PEKANBARU – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru mencatat ratusan titik panas atau hotspot terdeteksi di wilayah Sumatera pada Minggu (8/3/2026).
Forecaster on Duty BMKG Stasiun Pekanbaru, Yudhistira M, menyampaikan total titik panas di Pulau Sumatera mencapai 210 titik. Data ini diperoleh berdasarkan hasil pemantauan satelit pada hari yang sama.
Dari jumlah tersebut, Provinsi Aceh menjadi wilayah dengan titik panas terbanyak yakni 96 titik, disusul Sumatera Utara sebanyak 67 titik. Sementara itu Sumatera Barat terpantau 13 titik, Sumatera Selatan 10 titik, Jambi 5 titik, dan Kepulauan Riau 1 titik.
Untuk Provinsi Riau, BMKG mendeteksi 18 titik panas yang tersebar di sejumlah kabupaten. Sebaran hotspot di Riau masing-masing berada di Kabupaten Bengkalis 2 titik, Kepulauan Meranti 1 titik, Kampar 1 titik, Pelalawan 2 titik, Rokan Hilir 1 titik, Rokan Hulu 2 titik, Siak 1 titik, Indragiri Hilir 5 titik, serta Indragiri Hulu 3 titik.
BMKG terus memantau perkembangan titik panas tersebut sebagai bagian dari upaya deteksi dini potensi kebakaran hutan dan lahan di wilayah Sumatera, khususnya di Provinsi Riau yang setiap tahun rawan mengalami karhutla saat musim kering.