www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Target Adipura 2026, DLHK Pekanbaru Siapkan Tiga Langkah Benahi Persoalan Sampah
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Zakat Tak Lagi Sekadar Bantuan, Pemprov Riau Dorong Program Pemberdayaan Ekonomi
Selasa, 07 Juli 2026 - 21:23:01 WIB
Asisten I Setdaprov Riau sekaligus Pengawas BAZNAS Riau, Zulkifli Syukur.(foto: mcr)
Asisten I Setdaprov Riau sekaligus Pengawas BAZNAS Riau, Zulkifli Syukur.(foto: mcr)

PEKANBARU - Pemprov Riau mendorong Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) di seluruh daerah agar memperkuat sistem pengelolaan zakat berbasis tata kelola modern.

Profesionalisme, transparansi, akuntabilitas, hingga pemanfaatan data dinilai menjadi fondasi utama agar zakat mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Komitmen tersebut disampaikan Asisten I Setdaprov Riau sekaligus Pengawas BAZNAS Riau, Zulkifli Syukur, saat membuka kegiatan BAZNAS Strategic Development (BSD) 2026 di Hotel Aryaduta Pekanbaru, Selasa (7/7/2026).

Dalam kesempatan itu, Zulkifli mengapresiasi penyelenggaraan BSD 2026 sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kapasitas kelembagaan BAZNAS di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota di Riau.

Menurutnya, tantangan pengelolaan zakat saat ini membutuhkan sistem yang semakin adaptif dan berorientasi pada hasil.

"Zakat harus dikelola dengan kepemimpinan yang kuat, tata kelola yang rapi, data yang akurat, strategi penghimpunan yang tepat, penyaluran yang terukur, serta komunikasi publik yang mampu membangun kepercayaan masyarakat," kata Zulkifli.

Ia menegaskan, penguatan institusi BAZNAS bukan sekadar memperbaiki organisasi, tetapi juga menjadi bagian penting dalam mendukung pembangunan daerah yang lebih sejahtera, adil, dan memiliki daya saing.

Dalam arahannya, Zulkifli memaparkan lima fokus utama yang perlu menjadi perhatian seluruh pengelola zakat di Riau.

Prioritas pertama adalah memperkuat tata kelola zakat secara profesional, transparan, dan akuntabel.

Menurutnya, setiap dana zakat yang dihimpun merupakan amanah masyarakat yang harus dipertanggungjawabkan secara terbuka.

Selanjutnya, BAZNAS diminta terus meningkatkan kepercayaan para muzaki melalui pelayanan yang lebih cepat, mudah, dan terbuka.

Digitalisasi layanan zakat, infak, dan sedekah juga dinilai menjadi kebutuhan agar pelayanan mampu mengikuti perkembangan teknologi.

Selain itu, ia menekankan pentingnya penyaluran zakat berbasis data yang valid sehingga bantuan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak.

Integrasi data mustahik dengan pemerintah daerah dinilai dapat mencegah tumpang tindih bantuan sekaligus meningkatkan efektivitas distribusi.

Tidak hanya berfokus pada bantuan konsumtif, Zulkifli juga mendorong agar zakat diarahkan menjadi instrumen pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Program seperti bantuan modal usaha, pelatihan keterampilan, pendampingan usaha keluarga, hingga peningkatan kapasitas sumber daya manusia diharapkan mampu menciptakan mustahik yang lebih mandiri.

Penguatan kolaborasi juga menjadi poin penting dalam pengembangan pengelolaan zakat.

Sinergi antara BAZNAS provinsi, BAZNAS kabupaten/kota, pemerintah daerah, dunia usaha, perguruan tinggi, serta berbagai elemen masyarakat dinilai akan memperluas manfaat program yang dijalankan.

Zulkifli berharap kegiatan BAZNAS Strategic Development 2026 mampu menghasilkan perubahan nyata dalam pola kerja seluruh pengelola zakat di Provinsi Riau.

"Tetapi mampu menghasilkan perubahan pola kerja yang lebih profesional sehingga manfaat zakat semakin dirasakan masyarakat di seluruh Provinsi Riau," tutupnya.

Sumber: mediacenter.riau.go.id


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Kepala DLHK Kota Pekanbaru, Reza Aulia Putra (foto/int)Target Adipura 2026, DLHK Pekanbaru Siapkan Tiga Langkah Benahi Persoalan Sampah
Ilustrasi pegawai SKK Migas. (Dok SKK Migas/Istimewa)Perbedaan BUK Migas dan SKK Migas dalam RUU Migas
Pondasi Pilar Jembatan Ujung Batu Menggantung, Pemprov Riau Gelontorkan Rp2,9 MiliarJembatan Ujung Batu di Rohul Kembali Diperbaiki, Pondasi Pilar Menggantung
Ilustrasi Pekanbaru hingga Rohil masuk wilayah yang berpotensi hujan lebat (foto/int)BMKG Ingatkan Hujan Lebat, Petir dan Angin Kencang Mengintai 10 Wilayah Riau
Alquran berornamen Tionghoa diserahkan ke LAMR, jadi simbol persaudaraan di Riau (foto/int)Alquran Berornamen Tionghoa Jadi Pengikat Silaturahmi PSMTI dan LAMR
  Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Pekanbaru, Junaedy (foto/int)Warga Resah Desil Berubah dan Terancam Tak Dapat Bansos, Ini Kata Dinsos Pekanbaru
Anggota Pansus RUU Daerah Kepulauan DPR RI, Hendry Munief MBA (foto/ist)Abrasi Mengancam Bengkalis hingga Meranti, Hendry Munief Dorong Masuk RUU Daerah Kepulauan
Siswa-siswi SMKN 4 Dumai memanfaatkan rumah kaca hidroponik sebagai ruang belajar langsung, merasakan sendiri proses menanam, merawat, hingga memanen.Inisiatif Pembelajaran Hidroponik dan Dukungan Gizi Dorong Tumbuh Kembang Generasi Muda di Dumai
Menghadapi musim kemarau, Lapas Bagansiapiapi menggelar salat Istisqa dan doa bersama (foto/afrizal)Menghadapi Musim Kemarau, Lapas Bagansiapiapi Gelar Salat Istisqa dan Doa Bersama
Ilustrasi hotspot di Inhu tertinggi di Riau (foto/int)3.227 Hotspot Terdeteksi di Sumatra, Riau Catat 71 Titik Panas
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Pengumuman dan Penyerahan Penghargaan LKJ Raja Ali Kelana 2026
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved