TELUK KUANTAN - Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) benar-benar mencuri perhatian dalam pergelaran Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Provinsi Riau ke-44 yang berlangsung megah di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing). Kehadiran kontingen Inhu tidak hanya sekadar berpartisipasi, melainkan tampil mendominasi dengan memboyong rombongan besar berkekuatan 1.300 orang peserta.
Langkah awal perjuangan Inhu dimulai saat Wakil Bupati Inhu, Hendrizal, melepas 108 orang kontingen inti yang terdiri dari 72 peserta, 6 pendamping, serta 30 pelatih dan official di depan Kantor Bupati Inhu. Dalam momen pelepasan tersebut, Hendrizal membakar semangat para peserta dengan target yang jelas.

“Dilihat dari semangat dan penampilan dalam pawai pembukaan, kita berada di urutan keempat. Maka target kita minimal adalah meraih juara keempat. Segala upaya telah dilakukan selama 4 bulan penuh melalui bimbingan dan latihan yang intensif. Semoga keberhasilan dan kemenangan berpihak kepada Kabupaten Indragiri Hulu,” ujarnya.
Ia juga berpesan agar seluruh rombongan menjaga integritas daerah selama berkompetisi. “Jangan sampai terjadi hal-hal yang tidak diinginkan selama berada di Kuantan Singingi. Tetap jaga sikap, disiplin, dan kebersamaan. Selamat sampai tujuan dan semoga perjalanan berjalan lancar tanpa halangan,” tambahnya.
Sebelum mengakhiri sambutan, Hendrizal secara resmi membuka perjalanan kafilah dengan doa. "Dengan Mengucapkan Bismilah Saya lepas keberangkatan kafilah kabupaten Indragiri Hulu dalam rangka mengikuti MTQ ke 44 Tingkat Provinsi Riau di kabupaten Kuantan Singingi secara resmi di mulai," tutup Wabup Inhu.

Komitmen penuh ini dibuktikan dengan kehadiran jajaran pimpinan tertinggi daerah yang memimpin langsung barisan kafilah di lokasi acara, mulai dari Bupati Inhu Ade Agus Hartanto, Wakil Bupati Hendrizal, hingga Sekretaris Daerah Zulfahmi Adrian. Kehadiran mereka di garis depan mendapat apresiasi hangat dari panggung utama yang dihadiri oleh Menteri Agama RI Prof. Dr. Nazaruddin Umar dan Pj. Gubernur Riau SF Harianto.
Sepanjang rute Pawai Ta’aruf, Kafilah Inhu sukses menghidupkan suasana religius yang meriah melalui atraksi kesenian gambus memikat dari YPAIR Annajah Rengat. Keunikan lain yang menjadi sorotan adalah stan pameran milik Inhu yang menjadi satu-satunya stan dengan atap rumbia, mengusung konsep budaya Rumah Suku Adat Talang Mamak sebagai wujud pelestarian kearifan lokal. Di sela-sela pawai, Bupati Ade Agus Hartanto juga menyerahkan cendera hati khusus kepada Menteri Agama RI sebagai bentuk penghormatan.
Partisipasi total Kafilah Inhu ini sekaligus menjadi dukungan nyata terhadap tema yang diusung oleh Bupati Kuansing Suhardiman Amby, yaitu "Siang Bapacu, Malam Mengaji". Filosofi yang menyelaraskan semangat kompetisi dengan tradisi lokal Pacu Jalur ini dipertegas oleh Suhardiman dalam sambutannya.
"Tema ini membangun semangat dan sportifitas yang selaras dengan filosofi tradisi Pacu Jalur. Kita tidak hanya berkompetisi, tetapi juga membumikan Al-Qur'an di tanah Melayu," ujar Suhardiman Amby. Rangkaian acara MTQ ini dipastikan akan semakin semarak dengan kehadiran Pawai Perahu Baganduang sebanyak 17 perahu serta Festival Pacu Jalur di tepian Narosa. (rls)