www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Vegan Carnaval Hadir di Pekanbaru, Sajikan 50 Menu Nabati hingga Edukasi Kesehatan
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Diskusi LPIP ke-38 Kupas Masa Depan Pendidikan Islam, Hadirkan Akademisi, DPR RI hingga Praktisi
Sabtu, 01 Agustus 2026 - 11:59:12 WIB
LPIP menggelar Diskusi LPIP Seri ke-38 dengan mengangkat tema Masa Depan Pendidikan Islam: Inovasi, Moderasi, dan Penguatan Karakter di Gedung IRGT Hall, Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru, Sabtu (1/8/2026).
LPIP menggelar Diskusi LPIP Seri ke-38 dengan mengangkat tema Masa Depan Pendidikan Islam: Inovasi, Moderasi, dan Penguatan Karakter di Gedung IRGT Hall, Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru, Sabtu (1/8/2026).

PEKANBARU – Lembaga Pengkajian Islam dan Peradaban (LPIP) menggelar Diskusi LPIP Seri ke-38 dengan mengangkat tema "Masa Depan Pendidikan Islam: Inovasi, Moderasi, dan Penguatan Karakter" di Gedung Islamic Riau Global Terpadu (IRGT Hall), Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru, Sabtu (1/8/2026).

Diskusi yang diikuti puluhan tokoh, akademisi, dan praktisi pendidikan tersebut menghadirkan lima narasumber, yakni Ketua LPIP Prof. Dr. Alaiddin Koto, MA, Anggota DPR RI Dr. Achmad, M.Si, Direktur Politeknik BBC sekaligus Diaspora Indonesia Prof. Dr. Jaswar Koto, Ketua Dewan Pendidikan Provinsi Riau yang juga Rektor Universitas Lancang Kuning (Unilak) Prof. Dr. Junaidi, M.Si, serta Pendiri Islamic Riau Global Terpadu (IRGT), H. Jasman Jaiman, M.Ed.

Sejumlah tokoh turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Pakar Hukum Universitas Islam Riau (UIR) Dr. Husnu Abadi, Ketua ICMI Riau drg. Burhanudin Agung, mantan Sekretaris Daerah Provinsi Riau Ahmad Hijazi, Prof. Afrizal, serta sejumlah akademisi dan praktisi pendidikan lainnya.

Kegiatan diawali dengan pembacaan puisi berjudul "Kupu-kupu dalam Buku" karya Taufiq Ismail oleh budayawan Riau sekaligus pakar hukum UIR, Dr. Husnu Abadi. Pembacaan puisi berlangsung khidmat dan mendapat apresiasi dari peserta yang hadir.

Pendiri IRGT, Jasman Jaiman, mengatakan tema yang diangkat dalam diskusi kali ini dinilai relevan dengan pengembangan program pendidikan yang tengah dirancang lembaganya.

Menurutnya, inovasi dan moderasi menjadi bagian penting dalam menghadapi tantangan pendidikan Islam di masa mendatang.

Sementara itu, Sekretaris LPIP, Dian Eka Putra, menjelaskan bahwa LPIP telah berdiri selama 13 tahun dan secara konsisten menyelenggarakan forum diskusi sebagai ruang pertukaran gagasan.

Ia menyebutkan, hingga saat ini LPIP telah menggelar 38 kali diskusi di berbagai daerah, bahkan sebelumnya Diskusi LPIP ke-37 dilaksanakan di Perlis, Malaysia.

"LPIP sudah melaksanakan 38 kali diskusi. Sebelumnya diskusi ke-37 dilaksanakan di Perlis, Malaysia, dan selanjutnya Diskusi LPIP ke-39 direncanakan berlangsung di Dumai dengan menghadirkan peserta dari empat negara," ujarnya.

Menurut Dian, LPIP merupakan organisasi independen yang terbuka bagi seluruh kalangan dalam mendorong lahirnya pemikiran dan solusi terhadap berbagai persoalan umat dan pendidikan.

Kepala Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Riau Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Riski Bestari, berharap hasil diskusi tersebut dapat menjadi masukan bagi pengembangan dunia pendidikan, khususnya dalam peningkatan kualitas tenaga pendidik.

