PEKANBARU - Kerusakan parah di ruas Jalan Kaharuddin Nasution, tepatnya di simpang tiga lampu merah Jalan Pasir Putih, Kecamatan Marpoyan Damai, Kota Pekanbaru, kian meresahkan pengguna jalan.
Kondisi jalan yang berlubang, tergenang air, dan tidak kunjung diperbaiki dinilai berpotensi tinggi memicu kecelakaan lalu lintas serta kemacetan kronis.
Pantauan halloriau.com di lapangan, pengendara roda dua maupun roda empat harus memperlambat laju kendaraan dan bermanuver ekstrem untuk menghindari lubang-lubang besar.
Terutama saat melintasi persimpangan berlampu merah. Situasi ini semakin berbahaya pada jam sibuk pagi dan sore hari.
Anton, salah seorang pengendara motor yang setiap hari melintas di lokasi tersebut, mengaku kerap terjebak kemacetan akibat kondisi jalan yang rusak.
“Saya sering lewat sini dan selalu harus ekstra hati-hati. Jalan berlubang dan rusaknya cukup parah. Kadang harus rem mendadak karena ada lubang yang tertutup air dan tidak kelihatan,” ujar Anton, Selasa (13/1/2026).
Keluhan serupa juga disampaikan warga sekitar. Mereka menilai kerusakan jalan ini sudah berlangsung lama tanpa penanganan serius dari pemerintah daerah.
“Kami berharap pemerintah segera memperbaiki jalan ini. Sudah lama rusak dan sangat mengganggu aktivitas kami sehari-hari,” kata Desti, warga setempat.
Selain meningkatkan risiko kecelakaan, genangan air di badan jalan simpang Pasir Putih juga memperparah kemacetan karena kendaraan melambat saat melintas.
Kondisi ini dinilai mencerminkan lemahnya respons cepat terhadap infrastruktur vital perkotaan.
Warga dan pengguna jalan pun mendesak Dinas PUPR Kota Pekanbaru untuk segera melakukan perbaikan permanen, bukan sekadar tambal sulam, guna mencegah jatuhnya korban serta mengurai kemacetan yang terus berulang.