PEKANBARU – Pemprov Riau mempercepat langkah pembenahan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dengan memperkuat jajaran manajemen PT Riau Petroleum.
Upaya tersebut ditandai melalui penetapan pejabat definitif untuk posisi Direktur Operasional dan Direktur Keuangan perusahaan migas milik daerah itu.
Keputusan strategis tersebut disahkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) PT Riau Petroleum yang berlangsung di Pekanbaru, Senin (25/5/2026).
Agenda ini menjadi bagian dari upaya Pemprov Riau sebagai pemegang saham mayoritas dalam meningkatkan tata kelola dan performa perusahaan daerah di sektor energi.
Kepala Biro Perekonomian dan Sumber Daya Alam Setdaprov Riau, Sri Irianto membenarkan pelaksanaan rapat tersebut sekaligus memastikan seluruh proses berjalan sesuai agenda yang telah ditetapkan.
“Iya, pada hari ini telah dilaksanakan RUPS-LB penetapan Direktur Operasional dan Direktur Keuangan PT Riau Petroleum hasil seleksi yang dilaksanakan beberapa waktu lalu,” ujar Sri Irianto.
Dalam forum tersebut, pemegang saham menetapkan dua nama yang dinilai lolos tahapan seleksi dan uji kelayakan.
Mereka adalah Fajar Muhardi sebagai Direktur Operasional dan Ganesya Varandra sebagai Direktur Keuangan PT Riau Petroleum.
“Hasil RUPS-LB tersebut menetapkan Fajar Muhardi sebagai Direktur Operasional PT Riau Petroleum dan Ganesya Varandra sebagai Direktur Keuangan PT Riau Petroleum,” kata Sri Irianto.
Penunjukan dua direksi baru ini dinilai menjadi langkah penting dalam memperkuat struktur organisasi perusahaan, terutama untuk menghadapi tantangan industri minyak dan gas yang semakin kompetitif.
Pemprov Riau berharap keberadaan manajemen yang lengkap dapat mempercepat pelaksanaan program kerja sekaligus meningkatkan kontribusi perusahaan terhadap pendapatan daerah.
Selain itu, Sri Irianto mengungkapkan, Plt Gubernur Riau memberikan arahan khusus kepada jajaran Biro Perekonomian Setdaprov Riau agar terus melakukan pengawasan dan pembinaan terhadap seluruh BUMD di lingkungan pemerintah provinsi.
Menurutnya, penguatan sumber daya manusia di level direksi menjadi salah satu kunci agar perusahaan daerah mampu menghasilkan kinerja bisnis yang lebih optimal dan berorientasi pada peningkatan dividen untuk daerah.
“Untuk memberikan dividen yang tinggi kepada pemerintah daerah, tentu dibutuhkan personal atau tim kerja yang lengkap di BUMD," ucapnya.
"Maka dengan bertambah dua direktur ini, PT Riau Petroleum akan berjalan lebih baik, dan kita juga mohon dukungan masyarakat agar BUMD kita ini dapat maju dan berkembang ke depan,” pungkasnya.