www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Target 100 MMSCFD pada 2030, Ini Peran Riau dalam Produksi Gas EMP
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Karhutla di Riau Berangsur Terkendali, Satgas Tetap Waspadai Bara di Lahan Gambut
Jumat, 07 Agustus 2026 - 21:29:13 WIB
Pemadaman karhutla di Riau.(foto: mcr)
Pemadaman karhutla di Riau.(foto: mcr)

PEKANBARU - Penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Riau menunjukkan tren yang semakin membaik.

Sejumlah lokasi yang sebelumnya terbakar kini telah berhasil dipadamkan, sementara beberapa kawasan lain masih menjalani proses pendinginan guna memastikan bara api tidak kembali menyala, khususnya di lahan gambut.

Keberhasilan tersebut merupakan hasil kolaborasi tim gabungan yang terdiri dari personel darat dengan dukungan operasi helikopter water bombing di sejumlah wilayah rawan.

Berdasarkan laporan Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Karhutla Provinsi Riau pada Jumat (7/8/2026), BMKG mendeteksi 25 titik panas (hotspot) yang tersebar di enam kabupaten dan kota.

Kabid Kedaruratan BPBD dan Damkar Riau, Jim Ghafur mengatakan, seluruh personel Satgas Karhutla masih disiagakan penuh mengingat karakteristik lahan gambut yang memungkinkan bara api bertahan di bawah permukaan tanah.

"Alhamdulillah, beberapa lokasi sudah berhasil dipadamkan dan sebagian lainnya hanya menyisakan asap tipis," ujar Jim Ghafur.

"Namun petugas tetap melakukan pendinginan dan pemantauan agar api tidak muncul kembali, terutama di lahan gambut yang berpotensi menyimpan bara di bawah permukaan," sambungnya.

Menurutnya, tantangan utama di lapangan masih dipengaruhi kondisi cuaca serta arah angin yang dapat mempercepat penyebaran api apabila tidak segera ditangani.

"Untuk lokasi yang masih terdapat titik api seperti di Sungai Guntung Hilir, Rengat, maupun Pasir Limau Kapas, seluruh personel terus melakukan pemadaman dengan dukungan helikopter water bombing," tuturnya.

"Target kami api dapat segera dipadamkan sepenuhnya sehingga tidak meluas ke wilayah lain," tambahnya.

Satgas Karhutla terus memperkuat penanganan di sejumlah lokasi yang masih memerlukan pengawasan intensif.

Di Desa Mak Teduh, Kecamatan Kerumutan, Kabupaten Pelalawan, api telah berhasil dipadamkan sepenuhnya setelah operasi terpadu antara tim darat dan penyiraman dari udara.

Sementara itu, di Kelurahan Kerumutan, petugas masih melakukan pendinginan untuk memastikan tidak ada bara api yang kembali muncul.

Upaya serupa juga berlangsung di kawasan Sungai Guntung Tengah, Kecamatan Rengat, yang berada dalam kawasan Suaka Margasatwa Kerumutan.

Di lokasi ini, helikopter water bombing masih terus melakukan penyiraman guna mempercepat proses pemadaman.

Sedangkan di Sungai Guntung Hilir, intensitas titik api dilaporkan terus menurun berkat operasi gabungan darat dan udara yang dilakukan secara berkelanjutan.

Perkembangan positif juga tercatat di Desa Teluk Kiambang, Kecamatan Tempuling, Kabupaten Inhil.

Kebakaran di wilayah tersebut telah berhasil dikendalikan dan kini hanya menyisakan kepulan asap tipis yang masih terus dipantau petugas.

Di sisi lain, Satgas juga bergerak cepat merespons munculnya titik kebakaran baru di Kecamatan Pasir Limau Kapas, Kabupaten Rohil.

Tim gabungan bersama helikopter water bombing langsung diterjunkan guna mencegah api meluas ke kawasan sekitar.

Meski kondisi karhutla di Riau mulai menunjukkan perbaikan, Pemerintah Provinsi Riau bersama Satgas Karhutla menegaskan bahwa kewaspadaan tetap menjadi prioritas, terutama selama musim kemarau.

"Pemprov Riau bersama seluruh unsur Satgas Karhutla terus mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar serta segera melaporkan apabila menemukan indikasi kebakaran guna mempercepat penanganan di lapangan," tutupnya.

Sumber: mediacenter.riau.go.id


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Kepala Perwakilan SKK Migas Sumbagut, Sebastian Julius dalam Forum Interaktif EMP & SKK Migas bersama media
(foto: budy/halloriau.com)Target 100 MMSCFD pada 2030, Ini Peran Riau dalam Produksi Gas EMP
Pengedar pil ekstasi jaringan Pekanbaru-Kampar diringkus polisi.(ilustrasi/AI/halloriau.com)122 Pil Ekstasi Disita Polisi dari Dua Lokasi Pekanbaru-Kampar, Satu Pria Ditangkap
Jalan perbatasan Riau-Sumbar di Ujung Batu, Rohul rusak parah.(ilustrasi/AI/halloriau.com)Jalan Perbatasan Ujung Batu-Sumbar Rusak di Banyak Titik, DPRD Riau: Jangan Tunggu Korban
Inflasi di Riau naik.(ilustrasi/AI/halloriau.com)Bukan Cuma Pangan, Ini Kelompokn Pemicu Utama Inflasi Riau September 2026 Meroket
Medy, Ketua Kelompok Tani Tanjung Pulai menggemburkan lahan sawah menggunakan hand tractor bantuan CD RAPP.Pendampingan RAPP Bantu Petani Pulau Muda Tingkatkan Produksi dan Kualitas Padi
  Kabut asap tebal selimuti perairan Bengkalis.(ilustrasi/AI/halloriau.com)Kabut Asap Tebal Sempat Pangkas Jarak Pandang, Kapal di Bengkalis Tetap Berlayar
Tak ada lagi titik api di Riau, Karhutla Inhil berhasil dipadamkan.(ilustrasi/AI/halloriau.com)Karhutla Riau Kini Nihil, Titik Terakhir di Inhil Akhirnya Padam Total
Mitsubishi Pajero dalam perkara suap Bupati Kuansing.(foto: tribunpekanbaru.com)Bukan Hanya Bupati Kuansing, Sang Istri Disebut Juga Ikut Gunakan Pajero Suap
Wisatawan asing di Riau menginap 2,39 malam.(ilustrasi/AI/halloriau.com)Wisman ke Riau Naik 3,08 Persen, tapi Setahun Malah Anjlok 10,51 Persen
Bupati Rohil, Bistamam masuk bursa calon ketua Golkar Rohil.(foto: afrizal/halloriau.com)Bistamam Masuk Bursa Ketua Golkar Rohil, Dua Nama Sudah Ambil Formulir
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Pengumuman dan Penyerahan Penghargaan LKJ Raja Ali Kelana 2026
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved