PEKANBARU - Stabilitas pasokan daging sapi menjadi faktor kunci terjaganya harga di Pasar Sail, Kota Pekanbaru, menjelang pergantian Tahun Baru 2026.
Hingga akhir Desember 2025, aktivitas jual beli terpantau berlangsung normal tanpa gejolak harga, meski kebutuhan pangan masyarakat mulai meningkat.
Pantauan di lapangan menunjukkan harga daging sapi masih bertahan di kisaran Rp140 ribu per kilogram pada Selasa (30/12/2025).
Kondisi ini dinilai mencerminkan kelancaran distribusi dari rumah potong hewan (RPH) dan distributor ke pedagang pasar tradisional.
Pedagang daging sapi di Pasar Sail, Hendra (46) menyebut, permintaan sejauh ini belum mengalami lonjakan signifikan.
Ia menilai peningkatan pembelian biasanya baru terjadi satu hari menjelang malam pergantian tahun.
“Untuk sekarang masih stabil, pembeli belum terlalu ramai. Biasanya ramai itu sehari menjelang Tahun Baru,” kata Hendra.
Menurutnya, selama pasokan dari RPH tetap terjaga, harga daging sapi diperkirakan tidak akan mengalami kenaikan berarti hingga memasuki tahun baru 2026.
Pedagang pun berharap distribusi tetap lancar agar daya beli masyarakat tidak terganggu.
“Kalau pasokan aman, harga kemungkinan masih bertahan di kisaran sekarang,” ujarnya.
Dari sisi konsumen, kondisi harga yang relatif stabil dinilai cukup membantu.
Nuryeni (55), seorang pembeli, mengaku harga daging sapi di Pasar Sail masih terjangkau untuk kebutuhan rumah tangga.
“Kalau dibandingkan dengan beberapa waktu lalu, harganya tidak banyak berubah. Masih bisa dijangkau,” ujar Nuryeni.
Ia berharap stabilitas harga daging sapi dan bahan pangan lainnya dapat terus terjaga hingga pergantian tahun, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir terhadap lonjakan pengeluaran di momen akhir tahun.
Stabilnya harga daging sapi ini menjadi indikator positif bagi pengendalian inflasi pangan daerah, sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat Pekanbaru dalam menyambut Tahun Baru tanpa tekanan harga kebutuhan pokok.