www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Paguyuban yang Tergabung di FPK Riau Sukseskan Arak-arakan LAM Riau 
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Narkoba dari Malaysia Jadi Ancaman, Polda Riau Petakan 7 Wilayah Pesisir
Senin, 02 November 2026 - 19:16:36 WIB
7 daerah di Riau masuk peta rawan penyelundupan narkoba.(ilustrasi/gemini AI/halloriau.com)
7 daerah di Riau masuk peta rawan penyelundupan narkoba.(ilustrasi/gemini AI/halloriau.com)

PEKANBARU - