www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Heboh Klaim Ahli Waris di Pasar Simpang Baru Panam, Pemko Pekanbaru: Ini Aset Pemerintah
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Kasus TBC Pekanbaru Baru 68,2 Persen dari Target, Diskes Kejar 1.675 Kasus hingga Akhir 2026
Senin, 28 September 2026 - 21:47:38 WIB
Penemuan kasus TBC di Pekanbaru masih belum capai target.(ilustrasi/int)
Penemuan kasus TBC di Pekanbaru masih belum capai target.(ilustrasi/int)

PEKANBARU - Penemuan kasus tuberkulosis (TBC) di Kota Pekanbaru hingga 20 September 2026 baru mencapai 68,2 persen dari target tahunan.

Dinas Kesehatan (Diskes) Pekanbaru mencatat 3.605 kasus baru, sementara target penemuan sepanjang tahun mencapai 5.280 kasus.

Artinya, masih terdapat 1.675 kasus yang harus ditemukan untuk memenuhi target 2026.

Kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri karena waktu yang tersisa hingga akhir tahun semakin terbatas.

Kadiskes Kota Pekanbaru, Hazli Fendriyanto mengatakan, penjaringan kasus terus dilakukan melalui fasilitas pelayanan kesehatan maupun kegiatan penemuan aktif di lapangan.

"Hingga 20 September tahun ini, sebanyak 3.605 kasus baru sudah ditemukan dari target 5.280 kasus," kata Hazli, Senin (28/9/2026).

"Selain itu, sebanyak 15.395 orang terduga TBC telah ditemukan melalui Standar Pelayanan Minimal (SPM), atau 54,6 persen dari target 28.220 orang," sambungnya.

Capaian tersebut menjadi perhatian karena kinerja penemuan kasus TBC Pekanbaru pada 2025 justru mampu melampaui target nasional.

Saat itu, Diskes Pekanbaru menemukan 5.505 kasus atau sekitar 114 persen dari target Kementerian Kesehatan.

Perbandingan itu menunjukkan bahwa pekerjaan rumah Diskes Pekanbaru pada 2026 bukan hanya mengejar sisa target penemuan kasus, tetapi juga mempertahankan efektivitas program penanggulangan TBC.

Penemuan kasus menjadi tahap penting dalam pengendalian TBC. Semakin cepat seseorang terdiagnosis, semakin cepat pula pasien dapat memperoleh pengobatan sekaligus mengurangi risiko penularan kepada orang di sekitarnya.

Karena itu, Diskes Pekanbaru tidak hanya mengejar jumlah kasus yang ditemukan. Pasien yang telah terdiagnosis juga harus dipastikan menyelesaikan pengobatan hingga dinyatakan sembuh.

"Kami menargetkan angka keberhasilan pengobatan atau treatment success rate (TSR) dapat mencapai target nasional sebesar 90 persen," tuturnya.

Selain mencatat kasus yang telah terkonfirmasi, Diskes Pekanbaru juga melakukan penjaringan terhadap masyarakat yang masuk kategori terduga TBC.

Hingga 20 September 2026, sebanyak 15.395 orang terduga TBC telah ditemukan melalui SPM. Jumlah tersebut baru mencapai 54,6 persen dari target 28.220 orang.

Data itu memperlihatkan bahwa tantangan program TBC Pekanbaru berada pada dua sisi sekaligus, yakni memperluas penjaringan masyarakat yang diduga terinfeksi dan memastikan mereka yang positif segera memperoleh penanganan.

Diskes Pekanbaru kemudian mendorong seluruh fasilitas kesehatan memperkuat penemuan kasus sekaligus menjaga keberhasilan pengobatan pasien.

Evaluasi program TBC 2025 menunjukkan terdapat sejumlah fasilitas kesehatan yang mampu mempertahankan tingkat keberhasilan pengobatan tinggi.

Puskesmas Sidomulyo menjadi salah satu yang mencatat kinerja menonjol. Selain memiliki capaian penemuan kasus tinggi pada 2025, fasilitas kesehatan tersebut mencatat tingkat keberhasilan pengobatan hingga 99 persen.

Sementara itu, Puskesmas Payung Sekaki, Rejosari, Sapta Taruna, Sail dan Langsat juga mencatat tingkat kesembuhan pasien di atas 97 persen.

Capaian tersebut menjadi indikator bahwa keberhasilan penanganan TBC tidak cukup diukur dari banyaknya kasus yang ditemukan.

Pasien juga harus mendapatkan layanan berkelanjutan hingga menyelesaikan seluruh rangkaian pengobatan.

Sumber: mediacenter.riau.go.id


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Oknum Ahli Waris klaim lapak di Pasar Simpang Baru Panam, Pekanbaru dan minta bayar jutaan.(ilustrasi/AI/halloriau.com)Heboh Klaim Ahli Waris di Pasar Simpang Baru Panam, Pemko Pekanbaru: Ini Aset Pemerintah
Ratusan hewan peliharaan di Riau dapat vaksin rabies gratis.(ilustrasi/AI/halloriau.com)204 Hewan di Riau Divaksin Rabies Gratis, 170 di Antaranya Kucing
Rapat persiapan Festival Bintang Radio dalam rangka HUT ke-27 Kuansing.(foto: ultra/halloriau.com)Bukan Sekadar Hiburan, Bintang Radio Disiapkan Jadi Panggung Talenta Lokal Kuansing
Harga TBS sawit mitra swadaya di Riau pekan ini turun.(ilustrasi/AI/halloriau.com)CPO Turun Rp143,63, Harga TBS Sawit Mitra Swadaya di Riau Terkoreksi
Pemerintah dan warga Dayun Siak bentuk tim gabungan cegah Karhutla.(foto: diana/halloriau.com)Karhutla Dayun Siak Diantisipasi, Pemerintah dan Masyarakat Perkuat Kesiapsiagaan
  Kabut asap kiriman selimuti Inhu.(ilustrasi/AI/halloriau.com)Kembali Diselimuti Kabut Asap, BPBD Inhu: Bukan dari Kebakaran Lokal
Satlantas Pekanbaru catat lonjakan pelanggaran tak pakai helm.(ilustrasi/AI/halloriau.com)Pelanggaran Tak Pakai Helm di Pekanbaru Meledak, Agustus 2026 Tembus 202 Kasus
Harga TBS sawit mitra plasma di Riau pekan ini turun.(ilustrasi/AI/halloriau.com)Harga TBS Sawit Riau Turun, Petani Plasma Maksimal Rp3.912 per Kg
DEN dan Unri membahas masa depan energi Riau, EBT dan hilirisasi menjadi perhatian (foto/riki)EBT Jadi Fokus Sosialisasi KEN di Riau, Limbah Sawit Berpotensi Jadi Sumber Energi
Lapas Bagansiapiapi dapat 9 mesin jahit.(foto: afrizal/halloriau.com)9 Mesin Jahit dari BRI Masuk Lapas Bagansiapiapi, WBP Disiapkan Punya Keahlian Sebelum Bebas
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Pengumuman dan Penyerahan Penghargaan LKJ Raja Ali Kelana 2026
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved