www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Berlaku Semua Samsat di Riau, Bayar Pajak Kendaraan Tak Perlu KTP Asli Pemilik Lama
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Fitra Ungkap Indeks Keterbukaan Informasi Anggaran Riau Turun
Kamis, 22 Januari 2026 - 16:55:01 WIB
Fitra catat penurunan indeks transparansi anggaran di mayoritas daerah di Riau (foto/tribun)
Fitra catat penurunan indeks transparansi anggaran di mayoritas daerah di Riau (foto/tribun)

PEKANBARU – Fitra Riau memaparkan hasil riset keterbukaan informasi anggaran (KIA) pada 12 kabupaten dan kota di Provinsi Riau dalam sebuah ekspose yang digelar di Pekanbaru, Kamis (22/1/2026). Paparan ini mengungkap adanya penurunan indeks keterbukaan anggaran di tingkat provinsi maupun sebagian besar daerah di Riau.

Kegiatan tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi Riau Syahrial Abdi, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Riau, Koordinator Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra) Riau Tarmidzi, Peneliti Fitra Riau Gusmansyah, serta perwakilan sejumlah organisasi nonpemerintah.

Dalam rilisnya, Fitra Riau menyebutkan Indeks Keterbukaan Informasi Anggaran Provinsi Riau pada 2025 mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya. Berdasarkan data perbandingan KIA 2024–2025, nilai KIA Provinsi Riau turun dari 0,82 pada 2024 menjadi 0,70 pada 2025.

Deputi Koordinator dan Manager Knowledge Management Fitra Riau, Gusmansyah, menilai penurunan ini menjadi sinyal melemahnya komitmen transparansi dalam pengelolaan dan publikasi informasi anggaran daerah.

“Meski masih berada di posisi tertinggi dibandingkan kabupaten dan kota se-Riau, tren penurunan tersebut menunjukkan bahwa keterbukaan anggaran belum sepenuhnya mengakar sebagai sistem yang baku,” ujar Gusmansyah.

Ia menjelaskan, praktik transparansi anggaran di Riau masih sangat bergantung pada kebijakan pimpinan dan unit tertentu, bukan pada standar yang mengikat seluruh organisasi perangkat daerah. Kondisi ini, menurutnya, membuat keterbukaan informasi rentan mengalami kemunduran.

Tak hanya di tingkat provinsi, sebagian besar kabupaten dan kota di Riau juga menunjukkan kondisi stagnan bahkan penurunan indeks. Kabupaten Kepulauan Meranti, misalnya, mengalami penurunan tajam dari 0,08 menjadi 0,01. Kabupaten Rokan Hulu merosot dari 0,47 menjadi 0,20, disusul Kabupaten Siak dari 0,41 menjadi 0,26.

Penurunan juga tercatat di Kabupaten Indragiri Hilir dari 0,41 menjadi 0,17, Kabupaten Kampar dari 0,35 menjadi 0,30, serta Kabupaten Rokan Hilir dari 0,40 menjadi 0,39.

“Sejumlah daerah tersebut kini berada dalam kategori indeks rendah, mencerminkan lemahnya keterbukaan informasi anggaran di tingkat lokal,” jelas Gusmansyah.

Di sisi lain, beberapa daerah mencatatkan perbaikan indeks, seperti Kota Pekanbaru yang melonjak dari 0,16 menjadi 0,53. Kabupaten Indragiri Hulu dan Bengkalis juga menunjukkan peningkatan. Namun, Fitra menilai capaian tersebut belum cukup kuat untuk menutup penurunan di daerah lain, sehingga secara regional rata-rata keterbukaan anggaran di Riau belum menunjukkan kemajuan berarti.

Dokumen evaluasi KIA 2024–2025 menegaskan bahwa keterbukaan informasi anggaran di Riau masih bersifat sporadis, sektoral, dan rapuh. Praktik keterbukaan dinilai belum terinstitusionalisasi secara kuat dalam sistem pemerintahan daerah.

“Ketika terjadi perubahan kebijakan, tekanan fiskal, atau pergeseran prioritas anggaran, keterbukaan informasi justru menjadi aspek yang paling mudah dikorbankan,” kata Gusmansyah.

Situasi ini dinilai semakin mengkhawatirkan di tengah meningkatnya tekanan fiskal akibat pemangkasan dana transfer pusat, tingginya ketergantungan pada Dana Perimbangan, serta meningkatnya belanja wajib daerah.

“Dalam kondisi seperti ini, keterbukaan informasi anggaran seharusnya menjadi instrumen utama untuk memastikan akuntabilitas dan efektivitas penggunaan keuangan daerah,” tegasnya.

Namun, hasil riset menunjukkan keterbukaan anggaran di Riau belum sepenuhnya dipahami sebagai kewajiban hukum dan strategi pencegahan korupsi sebagaimana diamanatkan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik, Undang-Undang Keuangan Negara, serta regulasi turunannya.

Menanggapi temuan tersebut, Sekretaris Daerah Provinsi Riau Syahrial Abdi menyatakan Pemprov Riau terus berbenah dan menjadikan masukan Fitra sebagai bahan evaluasi.

“Ada yang sudah kami jalankan, misalnya untuk pertanggungjawaban. Kami melakukan perbaikan sebagai responsif. Kami coba bergeser dari reaktif ke responsif,” ujarnya.

Sumber: Tribunpekanbaru


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Pemprov Riau hapus syarat KTP pemilik lama untuk bayar pajak kendaraan selama setahun (foto/int)Berlaku Semua Samsat di Riau, Bayar Pajak Kendaraan Tak Perlu KTP Asli Pemilik Lama
Personel Satreskrim Polres Siak mendatangi rumah pelaku dugaan penganiayaan terhadap bocah 6 tahun hingga tewas di kampung Kerinci Kiri (foto/tribunpku)Bocah 6 Tahun di Siak Tewas Dianiaya Ibu Tiri, Diduga Dipukul Batu Bata dan Kayu
Doa bersama awali pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi tahap II di Desa Ransang (foto/Andy)Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II Jadi Harapan Baru Warga Desa Ransang Pelalawan
Anggota DPR RI, Hendry Munief mengunjungi UMKM Pinaloka di Siak (foto/ist)Hendry Munief Kunjungi UMKM Pinaloka di Siak, Komoditas Lokal Jadi Unggulan
Universitas Islam Riau (UIR).Hanya 6% di Indonesia, UIR Masuk Jajaran Perguruan Tinggi dengan Akreditasi UNGGUL
  Ratusan siswa SD di kawasan Cakung dilaporkan mengalami gejala mual dan pusing setelah mengonsumsi makanan (ilustrasi/AI)252 Siswa SD di Cakung Diduga Keracunan MBG, Begini Respon Gubernur Pramono
ist.BRK Syariah Meriahkan CFD Pekanbaru, Hadirkan Layanan Pajak Kendaraan Bermotor dan PBB
Polda Riau membongkar dugaan illegal logging di jantung Cagar Biosfer Giam Siak Kecil (foto/ist)Polisi Ciduk Truk Bermuatan Kayu Ilog dari Cagar Biosfer Giam Siak Kecil
CBR Series kembali harumkan Indonesia di ARRC Buriram (foto/ist)Terus Melesat, CBR Series Kembali Harumkan Indonesia di ARRC Buriram
Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Riau.Baznas Riau Targetkan Penghimpunan Zakat Rp70,4 Miliar pada 2026, Beasiswa 1.570 Mahasiswa Dibuka
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Buka Puasa Bersama Agung Toyota Riau
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved