www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Trotoar Dipakai Jualan, 9 Lapak Mebel di Jalan Sudirman Pekanbaru Ditegur Satpol PP
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Riau Minta Tambahan 199 Ribu KL Pertalite-Solar, Sayangnya Masih Digantung Pusat
Sabtu, 05 September 2026 - 19:58:52 WIB
Antrean di SPBU akibat minim stok BBM.(ilustrasi/AI/halloriau.com)
Antrean di SPBU akibat minim stok BBM.(ilustrasi/AI/halloriau.com)

PEKANBARU - Masalah klasik antrean panjang di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) wilayah Riau seolah menjadi bom waktu yang siap meledak setiap menjelang akhir tahun.

Guna mencegah kelumpuhan logistik dan kemacetan parah saat periode Natal dan Tahun Baru (Nataru), Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau terpaksa mengambil langkah darurat dengan meminta 'suntikan' kuota BBM subsidi ke pemerintah pusat.

Sayangnya, nasib mobilitas warga Riau kini sepenuhnya berada di tangan Jakarta.

Pemprov Riau melalui Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah resmi menyodorkan angka permohonan tambahan, namun hingga kini eksekusinya masih menggantung tanpa kepastian.

Kadis ESDM Riau, Ismon menyebutkan, angka yang diajukan tidaklah kecil. Riau mengemis tambahan hampir 200 ribu Kilo Liter (KL) BBM subsidi, yang terbagi atas 99.700 KL Bio Solar dan 99.556 KL Pertalite.

"Pemprov Riau telah mengajukan kuota BBM jenis Bio Solar dan Pertalite. Tapi hingga saat ini masih tinggal menunggu persetujuan dari pusat dalam hal ini BPH Migas," ungkap Ismon, Sabtu (5/9/2026).

Fakta kritis di lapangan menunjukkan bahwa lonjakan konsumsi BBM pada kuartal terakhir adalah siklus pasti akibat mobilitas warga dan distribusi logistik yang meroket.

Namun, respons birokrasi di tingkat pusat seringkali menjadi hambatan.

Ismon mengakui bahwa usulan strategis ini tidak bisa langsung dieksekusi begitu saja.

Ada variabel besar yang berada di luar kendali pemerintah daerah, yakni kekuatan finansial negara.

"Namun realisasi pengajuan penambahan kuota BBM jenis Bio Solar dan Pertalite tersebut tergantung pihak BPH Migas. Karena realisasi penambahan kuota tersebut juga tergantung kemampuan APBN," tambahnya.

Pernyataan ini menjadi sinyal alarm bagi masyarakat. Jika APBN dianggap tidak memadai oleh BPH Migas, Riau harus bersiap menghadapi skenario terburuk, kelangkaan BBM di tengah tingginya permintaan libur panjang.

Sembari menunggu palu keputusan dari BPH Migas, Pemprov Riau hanya bisa melakukan mitigasi lokal agar antrean tidak semakin mengular dan memicu konflik di lapangan.

Langkah intervensi satu-satunya saat ini adalah 'menekan' pihak penyalur untuk mendistribusikan stok yang ada secara tepat sasaran.

"Kami terus melakukan koordinasi dengan pihak Pertamina Patra Niaga," pungkasnya.

Sumber: mediacenter.riau.go.id


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Satpol PP tegur lapak mebel di Jalan Sudirman Pekanbaru (foto/int)Trotoar Dipakai Jualan, 9 Lapak Mebel di Jalan Sudirman Pekanbaru Ditegur Satpol PP
Ilustrasi cuaca berkabut ganggu penerbangan ke Pekanbaru (foto/int)Penerbangan ke Pekanbaru Terganggu Asap, Lion Air Putar Balik dan Citilink Dialihkan
Ilustrasi harga emas Antam di Pekanbaru naik (foto/int)Harga Emas Antam di Pekanbaru Naik, Tembus Rp2,58 Juta/Gram
Presiden Prabowo Subianto.Prabowo Ungkap 8 Fokus RAPBN 2027, Pangan hingga Pengentasan Kemiskinan
Ist.BRK Syariah dan Kemenhaj Hadirkan Safari Haji dan Coaching Perhajian di Siak
  Ilustrasi Pemko Pekanbaru usulkan subsidi transportasi untuk tekan harga cabai (foto/int)Pemko Pekanbaru Siapkan Subsidi Transportasi untuk Tekan Harga Cabai
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan sambutan pada puncak resepsi kesyukuran 100 tahun Pondok Modern Darussalam Gontor di Ponorogo, Jawa Timur, Sabtu (19/9/2026). Prabowo Tekankan Kemandirian Pangan dan Energi agar Indonesia Tak Bergantung pada Negara Lain
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dalam Konferensi Pers RAPBN dan Nota Keuangan Tahun Anggaran 2027 di Jakarta, Jumat (14/8/2026). Anggaran Pangan 2027 Naik Jadi Rp195,3 Triliun, Ini Rincian Programnya
Ilustrasi Pekanbaru diselimuti kabut asap (foto/int)Kabut Asap Masih Selimuti Pekanbaru, BPBD Pastikan Tak Ada Hotspot Baru
BMKG Ingatkan Riau Masih Diselimuti Asap, Hujan Lebat dan Petir Mengintai Sejumlah Daerah (foto/int)Riau Diselimuti Asap, BMKG Prediksi Hujan Lebat Masih Guyur Sejumlah Daerah
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Pengumuman dan Penyerahan Penghargaan LKJ Raja Ali Kelana 2026
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved