PEKANBARU – Pemprov Riau melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) bersama BUMD PT Riau Pangan Bertuah kembali menggelar operasi pasar murah guna menjaga ketersediaan bahan pokok dan stabilitas harga di tengah masyarakat. Pada pekan ini, kegiatan tersebut difokuskan di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul).
Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Provinsi Riau, Taufiq OH, melalui Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri, Tetty Nurdianti, mengatakan keputusan memusatkan operasi pasar murah di Rohul berdasarkan laporan dari tim BUMD Riau Pangan Bertuah.
"Dari hasil laporan tim BUMD Riau Pangan Bertuah, untuk operasi pasar murah pekan ini difokuskan di Rokan Hulu, dan mereka telah berangkat pagi ini," kata Tetty, Senin (8/6/2026).
Ia menjelaskan, operasi pasar murah akan digelar di tiga kecamatan berbeda. Pada Selasa (9/6/2026), kegiatan berlangsung di halaman Kantor Camat Ujung Batu. Kemudian pada Rabu (10/6/2026), pasar murah digelar di halaman Kantor Camat Rokan IV Koto.
"Sementara pada Kamis, 11 Juni akan digelar di halaman Kantor Camat Kabun. Dan Jumat, 12 Juni, tim BUMD Pangan kembali menuju Kota Pekanbaru, sehingga pada hari itu tidak digelar operasi pasar murah," ungkapnya.
Menurut Tetty, program ini menjadi salah satu langkah pemerintah dalam menjaga pasokan kebutuhan pokok sekaligus mengendalikan harga di pasaran agar tetap terjangkau bagi masyarakat.
"Dengan adanya operasi pasar murah ini, kami ingin menjaga dan memastikan ketersediaan bahan pokok, kelancaran distribusi dan kestabilan harga di masyarakat dalam memenuhi kebutuhan," katanya.
Ia juga mengimbau masyarakat yang ingin berbelanja agar datang sesuai jadwal yang telah ditetapkan dan tetap menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung.
"Akan digelar pukul 09.00 WIB. Kita harapkan masyarakat dapat mengantre dengan tertib. Dan kami mengimbau agar membawa kantong belanja dari rumah, untuk mengurangi penggunaan kantong plastik," pungkasnya.
Sementara itu, Direktur PT Riau Pangan Bertuah, Ade Putra Daulay, mengungkapkan bahwa pelaksanaan operasi pasar murah di Rohul merupakan tindak lanjut dari permintaan Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu yang turut memberikan subsidi terhadap sejumlah komoditas pangan.
"Bupati Rohul menyurati BUMD Pangan, agar pekan ini digelar di wilayahnya. Dan Pemkab memberikan subsidi, sehingga masyarakat dapat memperoleh bahan pokok di bawah harga biasanya," katanya.
Dalam operasi pasar murah tersebut, sejumlah kebutuhan pokok dijual dengan harga lebih rendah dibanding harga pasar. Beras CML dijual Rp68 ribu per 5 kilogram, beras premium Rp70 ribu per 5 kilogram, gula pasir Rp16 ribu per kilogram, Minyakita Rp14 ribu per liter, minyak goreng premium Rp20 ribu per liter, tepung terigu Rp11 ribu per kilogram, serta telur ayam Rp45 ribu per papan.
Selain itu, komoditas hortikultura seperti bawang putih, bawang merah, cabai merah keriting, dan kentang juga dipasarkan dengan harga yang lebih terjangkau.
"Untuk bawang putih Rp24 ribu per kilogram. Sementara cabai merah kriting, bawang merah, kentang juga akan dijual di bawah harga petani," pungkasnya dikutip dari MCRiau.
Melalui operasi pasar murah ini, Pemprov Riau berharap daya beli masyarakat tetap terjaga sekaligus membantu mengendalikan laju inflasi daerah, terutama menjelang meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap bahan pokok.