www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Gerimis Tak Surutkan Aksi, Mahasiswa dan Polisi Bertahan di DPRD Riau
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Kabel Semrawut Dinilai Ganggu Estetika Kota, Pekanbaru Mulai Susun Jaringan Bawah Tanah
Jumat, 08 Mei 2026 - 11:43:05 WIB
Pemko Pekanbaru dan APJATEL bersinergi rapikan kabel telekomunikasi yang menjuntai (foto/int)
Pemko Pekanbaru dan APJATEL bersinergi rapikan kabel telekomunikasi yang menjuntai (foto/int)

PEKANBARU – Kabel telekomunikasi yang menjuntai dan terlihat semrawut di sejumlah ruas jalan Kota Pekanbaru kini mulai menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Penataan jaringan telekomunikasi pun mulai disiapkan demi menciptakan wajah kota yang lebih rapi tanpa mengganggu layanan masyarakat.

Pj Sekretaris Daerah Kota Pekanbaru, Ingot Ahmad Hutasuhut, mengatakan layanan telekomunikasi saat ini sudah menjadi kebutuhan dasar masyarakat. Karena itu, pemerintah ingin memastikan kualitas layanan tetap berjalan optimal sekaligus menjaga estetika kota dan kenyamanan pengguna jalan.

Komitmen tersebut diperkuat melalui kolaborasi Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru bersama Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (APJATEL) dalam Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) APJATEL Riau di Hotel Pangeran, Kamis (7/5/2026).

“Kami ingin menciptakan suasana kolaboratif. Kegiatan usaha berjalan, kebutuhan masyarakat terpenuhi, tetapi estetika kota dan kenyamanan pengguna jalan juga tetap terjaga,” ujarnya dikutip Jumat (8/5/2026).

Menurut Ingot, penataan kabel telekomunikasi tidak akan dilakukan secara sepihak maupun represif. Pemko Pekanbaru memilih pendekatan kolaboratif bersama para pelaku usaha agar proses penataan berjalan harmonis dan berkelanjutan.

Salah satu langkah yang mulai dibahas adalah penataan kabel udara menuju sistem jaringan bawah tanah secara bertahap. Namun, ia mengakui proses tersebut membutuhkan kesiapan teknis dan biaya yang besar sehingga tidak dapat dilakukan sekaligus.

“Harapan kami ke depan, memang idealnya tidak ada lagi kabel di atas. Tetapi semua perlu tahapan. Kami mulai bertitik di beberapa lokasi terlebih dahulu, kemudian dilakukan secara bertahap,” jelasnya.

Selain fokus pada penataan fisik jaringan, Pemko Pekanbaru juga tengah menyusun regulasi terkait perizinan jaringan telekomunikasi. Saat ini sejumlah perusahaan diketahui telah mengajukan izin dan pemerintah masih memfinalisasi aturan yang akan diterapkan.

“Di Pemko, kami belum memiliki peraturan daerah khusus. Setelah itu nanti baru disiapkan peraturan wali kota. Kami ingin regulasi yang ditetapkan nantinya logis dan bisa dilaksanakan bersama,” katanya.

Sementara itu, Ketua Umum APJATEL, Jerry Mangasas Swandy, menilai persoalan kabel fiber optik yang semrawut bukan hanya terjadi di Pekanbaru, tetapi juga di berbagai kota besar di Indonesia.

“Penataan jaringan merupakan sebuah keniscayaan. Ini bukan hanya persoalan Pekanbaru, tetapi hampir terjadi di banyak kota di Indonesia,” ujarnya.

Menurut Jerry, penataan jaringan sangat penting untuk mengurangi risiko gangguan layanan hingga potensi kecelakaan akibat kabel yang tidak tertata dengan baik.

APJATEL, lanjutnya, terus mendorong harmonisasi regulasi melalui aturan terkait Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT). Meski demikian, pembangunan jaringan bawah tanah membutuhkan investasi besar sehingga diperlukan dukungan pemerintah daerah melalui sistem perizinan yang jelas dan terukur.

“Kepentingan negara harus terlindungi, pelaku usaha tetap berjalan, dan yang paling utama pelayanan kepada masyarakat tetap maksimal. Kami ingin APJATEL benar-benar dapat memberi manfaat bagi Pekanbaru,” tutupnya dikutip dari MCRiau.



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Demo BEM Universitas Riau memanas, massa desak masuk gedung DPRD Riau.Gerimis Tak Surutkan Aksi, Mahasiswa dan Polisi Bertahan di DPRD Riau
Polisi Amankan Perempuan di Pelalawan, Tiga Anak Diduga Dipaksa Mengamen hingga Malam HariDiduga Eksploitasi 3 Anak Jadi Pengamen dan Manusia Silver, Polisi Amankan IRT di Pelalawan
Ilustrasi harga sawit Riau tembus Rp3.696 per kilogram (foto/int)Petani Sawit Tersenyum, Harga TBS Swadaya Riau Menguat Jadi Rp3.696 per Kg
Salah satu mahasiswa menyampaikan orasinya dalam unjuk rasa di  Jakarta Pusat beberapa waktu lalu (foto/Kompas)Massa Mahasiswa dan Masyarakat Demo di Jakarta Hari Ini, 4.576 Polisi Dikerahkan
Gerbang UIR.UIR Duduki Peringkat Pertama Kampus Swasta Terbaik di Riau versi EduRank 2026
  Kapolres Pelalawan lakukan pemadaman karhutla di KM 73 Pangkalan Kerinci.(foto: andi/halloriau.com)Karhutla Riau Meledak, Luas Lahan Terbakar Tembus 15 Ribu Hektare
Kena imbas pembangunan Waduk Tenayan Raya, warga mendatangi Komisi I minta bantuan (foto/Mimi)Kena Imbas Pembangunan Waduk Tenayan Raya, Warga Datangi Komisi I Minta Bantuan
Sekretaris Daerah Kabupaten Inhu, Zulfahmi Adrian menjadi inspektur upacara peringatan Hari Krida Pertanian (foto/ist)Upacara Hari Kesadaran Nasional, Pemkab Inhu Fokus pada Pertanian dan Pencegahan Stunting
Penyerahan bantuan 80 buku bacaan kepada SD Negeri 005 Lubuk Gaung sebagai bagian dari upaya mendukung literasi dan pendidikan bagi generasi muda di sekitar wilayah operasional perusahaan.PT ESM Donasikan 80 Buku Bacaan untuk Dukung Literasi Anak di Lubuk Gaung
Kepala Dinas Perhubungan Kuansing, Hendri Wahyudi (foto/int)Dishub Kuansing Tuntaskan Pemasangan 13 Lampu PJU di Arena Utama MTQ Riau
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Buka Puasa Bersama Agung Toyota Riau
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved