www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Hotspot Riau Sore ini Turun Jadi 67 Titik, Tapi Inhu Masih Dominan
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Waspada DBD di Inhu, Kasus Melonjak Lebih dari 7 Kali Lipat dalam Sebulan
Kamis, 17 September 2026 - 16:01:37 WIB
Ilustrasi kasus DBD di Inhu melonjak tajam (foto/int)
Ilustrasi kasus DBD di Inhu melonjak tajam (foto/int)

INHU — Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) tengah menghadapi persoalan kesehatan yang cukup serius. Di tengah kabut asap yang melanda dan meningkatnya kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) juga mengalami lonjakan tajam.

Data Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Inhu mencatat sebanyak 235 kasus DBD terjadi sepanjang Agustus 2026. Angka tersebut meningkat drastis dibandingkan Juli 2026 yang hanya mencatat 31 kasus.

Lonjakan kasus tersebut juga menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan periode yang sama pada 2025 lalu.

Dari data Dinkes Inhu, kasus DBD paling banyak ditemukan di empat wilayah kerja puskesmas. Keempatnya yakni Puskesmas Sipayung di Kecamatan Rengat, Puskesmas Pangkalan Kasai di Kecamatan Seberida, Puskesmas Kambesko di Kecamatan Rengat, serta Puskesmas Pekan Heran di Kecamatan Rengat Barat.

Puskesmas Sipayung mencatat kasus terbanyak dengan 66 kasus. Selanjutnya Puskesmas Pangkalan Kasai sebanyak 45 kasus, Puskesmas Kambesko 28 kasus, dan Puskesmas Pekan Heran sebanyak 25 kasus.

Plt Kepala Dinkes Inhu, Indrawansyah, menerangkan bahwa DBD merupakan penyakit yang berkaitan erat dengan perilaku manusia dan kondisi lingkungan.

Menghadapi lonjakan kasus tersebut, Dinkes Inhu telah melakukan sejumlah langkah untuk menekan penyebaran DBD, mulai dari penyelidikan epidemiologi hingga pemberantasan tempat perkembangbiakan nyamuk.

"Kita sudah melakukan langkah-langkah, diantaranya melakukan penyelidikan epidemiologi kasus, untuk memastikan mata rantai penularan, memastikan keadaan lingkungan dan status pasien tempt perindukan nyamuk dewasa," ujarnya.

Selain melakukan penyelidikan epidemiologi, Dinkes Inhu juga melakukan pengobatan serta pemantauan terhadap kondisi pasien.

Upaya pemberantasan nyamuk juga dilakukan melalui fogging dan pemberian bubuk abate guna memutus mata rantai hidup nyamuk penyebab DBD.

Dinkes Inhu turut berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk menggelar gotong royong membersihkan lingkungan. Langkah tersebut dibarengi dengan penyuluhan dan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.

Indrawansyah mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan dan melakukan pencegahan secara mandiri di lingkungan masing-masing.

"DBD bisa dicegah dengan prilaku 3M plus, yakni menguras, menutup, mendaur ulang dan menggunakan lotion anti nyamuk kelambu," tuturnya.

Sumber: Tribunpekanbaru


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Titik panas di Riau menurun sore ini, Inhu masih dominan.(ilustrasi/AI/halloriau.com)Hotspot Riau Sore ini Turun Jadi 67 Titik, Tapi Inhu Masih Dominan
Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai bantu padamkan kebakaran Gedung Kelas MAN 1 Dumai (foto/ist)

Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Bergerak Cepat Bantu Padamkan Kebakaran MAN 1 Dumai
Antrean solar di SPBU jadi biang kemacetan di Kota Pekanbaru.(ilustrasi/AI/halloriau.com)Antrean Solar Biang Macet di Pekanbaru, DPRD Riau Minta Pemerintah Cek Distribusi BBM Pertamina
Ilustrasi remaja 14 tahun bacok tukang ojek di Bengkalis (foto/detiksumut)Kesal Tarif Dinaikkan Sepihak, Pelajar Bacok Tukang Ojek di Bengkalis
Ketua Komisariat Hima Persis PNP PSDKU Pelalawan, Muhammad Farma Chaniago (foto/Andy)HIMA Persis PNP PSDKU Pelalawan Dukung Pengawasan Ketat Distribusi BBM Subsidi
  Agung Toyota Riau hadirkan Toyota Space.Toyota Space Kembali Hadir di Pekanbaru, Ada Test Drive hingga Program Trade In
Mentan, Amran saat berkunjung ke Riau.(foto: angga/halloriau.com)Bukan Sekadar Harga Tinggi, Mentan Minta Tata Niaga TBS Sawit Riau Dikawal Ketat
Ilustrasi kasus DBD di Inhu melonjak tajam (foto/int)Waspada DBD di Inhu, Kasus Melonjak Lebih dari 7 Kali Lipat dalam Sebulan
Mentan Amran minta harga TBS sawit Riau dijaga.(foto: mimi/halloriau.com)Peringatan Keras Mentan Amran: Harga TBS Sawit Riau Tak Boleh di Bawah Rp3.000!
Dampingi Mentan Amran, SF Hariyanto Pastikan Bantuan Beras untuk Warga Pekanbaru Tersalurkan
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Pengumuman dan Penyerahan Penghargaan LKJ Raja Ali Kelana 2026
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved