www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Dinkes Riau Catat 11.370 Kasus ISPA dalam Dua Pekan, Kabut Asap Diduga Jadi Pemicu
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Dinkes Riau Catat 11.370 Kasus ISPA dalam Dua Pekan, Kabut Asap Diduga Jadi Pemicu
Jumat, 18 September 2026 - 08:50:00 WIB
Belasan ribu warga Riau terserang ISPA akibat kabut asap karhutla.(ilustrasi/AI/halloriau.com)
Belasan ribu warga Riau terserang ISPA akibat kabut asap karhutla.(ilustrasi/AI/halloriau.com)

PEKANBARU - Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Riau mencatat 11.370 kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) selama periode 1-14 September 2026. Peningkatan kasus tersebut terjadi di tengah kondisi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Riau.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau Zulkifli mengatakan, kondisi kabut asap diduga menjadi salah satu faktor yang berkontribusi terhadap peningkatan kasus ISPA tersebut.

"Total penderita ISPA di Riau selama periode 1-14 September tercatat sebanyak 11.370 kasus," kata Zulkifli, Kamis (17/9/2026).

Menurut Zulkifli, fasilitas pelayanan kesehatan di daerah terdampak masih mampu memberikan pelayanan kepada masyarakat meski terjadi peningkatan jumlah pasien.

Dinkes Riau juga memperkuat langkah pencegahan dengan membagikan masker secara gratis serta meningkatkan edukasi kepada masyarakat mengenai dampak polusi udara terhadap kesehatan.

Selain itu, pemerintah daerah menyalurkan makanan tambahan bagi ibu hamil dan balita yang terdampak. Dinkes juga menyiagakan oksigen konsentrator di Puskesmas serta mengaktifkan Tim Medis Darurat atau Emergency Medical Team untuk mengantisipasi peningkatan pasien secara mendadak.

Di tingkat provinsi, Dinkes Riau mendirikan tenda posko darurat yang dilengkapi rumah oksigen dan tempat tidur medis untuk penanganan pasien yang membutuhkan layanan lebih lanjut.

Upaya penanganan tersebut juga melibatkan akademisi perguruan tinggi dan organisasi profesi kesehatan, termasuk dalam kegiatan distribusi masker kepada masyarakat.

Zulkifli mengimbau masyarakat yang mengalami gejala gangguan pernapasan untuk meningkatkan kewaspadaan dan segera melakukan pemeriksaan di fasilitas pelayanan kesehatan terdekat.

"Kita juga mendorong peningkatan peran serta masyarakat dalam menanggulangi dampak kesehatan yang diakibatkan polusi udara melalui penerapan protokol kesehatan, khususnya terhadap populasi rentan seperti anak, ibu hamil, orang dengan komorbid atau penyakit penyerta, dan lanjut usia," ujarnya.

Masyarakat juga diminta menggunakan masker yang sesuai untuk membantu melindungi saluran pernapasan dari paparan polusi udara.

Dinkes Riau turut meminta tenaga kesehatan di fasilitas pelayanan kesehatan untuk melakukan pemantauan dan pelaporan terhadap kasus penyakit yang berkaitan dengan paparan asap, termasuk ISPA, iritasi mata, pneumonia, iritasi kulit, dan asma kepada Dinas Kesehatan kabupaten/kota.

Secara umum, Dinkes Riau menekankan pentingnya deteksi dini dan akses layanan kesehatan, terutama bagi kelompok yang lebih rentan terhadap dampak kualitas udara yang buruk.

Sumber: Media Center Riau


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Belasan ribu warga Riau terserang ISPA akibat kabut asap karhutla.(ilustrasi/AI/halloriau.com)Dinkes Riau Catat 11.370 Kasus ISPA dalam Dua Pekan, Kabut Asap Diduga Jadi Pemicu
Honda StepWGN e:HEV hadir di dealer Honda Soekarno Hatta Pekanbaru. Foto IstHonda StepWGN e, MPV 7-Seater untuk Keluarga Modern Hadir di Pekanbaru
ist.BRK Syariah Percepat Digitalisasi Keuangan 22 Puskesmas di Inhil
Pemprov Riau siapkan 5 posko kesehatan lengkap dengan ambulans.(ilustrasi/AI/halloriau.com)Ada Dokter, Perawat hingga Ambulans, Ini 5 Lokasi Posko Kesehatan Kabut Asap Pekanbaru
Kakanwil DJP Riau, YFR Hermiyana saat bertemu Sekdaprov Riau, Syahrial Abdi dalam audiensi di Ruang Rapat Sekda Riau.(foto: mcr)SPT ASN Pemprov Riau Tembus 94 Persen, Masih Ada 6 Persen yang Belum Patuh
  PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk atau Bank BJB.KPK Periksa 11 Saksi Terkait Dugaan Korupsi Pengadaan Iklan Bank BJB
ist.PSMTI Riau Bahas Keputusan Munas VIII dan Arah Organisasi Menuju 2045
Polisi temukan aktivitas PETI dekat Komplek Pemda Kuansing.(ilustrasi/AI/halloriau.com)PETI Muncul Dekat Kompleks Pemda Kuansing, Polisi Musnahkan 6 Rakit
Belasan ribu warga Riau terserang ISPA akibat kabut asap karhutla.(ilustrasi/AI/halloriau.com)Dua Pekan Diselimuti Asap, 11.370 Kasus ISPA Serang Warga Riau
Gedung DPRD Riau.(foto: int)Pokir Tak Jalan Bikin Anggota DPRD Riau Malas-malasan, Ini Respons Kaderismanto
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Pengumuman dan Penyerahan Penghargaan LKJ Raja Ali Kelana 2026
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved