KUANSING – Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) menggandeng dunia usaha untuk mendukung penyelenggaraan Festival Pacu Jalur 2026. Langkah tersebut diambil menyusul keterbatasan anggaran daerah yang belum mampu menutupi seluruh kebutuhan pelaksanaan agenda budaya tahunan tersebut.
Total kebutuhan anggaran Festival Pacu Jalur 2026 diperkirakan mencapai Rp6,7 miliar, sementara dana yang tersedia dalam APBD 2026 baru sekitar Rp1,2 miliar.
Menghadapi kondisi tersebut, Pemkab Kuansing mengundang sekitar 15 perusahaan yang beroperasi di wilayah tersebut dalam rapat ekspose persiapan Festival Pacu Jalur 2026 di Ruang Multimedia Kantor Bupati Kuansing, Jumat (24/7/2026).
Rapat dipimpin langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kuansing, Muklisin, didampingi Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Muradi, Asisten I Fahdiansyah, Asisten II Napisman, Asisten III Azhar, sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD), serta Ketua Panitia Festival Pacu Jalur 2026, Andi Cahyadi.
Dalam pertemuan tersebut, sejumlah perusahaan menyatakan komitmennya mendukung penyelenggaraan festival yang tahun ini mengusung tema "Budaya Lestari, Ekonomi Berseri."
Muklisin mengatakan tema tersebut mencerminkan harapan agar Festival Pacu Jalur tidak hanya menjadi ajang pelestarian budaya, tetapi juga mampu menggerakkan roda perekonomian masyarakat.
Menurutnya, kehadiran ribuan pengunjung selama festival akan memberikan dampak positif bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), sektor perhotelan, kuliner, transportasi, hingga berbagai jasa lokal lainnya.
"Tema tersebut bukan sekadar slogan. Festival Pacu Jalur diharapkan menjadi panggung pelestarian tradisi sekaligus mesin penggerak ekonomi masyarakat. Ketika ribuan orang datang ke Kuansing, sektor UMKM, penginapan, kuliner, transportasi hingga jasa lokal ikut bergerak," ujar Muklisin.
Meski demikian, ia mengakui kemampuan keuangan daerah masih terbatas sehingga pemerintah tidak dapat menanggung seluruh kebutuhan penyelenggaraan festival secara mandiri.
Karena itu, pemerintah mengajak perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Kuansing untuk berpartisipasi melalui dukungan terhadap pelaksanaan Festival Pacu Jalur 2026.
"Karena keterbatasan anggaran, kami mengajak seluruh pihak, khususnya perusahaan yang beroperasi di Kuantan Singingi, untuk bersama-sama membantu dan meringankan beban pemerintah daerah demi suksesnya Festival Pacu Jalur tahun ini," katanya.
Muklisin menilai perusahaan yang menjalankan aktivitas usaha di Kuansing juga memiliki tanggung jawab sosial untuk ikut berkontribusi terhadap pembangunan daerah, termasuk mendukung agenda budaya yang telah menjadi identitas masyarakat.
Ia berharap seluruh perusahaan menunjukkan komitmen nyata agar Festival Pacu Jalur 2026 dapat terselenggara dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
"Festival Pacu Jalur adalah kebanggaan bersama. Kami berharap seluruh perusahaan memiliki komitmen nyata untuk mendukung kesuksesan kegiatan ini," tutupnya.