PEKANBARU - BMKG Stasiun Pekanbaru mencatat sebanyak 22 titik panas (hotspot) terpantau di wilayah Sumatera pada Senin (25/5/2026). Dari jumlah tersebut, Provinsi Riau menjadi daerah dengan titik panas terbanyak kedua setelah Sumatera Barat.
Petugas Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru, Yasir, mengatakan dari total 22 hotspot di Sumatera, sebanyak tujuh titik berada di wilayah Riau dan tersebar di sejumlah kabupaten.
“Total titik panas di wilayah Sumatera hari ini terpantau sebanyak 22 titik, dengan Riau menyumbang tujuh hotspot,” ujar Yasir, Senin (25/5/2026).
BMKG merinci, tujuh titik panas di Riau masing-masing terdeteksi di Kabupaten Pelalawan sebanyak tiga titik, Kabupaten Bengkalis satu titik, Kabupaten Siak satu titik, Kabupaten Kuantan Singingi satu titik, dan Kabupaten Indragiri Hulu satu titik.
Sementara itu, Sumatera Barat tercatat menjadi wilayah dengan hotspot terbanyak yakni enam titik. Disusul Sumatera Selatan dan Jambi masing-masing tiga titik, Sumatera Utara dua titik, serta Bangka Belitung satu titik.
Selain memantau hotspot, BMKG juga melaporkan kondisi cuaca di Riau berada pada suhu udara berkisar antara 23 hingga 34 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan udara mencapai 55 sampai 100 persen.
“Angin bertiup dari arah barat daya hingga barat laut dengan kecepatan 10 sampai 30 kilometer per jam,” jelas Yasir.
BMKG mengimbau masyarakat dan seluruh pihak terkait untuk tetap waspada terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), terutama di wilayah yang terdeteksi memiliki titik panas.