PEKANBARU - Kenaikan harga BBM nonsubsidi jenis Pertamax yang mulai berlaku pada 10 Juni 2026 tidak memengaruhi kelancaran distribusi maupun ketersediaan pasokan bahan bakar di wilayah Riau.
PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) memastikan seluruh proses penyaluran BBM tetap berjalan normal sesuai kebutuhan masyarakat.
Kepastian tersebut disampaikan Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, menyusul munculnya berbagai informasi terkait kenaikan harga Pertamax dan kondisi pasokan di sejumlah daerah, termasuk Kabupaten Rokan Hulu (Rohul).
Menurut Fahrougi, Pertamina terus melakukan pengawasan terhadap stok serta distribusi BBM secara berkala guna memastikan kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi tanpa kendala.
"Untuk menjaga ketersediaan produk bagi masyarakat, Pertamina telah menjadwalkan pengiriman Pertamax sebanyak 48 KL yang akan disalurkan besok ke SPBU di wilayah Rokan Hulu," ujar Fahrougi, Rabu (10/6/2026).
Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk antisipasi untuk menjaga stabilitas pasokan di tingkat SPBU, terutama di wilayah yang mengalami peningkatan kebutuhan atau menjadi perhatian masyarakat terkait ketersediaan BBM.
Pertamina menegaskan bahwa penyesuaian harga Pertamax tidak berdampak terhadap mekanisme distribusi maupun suplai BBM ke daerah-daerah.
Penyaluran bahan bakar tetap dilakukan berdasarkan kebutuhan dan pola konsumsi masyarakat di masing-masing wilayah.
Selain Pertamax, perusahaan juga memastikan distribusi berbagai jenis BBM lainnya terus berlangsung sesuai jadwal guna menjamin pelayanan energi tetap optimal.
Fahrougi menjelaskan bahwa pihaknya berkomitmen menjaga keandalan pasokan energi dengan melakukan pemantauan intensif terhadap kondisi stok dan distribusi di lapangan.
"Penyaluran BBM tetap berjalan sesuai kebutuhan masyarakat dan kami terus melakukan monitoring untuk memastikan pasokan tetap terjaga," katanya.
Sebagai bagian dari upaya menjaga ketersediaan Pertamax, Pertamina telah menjadwalkan tambahan pasokan sebanyak 48 kiloliter untuk SPBU di Kabupaten Rohul pada Kamis (11/6/2026).
Tambahan suplai tersebut diharapkan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus memastikan layanan distribusi BBM berjalan lancar pasca penyesuaian harga Pertamax.
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut juga meminta masyarakat tidak melakukan pembelian berlebihan karena stok BBM dalam kondisi aman dan terus dipantau secara berkala.