PEKANBARU - Mengabaikan tradisi seremoni pramusim, PSPS Pekanbaru memilih langkah pragmatis dengan meniadakan agenda launching tim resmi menjelang bergulirnya Liga 2 Indonesia musim 2026/2027.
Skuad Askar Bertuah memilih memusatkan 100 persen energi dan konsentrasi untuk misi mencuri poin di markas PSIS Semarang pada laga pembuka yang berlangsung di Stadion Jatidiri, Jumat (11/9/2026) pukul 19.00 WIB.
Manajemen menilai kemegahan seremoni tidak menjadi jaminan raihan poin di lapangan.
Dibanding menguras daya untuk acara formal, klub kebanggaan masyarakat Riau ini memilih mematangkan 29 pemain yang telah merampungkan seluruh tahapan pemusatan latihan (training center).
Sebagai gantinya, perkenalan tim hanya dikemas melalui jamuan makan malam (welcome dinner) secara internal dan sederhana.
CEO PSPS Pekanbaru, Edward Riansyah menegaskan, kesiapan teknis dan mental bertanding jauh lebih mendesak daripada sekadar parade skuad di hadapan publik.
"Untuk launching tim sendiri tidak ada, karena kan sudah menjalani TC semua. Paling nanti kita ada welcome dinner, semacam perkenalan tim saja," ungkap Edward, Rabu (9/9/2026).
Edward memastikan bahwa absennya seremoni bukan cerminan minimnya persiapan. Sebaliknya, 29 nama yang telah dikantongi pelatih dinyatakan siap tempur secara taktis maupun fisik.
"Persiapan tim sudah bisa dikatakan 100 persen. Kita memiliki 29 pemain," tambahnya.
Ujian nyata dari keputusan pragmatis ini akan berlangsung di Semarang.
Bertandang ke markas PSIS di bawah tekanan ribuan suporter tuan rumah menuntut tingkat kedisiplinan tinggi dari para pemain Askar Bertuah.
Manajemen menyadari bahwa teror mental di Stadion Jatidiri hanya bisa diredam dengan kondisi fisik pemain yang prima.
"Kita berharap pemain fit dan tidak ada yang mengalami cedera. Pertandingan di sana, kita berharap nanti kita bisa curi poin di kandang PSIS," pungkasnya.