www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Wujud Kepedulian Sosial, Astra Daihatsu SM Amin Pekanbaru Gelar Donor Darah
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Harga Cabai di Riau Turun Drastis, Intervensi Pemprov dan Kelancaran Pasokan jadi Faktor
Kamis, 18 Desember 2025 - 13:23:37 WIB
Harga cabai di Riau mulai turun.(ilustrasi/int)
Harga cabai di Riau mulai turun.(ilustrasi/int)

PEKANBARU - Setelah sempat menembus harga fantastis hingga Rp120 ribu per kilogram, harga cabai di Riau akhirnya mengalami penurunan signifikan.

Kondisi ini menjadi angin segar bagi masyarakat, terutama pelaku usaha kuliner dan ibu rumah tangga yang sebelumnya terdampak lonjakan harga bahan pokok tersebut.

Sekdaprov Riau, Syahrial Abdi menyebut, turunnya harga cabai tidak terlepas dari langkah intervensi yang dilakukan Pemprov Riau bersama berbagai pihak.

Koordinasi lintas daerah, khususnya dengan wilayah penghasil cabai, menjadi kunci utama dalam memperlancar distribusi.

“Kita tahu Sumut dan Sumbar sebagai daerah penghasil cabai kemarin distribusinya tidak berjalan optimal. Karena itu, kami mengambil langkah dengan mendorong pihak terkait untuk berkoordinasi dan berkolaborasi dengan daerah penghasil cabai di Jawa. Hasilnya, harga cabai mulai menurun,” ujar Syahrial Abdi, Kamis (18/12/2025).

Ia menjelaskan, upaya stabilisasi harga tidak hanya mengandalkan koordinasi antarwilayah. Pemprov Riau juga mendorong peran aktif BUMD dan OPD untuk mencari sentra produksi komoditas pangan dengan harga yang lebih terjangkau.

“Sesuai intervensi kita, BUMD dan OPD terkait mencari spot-spot penghasil komoditas dengan harga yang terjangkau. Selain itu, kegiatan seperti gerakan pangan murah tetap terus berjalan,” jelasnya.

Meski inflasi daerah mulai terkendali, Syahrial Abdi mengingatkan seluruh pelaku usaha, khususnya pedagang, agar tetap menjaga kewajaran harga dan tidak mengambil keuntungan berlebihan di tengah kondisi pasar yang sensitif.

“Insya Allah inflasi kita sudah membaik. Tapi seperti hukum pasar, apalagi dalam situasi seperti ini, kami berharap pedagang tetap mengambil keuntungan secara wajar,” tegasnya.

Berdasarkan pantauan di Pasar Sail Pekanbaru, Rabu (17/12/2025), harga cabai merah kini berada di kisaran Rp55 ribu per kilogram.

Harga tersebut mulai turun sejak Minggu (14/12/2025), seiring membaiknya pasokan dari daerah sentra produksi.

Salah seorang pedagang Pasar Sail, Paim Bangun, mengakui penurunan harga terjadi setelah pasokan kembali lancar.

“Harga mulai turun sejak hari Minggu kemarin. Sekarang stabil di Rp55 ribu per kilo. Pasokan sudah lancar, jadi harga ikut turun,” ujarnya.

Penurunan harga ini juga disambut lega oleh warga. Maulidia (25), seorang ibu rumah tangga sekaligus pemilik usaha kantin di Pekanbaru, mengaku kini tidak lagi khawatir saat berbelanja cabai.

“Alhamdulillah sekarang sudah enakan. Minggu lalu cabai mahal sekali, sampai harus dikurang-kurangi jumlah belinya,” tuturnya.

Ia mengungkapkan, lonjakan harga cabai sebelumnya cukup memukul pengeluaran rumah tangga dan usahanya, mengingat cabai merupakan bahan utama dalam hampir setiap menu masakan.

“Kemarin sempat Rp120 ribu per kilogram, terpaksa harus ubah menu harian. Padahal ayam geprek itu andalan di kantin. Sekarang harga sudah turun, mau masak apa saja jadi tidak ragu lagi,” pungkasnya.

Sumber: mediacenter.riau.go.id


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Wujud Kepedulian Sosial, Astra Daihatsu SM Amin Pekanbaru Gelar Donor Darah
Sebaran titik panas di Sumatera dan Riau sore ini.(infografis/halloriau.com)Dua Hotspot Terpantau di Riau Sabtu Sore, Ini Sebaran Lengkap di Sumatera
IKTS dan P3KPI Pekanbaru siap sukseskan PP Nomor 20 tahun 2026 (foto/ist)IKTS dan P3KPI Pekanbaru Siap Dukung Sosialisasi PP 20 Tahun 2026 bagi UMKM
KLH/BPLH dorong kolaborasi tata kelola air dan berbagi air untuk perkuat pencegahan Karhutla di lahan gambut Riau (foto/ist)KLH/BPLH Apresiasi Praktik Pengelolaan Gambut dan Water Sharing di Riau sebagai Model Pencegahan Karhutla Berkelanjutan
Pemprov Riau menggandeng BPH Migas, distribusi BBM subsidi kini diawasi lebih ketat (foto/int)Cegah Kebocoran BBM Subsidi, Pemprov Riau Resmi Jalin Sinergi Strategis dengan BPH Migas
  PHR optimalkan sumur tua dengan teknologi CEOR.(foto: andi/halloriau.com)PHR Optimalkan Sumur Tua dengan Teknologi CEOR, WK Rokan Tetap Penyumbang Terbesar Nasional
Kegiatan parenting talk show dalam event Honda PCX 160 Bikers Playland di Capella Honda 88 Pekanbaru.(foto: barkah/halloriau.com)Honda PCX 160 Bikers Playland Pekanbaru Angkat Isu Fatherless, Pesan Penting untuk Para Ayah
Menko Polkam Jenderal TNI (Purn) Djamari Chaniago (foto/merdeka)Menko Polkam: Kapolda hingga Pangdam Pertaruhkan Jabatan Jika Gagal Kendalikan Karhutla
Senam pagi warnai Sabtu sehat di Lapas Bagansiapiapi, Rohil (foto/Afrizal)Bangun Semangat Baru Pasca Pemindahan, Lapas Bagansiapiapi Gelar Senam Bersama Warga Binaan
Ilustrasi BMKG mendeteksi puluhan titik panas di Sumatera (foto/int)BMKG Deteksi 37 Titik Panas di Sumatera, Riau Sumbang Tiga Hotspot
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Buka Puasa Bersama Agung Toyota Riau
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved