PELALAWAN - PT Capella Dinamik Nusantara (PT CDN) Main Dealer Honda wilayah Riau konsisten mengajak generasi muda untuk berperan aktif menjadi bagian dari generasi #Cari_Aman. Edukasi Safety Riding diadakan untuk siswa SMKN 2 Ukui dengan 71 peserta pada Selasa (18/7/2023).
Arif Rahman Hakim selaku Instruktur Safety Riding PT CDN wilayah Riau menyampaikan konsentrasi saat berkendara dengan sepeda motor tidak hanya diperlukan untuk pengendaranya saja. Namun penumpang juga perlu konsentrasi.
Tujuannya saat penumpang konsentrasi dengan lingkungan sekitar, maka akan jauh lebih sadar dalam menjaga keseimbangan saat sepeda motor bermanuver dan memiliki reflek tubuh yang baik. Contoh perilaku penumpang yang dapat menurunkan konsentrasi adalah bermain ponsel, mengobrol, bercanda yang dapat meningkatkan potensi bahaya untuk dirinya sendiri dan penumpang.
“Terima kasih Honda sudah memberikan ilmu aman berkendara kepada kami sebagai bekal kami nantinya di masa mendatang. Saya sangat terkesan dengan materi yang disampaikan terutama saat sesi role play postur berkendara. Ternyata behel motor fungsinya bukanlah untuk pegangan untuk penumpang, melainkan untuk membantu kita memposisikan motor ke standar dua," sebut Revan salah satu peserta dari SMAN 2 Ukui.
"Selain itu Fungsi helm bukanlah untuk mencegah dari kecelakaan melainkan untuk mengurangi efek negatif benturan saat kecelakaan, memberikan kenyamanan serta rasa aman saat berkendara dan tentunya menambah penampilan pengendara," sambungnya.
Jonny Winata selaku Sales Dept Head PT Capella Dinamik Nusantara mengatakan, bahwa kecelakaan di Indonesia masih didominasi pengendara sepeda motor. Dengan penyebab utama adalah faktor pengendara.
PT Capella Dinamik Nusantara (PT CDN) selaku Main Dealer Honda wilayah Riau akan konsisten mengajak masyarakat untuk menjadi bagian dari pelopor keselamatan berkendara. Melalui program edukasi untuk pelajar, program training untuk masyarakat dan campaign keselamatan berkendara baik secara kegiatan offline maupun media online.
"Mari bersama sama ciptakan budaya keselamatan berkendara dimulai dari diri sendiri dengan menjadikan budaya #Cari_Aman sebagai kebiasaan baik untuk aman berlalu lintas," ujarnya. (rilis)