Ketua LPIP, Prof. Dr. Alaiddin Koto, menyampaikan apresiasi kepada seluruh narasumber dan peserta yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.

Menurutnya, para pembicara berasal dari berbagai latar belakang sehingga diharapkan mampu memberikan pandangan yang komprehensif mengenai masa depan pendidikan Islam.

Ia juga menyoroti beban administrasi yang masih dihadapi para guru sehingga dinilai mengurangi fokus dalam menjalankan tugas utama sebagai pendidik.

"Mudah-mudahan melalui diskusi ini lahir solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi dunia pendidikan saat ini," katanya.

Sementara itu, Anggota DPR RI, Dr. Achmad, lebih menyoroti pentingnya penguatan karakter peserta didik, khususnya karakter keislaman.

Ia menilai pembentukan karakter harus menjadi perhatian serius seluruh pemangku kepentingan pendidikan.

Selain itu, ia juga menyinggung perbedaan alokasi anggaran antara pendidikan umum dan pendidikan Islam dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

"Saat ini anggaran pendidikan umum sekitar Rp600 triliun, sementara anggaran pendidikan Islam dalam APBN sekitar Rp69 triliun," ujarnya.

Diskusi berlangsung interaktif dengan berbagai pandangan dan masukan dari para narasumber maupun peserta. Forum tersebut diharapkan dapat melahirkan rekomendasi yang berkontribusi terhadap pengembangan pendidikan Islam yang adaptif, moderat, dan berkarakter di Indonesia.(Rls)



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Vegan Carnaval di Mal Ciputra Seraya, Pekanbaru hadirkan edukasi kesehatan (foto/ist)Vegan Carnaval Hadir di Pekanbaru, Sajikan 50 Menu Nabati hingga Edukasi Kesehatan
Bocah 9 tahun yang tenggelam di Sungai Siak berhasil ditemukan dalam keadaan meninggal dunia (foto/int)Bocah Tenggelam di Sungai Siak Akhirnya Ditemukan 5 Meter dari Lokasi Kejadian
Plt Gubri SF Hariyanto ditemani Dirut PT RPB, Ade Putra saat operasi pasar di Pekanbaru baru-baru ini (foto/ist)  Warga Pekanbaru dan Kampar Bisa Berburu Sembako Murah, Cek Jadwalnya
Bermula dari Hobi Bersama Istri, Heri Yulianto Konsisten Promosikan UMKM Kuliner Pekanbaru (foto/Sc Lemak_baik)Berawal dari Hobi Kulineran, Bang Mandoer Bantu UMKM Pekanbaru Lewat Konten Digital
Ilustrasi Disdik Pekanbaru izinkan PTM mulai besok (foto/int)Mulai Besok, Siswa SD-SMP di Pekanbaru Kembali Sekolah, Wajib Pakai Masker
  Pelatih Akhyar Ilyas bersyukur PSPS Pekanbaru menang lawan Persiku Kudus (foto/int)PSPS Pekanbaru Sukses Kalahkan Persiku, Akhyar Ilyas Ungkap Rahasia Kemenangan
Empat gol warnai kemenangan PSPS Pekanbaru atas Persiku (foto/int)Comeback Gemilang! PSPS Pekanbaru Hajar Persiku Kudus 4-1, Puncak Klasemen Makin Kokoh
Ilustrasi kualitas udara Pekanbaru masih tidak sehat (foto/int)Riau Masih Diselimuti Asap, Kualitas Udara Pekanbaru Tidak Sehat
Anggota DPR RI Komisi VII, Hendry Munief dalam kegiatan Penumbuhan dan Pengembangan Wirausaha Baru Industri Kecil di Pekanbaru (foto/ist)Dorong IKM Pekanbaru Naik Kelas, Hendry Munief Upayakan Dukungan Anggaran 2027
Pascasarjana Umri perkuat tradisi akademik, 111 mahasiswa baru ikuti orientasi (foto/ist)Umri Sambut Mahasiswa Pascasarjana, Tekankan Etika Akademik dan Pengembangan Ilmu
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Pengumuman dan Penyerahan Penghargaan LKJ Raja Ali Kelana 2026
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved