PEKANBARU - Sebanyak 77 titik panas atau hotspot terpantau di sejumlah wilayah Sumatera pada Selasa (4/8/2026) sore.
Dari jumlah tersebut, Provinsi Riau tercatat memiliki 12 titik panas yang tersebar di lima kabupaten.
Forecaster On Duty BMKG Pekanbaru, Yudhistira mengatakan, sebaran hotspot di Sumatera masih didominasi oleh Provinsi Sumatera Selatan dengan 45 titik.
Sementara itu, Jambi menyusul dengan 10 titik dan Bangka Belitung sebanyak tujuh titik.
“Total titik panas (hotspot) wilayah Sumatera, Selasa sore ada 77 titik,” ujar Yudhistira.
Data pemantauan tersebut menunjukkan aktivitas hotspot masih ditemukan di sejumlah provinsi di Pulau Sumatera.
Selain tiga wilayah dengan jumlah tertinggi, titik panas juga terpantau di Lampung satu titik, Sumatera Utara satu titik, Kepulauan Riau satu titik, serta Riau 12 titik.
Di Provinsi Riau, sebanyak 12 titik panas terdeteksi di lima kabupaten. Kabupaten Kuantan Singingi dan Pelalawan masing-masing tercatat memiliki tiga titik panas.
Selanjutnya, Kabupaten Indragiri Hilir juga terpantau tiga hotspot. Sementara Kabupaten Indragiri Hulu memiliki dua titik dan Rokan Hilir satu titik.
Dengan demikian, total hotspot di Riau mencapai 12 titik pada pemantauan Selasa sore.
Masyarakat, pemerintah daerah, dan pihak terkait di wilayah yang terpantau memiliki hotspot perlu meningkatkan pemantauan kondisi lapangan.
Pasalnya, keberadaan titik panas dari hasil pemantauan satelit tidak otomatis berarti seluruhnya merupakan kebakaran hutan dan lahan, sehingga tetap diperlukan verifikasi di lapangan untuk memastikan kondisi sebenarnya.