INDRAGIRI HULU – Program Pelibatan dan Pengembangan Masyarakat (PPM) Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) PT EMP Energi Riau membuka akses pendidikan yang lebih layak bagi 28 anak di Desa Talang Sungai Limau, Kecamatan Rakit Kulim, Kabupaten Indragiri Hulu, melalui pembangunan gedung Kelas Jauh SMP Negeri 4 Sungai Limau.
Sebelumnya, para siswa harus menempuh perjalanan sekitar 10 kilometer menuju sekolah induk, SMP Negeri 4 Rakit Kulim di Desa Talang Suka Maju. Kondisi ruang belajar yang tersedia di desa pun sangat memprihatinkan. Proses belajar mengajar hanya berlangsung di satu ruang kelas sederhana berdinding kulit kayu dan beralaskan tanah. Ruang belajar juga kerap dimasuki hewan ternak sehingga mengganggu kegiatan belajar mengajar.
Melalui Program PPM, PT EMP Energi Riau membangun gedung sekolah permanen yang terdiri atas tiga ruang kelas. Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan dapat menghadirkan lingkungan belajar yang lebih aman, nyaman, dan representatif bagi anak-anak masyarakat adat Talang Mamak, sekaligus memperluas akses pendidikan tingkat menengah di wilayah pedalaman.
Area Manager PT EMP Energi Riau, Jony Ridas, mengatakan pembangunan fasilitas pendidikan merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di sekitar wilayah operasi.
"Pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang akan menentukan masa depan masyarakat. Karena itu, kami ingin memastikan fasilitas yang telah dibangun benar-benar memberikan manfaat bagi anak-anak untuk belajar dengan lebih aman, nyaman, dan bermartabat," ujar Jony.
Kepala Desa Talang Sungai Limau, Gerno, turut mengapresiasi dukungan PT EMP Energi Riau melalui Program PPM yang telah menghadirkan fasilitas pendidikan yang lebih layak bagi masyarakat desanya. Menurutnya, gedung sekolah permanen menjadi harapan baru untuk mempersiapkan generasi muda yang lebih baik.
Sementara itu, guru Kelas Jauh SMP Negeri 4 Sungai Limau, Imelda, mengaku bersyukur atas pembangunan gedung sekolah permanen tersebut. Menurutnya, fasilitas baru telah meningkatkan semangat belajar para siswa.
Sebagai bagian dari pengawasan pelaksanaan Program PPM di wilayah kerja kontraktor kontrak kerja sama (KKKS), SKK Migas bersama PT EMP Energi Riau melaksanakan monitoring dan evaluasi terhadap pemanfaatan gedung sekolah tersebut pada Kamis (25/6/2026).
Kepala Departemen Formalitas dan Komunikasi SKK Migas Perwakilan Sumbagut, Yanin Kholison, mengatakan monitoring dilakukan untuk memastikan program PPM yang dijalankan KKKS memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat.
"SKK Migas berharap program PPM ini terus memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat serta mendapat dukungan masyarakat sehingga kegiatan operasi hulu migas dapat berjalan dengan baik dan harmonis," ujarnya.
Hasil monitoring menunjukkan bangunan sekolah berada dalam kondisi baik dan layak digunakan. Tim juga mencatat beberapa penyempurnaan yang masih diperlukan, antara lain pemasangan teralis jendela dan penyediaan jaringan listrik agar kegiatan belajar mengajar dapat berlangsung lebih optimal.
Monitoring tersebut diikuti Analis Senior Pengembangan Masyarakat SKK Migas Herfan F. Pandeirot, Analis Formalitas dan Komunikasi SKK Migas Perwakilan Sumbagut Vallerina, Area Manager PT EMP Energi Riau Jony Ridas, serta Kepala Desa Talang Sungai Limau Gerno.(*)