www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Mahasiswa UIN Suska Riau Sabet Juara Umum Lomba Esai Nasional Lewat Inovasi Berbasis Kearifan Lokal
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Pengesahan APBD Pekanbaru 2026 Mandek, Prof Adolf: Duduk Bersama, Utamakan Kepentingan Masyarakat
Sabtu, 03 Januari 2026 - 20:49:26 WIB
Dekan Pascasarjana Unilak yang juga Ketua PGRI Provinsi Riau, Prof Dr Adolf Bastian Tambusai (foto/ist)
Dekan Pascasarjana Unilak yang juga Ketua PGRI Provinsi Riau, Prof Dr Adolf Bastian Tambusai (foto/ist)

PEKANBARU - Belum disahkannya Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) murni Kota Pekanbaru tahun 2026 menjadi perhatian serius kalangan akademisi. Kondisi ini dinilai berpotensi menghambat pembangunan dan berdampak langsung pada masyarakat.

Dekan Pascasarjana Universitas Lancang Kuning (Unilak) yang juga Ketua PGRI Provinsi Riau, Prof Dr Adolf Bastian Tambusai menegaskan bahwa kepentingan masyarakat harus menjadi prioritas utama dalam pembahasan anggaran.

Prof Adolf menyayangkan belum adanya kesepakatan antara pihak eksekutif dan legislatif, terutama di tengah kondisi fiskal daerah yang sedang tertekan. Menurutnya, hampir seluruh daerah di Indonesia saat ini menghadapi situasi serupa akibat pemotongan dana perimbangan dari pemerintah pusat serta kebijakan efisiensi anggaran nasional.

"Kondisi ini seharusnya dapat dipahami bersama oleh semua pihak, termasuk Pemko Pekanbaru dan DPRD. Keterlambatan pengesahan APBD, hanya akan memperpanjang dampak negatif bagi masyarakat," sebut Prof Adolf kepada halloriau, Sabtu (3/1/2026).

Prof Adolf menjelaskan, APBD yang belum disahkan akan menghambat berbagai program pembangunan dan pelayanan publik. Akibatnya, masyarakat menjadi pihak yang paling dirugikan, terutama di tengah tekanan sosial dan ekonomi yang masih dirasakan.

Ia mendorong Pemko Pekanbaru dan DPRD untuk segera duduk bersama mencari solusi. Kepentingan politik dan ego sektoral, menurutnya, perlu dikesampingkan demi kepentingan yang lebih besar, yakni kesejahteraan masyarakat.

Prof Adolf juga menyinggung kebiasaan penganggaran pokok-pokok pikiran anggota dewan yang selama ini cukup besar. Dalam kondisi fiskal yang terbatas, ia menilai hal tersebut seharusnya tidak lagi menjadi prioritas utama.

Selain itu, ia mengingatkan bahwa kondisi ekonomi masyarakat saat ini masih berat, sementara kenaikan upah minimum dinilai belum mampu mengimbangi kebutuhan hidup. Oleh karena itu, program pemerintah daerah harus benar-benar menyentuh kebutuhan dasar masyarakat.

Ia juga meminta pemerintah daerah melakukan pemetaan ulang dan efisiensi anggaran, khususnya pada belanja yang tidak mendesak. Pengeluaran seperti perjalanan dinas dan rapat-rapat dinilai masih bisa ditekan agar anggaran lebih fokus pada pelayanan publik.

Prof Adolf berharap APBD Kota Pekanbaru tahun 2026 dapat segera disahkan. Menurutnya, dari sisi administrasi dan hukum, pengesahan bisa dilakukan dengan cepat apabila ada kesepahaman antara eksekutif dan legislatif.

Ia optimistis Pekanbaru mampu menyiasati kondisi ini seperti daerah lain, asalkan semua pihak bersedia menurunkan ego dan mengutamakan kepentingan masyarakat. Dengan APBD yang segera disahkan, roda pemerintahan diharapkan bisa kembali berjalan normal dan memberikan dampak positif bagi warga Kota Pekanbaru.

Editor: Riki


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
UIN Suska Riau harumkan nama Riau, borong prestasi di ajang esai nasional (foto/ist)Mahasiswa UIN Suska Riau Sabet Juara Umum Lomba Esai Nasional Lewat Inovasi Berbasis Kearifan Lokal
Pemprov Riau-Komnas HAM membahas sengketa lahan Rohul dan Kampar (foto/int)Pemprov Riau-Komnas HAM Fokus Penanganan Sengketa Lahan di Rohul dan Kampar
Wakil Walikota Pekanbaru Markarius Anwar (foto/int)Jadi Ketua Jaringan IMT-GT, Pemko Pekanbaru Mantapkan Langkah Jadi Green City
Ilustrasi harga emas Antam di Pekanbaru bertahan tinggi (foto/int)Cek Harga Emas Antam Hari Ini di Pekanbaru
Ilustrasi waspada hujan lebat disertai petir dan angin kencang di Riau (foto/int)Sebagian Besar Riau Berpotensi Diguyur Hujan, Ini Peringatan BMKG
  Polytron.3 Rekomendasi AC 1/2 PK Low Watt Terbaik untuk Ruangan Cepat Dingin dan Hemat Listrik
Korban yang terjatuh dari Jembatan Rantau Berangin, Kampar ditemukan meninggal (foto/int)Korban Jatuh di Sungai Kampar Ditemukan Sejauh 5,4 Km dari Lokasi Awal
Aliansi Mahasiswa Pemerhati Hukum Provinsi Riau (AMPHR) mendatangi Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Riau, Rabu (15/7/2026).AMPHR Desak Kemenag Riau Evaluasi Total MAN 1 Pekanbaru, Minta Kepala Sekolah Dicopot Jika Dugaan Pungutan Terbukti
Ilustrasi Riau masih rawan Karhutla (foto/ist)Riau Terdeteksi 28 Hotspot, Bengkalis Terbanyak
Suzuki XL7.Black Sporty Jadi Senjata Baru Suzuki New XL7 Alpha Hybrid, Tampil Lebih Modern dan Elegan
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Buka Puasa Bersama Agung Toyota Riau
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved