BAGANSIAPIAPI - Sebanyak 128 tim dari berbagai kecamatan di Kabupaten Rohil meramaikan Open Turnamen Domino Orado (101) yang digelar Kodim 0321 Rohil dalam rangka memperingati HUT ke-81 TNI.
Kompetisi tersebut sekaligus menjadi ajang adu strategi sekaligus memperkuat interaksi antara TNI, Polri dan masyarakat.
Turnamen yang memperebutkan Piala Panglima TNI itu berlangsung di Aula Tuanku Tambusai, Makodim 0321 Rohil, Bagansiapiapi, Minggu (27/8/2026).
Jumlah peserta yang mencapai 128 tim menjadi salah satu indikator tingginya minat masyarakat terhadap olahraga domino.
Peserta tidak hanya berasal dari kalangan orangtua, tetapi juga melibatkan generasi muda.
Ketua Panitia, Rido, mengatakan jumlah peserta bahkan melampaui target awal yang ditetapkan penyelenggara. Panitia sebelumnya hanya menargetkan 64 tim.
"Alhamdulillah, antusias masyarakat terhadap pertandingan domino sangat tinggi. Mulai dari orangtua hingga anak muda ikut berpartisipasi," ujar Rido.
Besarnya partisipasi tersebut membuat turnamen tidak sekadar menjadi kegiatan hiburan dalam rangkaian HUT TNI.
Kompetisi juga menjadi ruang pertemuan lintas generasi dan antarkomunitas masyarakat di Rohil.
Dari sisi pertandingan, panitia menerapkan sistem gugur sejak babak penyisihan dengan format satu set. Sementara babak semifinal dimainkan dalam dua set dengan sistem gugur.
Format tersebut membuat setiap pasangan dituntut mampu menjaga konsistensi permainan karena kesalahan strategi dapat langsung mengakhiri langkah mereka di turnamen.
Komandan Kodim 0321 Rohil, Letkol Inf M Ricky Prawiratama Putra Prima Abdul Gafur Akbar SHub Int mengatakan, kegiatan tersebut diarahkan untuk membangun kedekatan antara institusi TNI dengan masyarakat.
"Implementasi dari turnamen ini kita harapkan terjalin silaturahmi yang baik, kemanunggalan dan sinergitas antara TNI, Polri, dan masyarakat semakin kuat," katanya.
Menurutnya, turnamen tersebut juga memiliki tujuan lain, yakni membuka peluang munculnya pemain-pemain domino potensial dari Rohil yang dapat dikembangkan hingga tingkat provinsi dan nasional.
Kodim Rohil juga mencoba membangun perspektif baru terhadap permainan domino. Permainan yang selama ini kerap dipandang hanya sebagai aktivitas rekreasi tersebut ingin diarahkan menjadi olahraga yang memiliki unsur kompetisi dan prestasi.
"Domino bukan hanya hiburan semata, tetapi olahraga yang memerlukan kecerdasan, strategi, dan taktik. Bahkan bisa menghasilkan prestasi," tegas Letkol Ricky.
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa turnamen tidak hanya berorientasi pada perebutan hadiah.
Penyelenggara juga berupaya menempatkan kemampuan berpikir, strategi dan taktik sebagai bagian penting dalam permainan.
Setelah melalui rangkaian pertandingan, pasangan Wama Ramadhan dan Zulmizan Asdi keluar sebagai juara pertama Turnamen Domino Orado 101 Piala Panglima TNI di Makodim Rohil.
Posisi kedua ditempati Budiman dan M Solihin. Sementara Zulfikar dan Ramli meraih juara ketiga. Adapun posisi juara IV diraih pasangan Teguh dan Mian Jualan.
Untuk juara pertama, panitia memberikan uang pembinaan Rp4 juta, piala dan sertifikat. Juara kedua memperoleh Rp3 juta, piala dan sertifikat.
Juara ketiga mendapatkan uang pembinaan Rp2 juta, piala dan sertifikat. Sementara juara IV memperoleh uang pembinaan Rp1 juta dan sertifikat.
Dengan melibatkan 128 tim, Turnamen Domino Orado 101 menjadi salah satu kegiatan HUT ke-81 TNI di Rohil yang mengandalkan partisipasi langsung masyarakat.
Selain kompetisi, kegiatan tersebut menjadi sarana mempertemukan masyarakat dari berbagai kelompok dalam suasana sportivitas dan kebersamaan.