PEKANBARU – Sebaran titik panas atau hotspot di wilayah Sumatera terpantau mencapai 1.011 titik. Data tersebut disampaikan petugas BMKG Stasiun Pekanbaru, Yasir, pada Senin (28/9/2026).
Dari total tersebut, Sumatera Selatan menjadi wilayah dengan jumlah hotspot terbanyak, yakni mencapai 761 titik. Angka tersebut jauh lebih tinggi dibandingkan wilayah Sumatera lainnya.
“Total titik panas (hotspot) wilayah Sumatera sebanyak 1.011 titik,” kata Yasir, petugas BMKG Stasiun Pekanbaru, Senin (28/9/2026).
Berdasarkan data BMKG, selain Sumatera Selatan, titik panas juga terdeteksi di sejumlah provinsi lainnya. Lampung tercatat memiliki 178 hotspot, disusul Jambi sebanyak 59 titik dan Bangka Belitung sebanyak 65 titik.
Sementara itu, Bengkulu terpantau memiliki 7 titik panas. Untuk wilayah Riau, BMKG mendeteksi satu hotspot yang berada di Kabupaten Indragiri Hilir.
Rincian sebaran hotspot di Sumatera berdasarkan data yang disampaikan BMKG yakni:
- Sumatera Selatan: 761 titik
- Lampung: 178 titik
- Jambi: 59 titik
- Bangka Belitung: 65 titik
- Bengkulu: 7 titik
- Riau: 1 titik, berada di Kabupaten Indragiri Hilir
Dengan masih terdeteksinya titik panas di sejumlah wilayah Sumatera, pemantauan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan tetap menjadi perhatian, khususnya di daerah yang memiliki konsentrasi hotspot tinggi.
“Untuk Riau terpantau satu hotspot, yakni berada di Kabupaten Indragiri Hilir,” ujar Yasir.