspada Pancaroba, 745 Kasus DBD Terjadi di Pekanbaru dan 3 Warga Meninggal
BYD bisa diretas.(ilustrasi/AI/halloriau.com)BYD Shark 6 Dibobol Hacker, Pintu, Lampu dan Wiper Bisa Diaktifkan dari Jarak Jauh
Jadwal MotoGP Mandalika 2026.(ilustrasi/AI/halloriau.com)Jadwal MotoGP Mandalika 2026: Sprint Race hingga Balapan Utama Akhir Pekan ini
Pemerintah pusat pangkas TKT untuk Kabupaten Kepulauan Meranti.(ilustrasi/AI/halloriau.com)Pemerintah Pusat Bikin Meranti Makin Tertekan: TKD Turun, DBH 2027 Anjlok Rp34,5 Miliar
SIGMA mulai disiapkan ukur kinerja ASN.(ilustrasi/AI/halloriau.com)TPP Tak Sekadar Kehadiran, SIGMA Mulai Disiapkan Ukur Kinerja ASN Pemprov Riau
  Layanan 112 Pekanbaru dapat panggilan iseng.(ilustrasi/AI/halloriau.com)Jangan Iseng! Panggilan Palsu ke 112 Pekanbaru Bisa Bahayakan Nyawa
Penjualan Daihatsu tumbuh 10 persen.(ilustrasi/AI/halloriau.com)Daihatsu Cetak Penjualan 37.167 Unit di Kuartal III 2026, Gran Max Kuasai Separuh Pasar
Pekanbaru siapkan penertiban 133 kanto STC.(ilustrasi/AI/halloriau.com)HGB Berakhir, Pemko Pekanbaru Ambil Alih 133 Kanto STC dan Siapkan Aturan Baru
Pasar murah Pemprov Riau.(ilustrasi/AI/halloriau.com)Operasi Pasar ke-188 Pemprov Riau Digelar Pekan Ini, Cek Daftar Harga dan Lokasinya
Anggota DPRD Kota Pekanbaru, Aidhil Nur Putra.(foto: mimi/halloriau.com)Tiang Fiber Optik Masuk Pekarangan Warga di Pekanbaru, DPRD Desak Pemko Bertindak
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Pengumuman dan Penyerahan Penghargaan LKJ Raja Ali Kelana 2026
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved