Otomotif
BREAKING NEWS :
Seleksi CPNS 2027, Pemerintah Pusat Diharapkan Beri Afirmasi Usia Guru PPPK Penuh Waktu
 


DPR Soroti Rencana Impor Pick Up untuk KDKMP, Dinilai Berdampak ke Industri Otomotif Nasional
Sabtu, 21 Februari 2026 - 07:30:00 WIB
Mahindra Scorpio Pikap.
Mahindra Scorpio Pikap.

JAKARTA - Rencana impor kendaraan pikap oleh PT Agrinas Pangan Nusantara untuk mendukung operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dinilai berpotensi memengaruhi struktur industri otomotif nasional. Pasalnya, sejumlah pabrikan telah memproduksi kendaraan niaga sejenis di dalam negeri.

Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Evita Nursanty menyoroti kontrak pengadaan kendaraan senilai Rp24,66 triliun yang mencakup total 105.000 unit dari dua produsen otomotif asal India. Rinciannya, 35.000 unit Scorpio Pick-Up dipasok Mahindra, sementara 70.000 unit lainnya berasal dari Tata Motors yang terdiri atas 35.000 unit Yodha Pick-Up dan 35.000 unit Ultra T.7 Light Truck.

Menurut Evita, proyek berskala besar tersebut tidak hanya berdampak pada distribusi pangan di tingkat desa, tetapi juga berimplikasi strategis terhadap arah kebijakan industri nasional.

Ia menjelaskan, Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) memiliki 61 anggota dengan kapasitas produksi kendaraan roda empat mencapai 2,5 juta unit per tahun. Untuk segmen kendaraan komersial kelas menengah ke bawah, sejumlah anggota telah memproduksi kendaraan pikap dengan total kapasitas lebih dari 400.000 unit per tahun, yang hingga kini belum termanfaatkan secara optimal.

Kendaraan produksi dalam negeri tersebut umumnya berpenggerak 4x2 dengan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) di atas 40 persen. Selain itu, dukungan jaringan layanan purna jual dinilai telah menjangkau berbagai wilayah di Indonesia. Gaikindo juga menyebutkan kendaraan berpenggerak 4x4 dapat diproduksi di dalam negeri, meskipun memerlukan waktu persiapan.

Evita menekankan pentingnya transparansi serta rasionalisasi spesifikasi teknis, terutama jika pengadaan diarahkan pada kendaraan berpenggerak empat roda. Menurutnya, tidak semua wilayah desa membutuhkan kendaraan 4x4 karena sebagian besar distribusi logistik masih dapat dilayani kendaraan 4x2 produksi domestik.

Ia menambahkan, penggunaan kendaraan 4x4 juga memiliki biaya pengadaan dan operasional lebih tinggi dibandingkan 4x2, sehingga keputusan spesifikasi harus mempertimbangkan efisiensi anggaran serta keberlanjutan operasional koperasi.

Kebijakan penggunaan produk dalam negeri, lanjutnya, telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2014 dan Peraturan Presiden Nomor 46 Tahun 2025 yang mewajibkan kementerian/lembaga memprioritaskan produk dengan TKDN minimal 25 persen atau kombinasi TKDN dan bobot manfaat perusahaan minimal 40 persen. Impor hanya dapat dilakukan jika produk dalam negeri tidak tersedia atau volumenya tidak mencukupi.

Evita menegaskan bahwa alasan ketidaktersediaan produk domestik harus dijelaskan secara objektif dan tidak boleh dipengaruhi spesifikasi teknis yang justru menyingkirkan produk dalam negeri.

Ia menutup dengan menekankan bahwa penguatan industri nasional merupakan bagian dari strategi industrialisasi yang konsisten disampaikan Presiden Prabowo Subianto, sehingga proyek pengadaan berskala besar seharusnya menjadi momentum untuk memperkuat manufaktur domestik dan mendorong substitusi impor.

Sumber: Detik


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Ketua DPW Aliansi Merah Putih, Eko Wibowo (foto/ist)Seleksi CPNS 2027, Pemerintah Pusat Diharapkan Beri Afirmasi Usia Guru PPPK Penuh Waktu
Ist.BKawan BRK Syariah Dekatkan Layanan Keuangan ke Masyarakat Kepulauan Karimun
Tersangka SS saat diamankan di Mapolres Pelalawan.(foto: andi/halloriau.com)Diduga 4 Kali Cabuli Bocah, Seorang Karyawan di Pangkalan Kuras Dibui
Wakil Bupati Pelalawan, Husni Thamrin meninjau kesiapan personel Satlantas Polres Pelalawan.(foto: andi/halloriau.com)Bukan Sekadar Tilang, Ini Fokus Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 di Pelalawan
Tim FP GCN RPP melakukan pelatihan cara penggunaan dan jenis-jenis APAR serta pembuatan jalur evakuasi darurat kepada Tenaga Pengajar dan Peserta Didik SDN 02 Desa Kudap.GCN Latih Guru SDN 02 Kudap Gunakan APAR untuk Antisipasi Kebakaran
  Skuad PSPS Pekanbaru.(foto: mcr)PSPS Pekanbaru Gugat Denda Rp20 Juta dari PSSI, Ini Alasan Keberatannya
Marc Marquez.(foto: int)Marc Marquez Unggul 10 Poin, Tardozzi Ingatkan Ancaman Martin dan Bezzecchi
Wakil Ketua DPRD Pekanbaru, Tengku Azwendi Fajri.(foto: int)Jalan Rusak dan Banjir Prioritas APBD Pekanbaru 2027, Ini Program Lain yang Disiapkan
Sebaran titik panas di Sumatera sore ini.(foto: infografis/halloriau.com)Hujan Seharian, Riau Nihil Hotspot! BMKG Catat 108 Titik Panas di Sumatera Sore Ini
Honda Bikers Day 2026 di Ambarawa diikuti 32.214 bikers dari seluruh Indonesia. 32.214 Bikers Honda Satukan Semangat Persaudaraan dalam Honda Bikers Day 2026
Komentar Anda :

 
 
 

Suzuki.
Emisi Gas Buang Suzuki
Perawatan AC Suzuki Tips Menghemat Bahan Bakar (BBM) Saat Mengemudi Tips Mengemudi Hemat BBM ala Suzuki tanpa Modifikasi
 
 
 
MobiL
Peletakan Batu Pertama Dealer KIA HSH Pekanbaru
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved