JAKARTA – Marc Marquez keluar sebagai pemenang MotoGP San Marino 2026 setelah melewati balapan penuh perubahan posisi di Sirkuit Misano, Minggu (13/9/2026) malam WIB.
Kemenangan tersebut tidak diraih dengan mudah. Marc sempat kehilangan posisi terdepan dari Jorge Martin, sebelum kembali mengambil alih kendali balapan. Bahkan menjelang finis, Alex Marquez memangkas jarak hingga hanya sekitar 0,3 detik.
Namun, Marc mampu menjaga konsistensi hingga bendera finis dikibarkan. Rider Ducati itu mengakhiri 27 lap sebagai pemenang, diikuti Alex Marquez dan Pedro Acosta.
Drama balapan sudah terjadi sejak lap pembuka. Marco Bezzecchi yang memulai balapan dari pole position langsung berusaha mempertahankan keunggulan atas Marc Marquez.
Bezzecchi sempat menutup celah dari Marc menuju tikungan pertama. Akan tetapi, keunggulan tersebut tidak bertahan lama.
Memasuki Tikungan 13, Bezzecchi mengalami lowside. Motornya kehilangan grip dan ia terlempar ke area gravel.
Insiden tersebut sekaligus mengubah peta persaingan di barisan depan. Marc pun otomatis naik ke posisi terdepan.
Jorge Martin kemudian mengambil posisi kedua, sementara Pedro Acosta perlahan masuk ke persaingan podium.
Pada lap ketiga, Acosta sudah berada di posisi ketiga sebelum Alex Marquez kembali mengambil tempat tersebut.
Pertarungan semakin menarik ketika Jorge Martin berhasil mendekati Marc.
Pada lap ketujuh, Martin melakukan manuver dari sisi dalam Tikungan 4 dan sukses melewati Marc Marquez. Pergantian posisi tersebut membuat balapan semakin terbuka.
Tidak lama setelah itu, tiga pembalap terdepan, Martin, Marc, dan Alex Marquez berada dalam jarak kurang dari satu detik.
Memasuki lap ke-12, Marc Marquez kembali menyerang. Ia berhasil menyalip Martin di Tikungan 6 dan merebut kembali posisi pertama.
Dua lap kemudian, Alex Marquez melakukan manuver serupa. Adik Marc tersebut menyalip Martin di Tikungan 6 untuk naik ke posisi kedua.
Sejak saat itu, balapan berubah menjadi duel antarsaudara Marquez.
Marc mulai menciptakan jarak sekitar satu detik pada lap ke-15. Namun, keunggulan tersebut tidak sepenuhnya aman.
Di belakangnya, Martin justru kehilangan posisi. Pedro Acosta berhasil menyalipnya di Tikungan 8 pada lap ke-16. Martin kemudian kembali kehilangan posisi setelah Fermin Aldeguer ikut melewatinya.
Memasuki lap ke-20, Alex Marquez masih menjadi ancaman terbesar bagi Marc.
Alex bahkan sempat mengalami momen nyaris kehilangan kendali ketika keluar dari tikungan. Meski demikian, ia berhasil menyelamatkan motornya dan tetap berada dalam posisi mengejar.
Jarak kemudian kembali terpangkas menjadi 0,624 detik.
Tekanan Alex semakin besar memasuki tiga lap terakhir. Selisih keduanya bahkan menyusut hingga sekitar 0,3 detik.
Marc berada dalam situasi yang tidak sepenuhnya aman karena sedikit kesalahan saja dapat membuat kemenangan berpindah tangan.
Namun, pengalaman dan kontrol Marc mampu menjaga keunggulan hingga akhir.
Marc Marquez akhirnya melewati garis finis sebagai juara MotoGP San Marino 2026. Alex Marquez harus puas di posisi kedua, sedangkan Pedro Acosta melengkapi podium.
Hasil ini sekaligus menegaskan bahwa kemenangan Marc di Misano bukan sekadar hasil dari kecepatan sejak awal balapan.
Ia harus melewati crash Bezzecchi, kehilangan posisi dari Martin, merebut kembali posisi pertama, hingga menahan tekanan Alex Marquez pada fase akhir lomba.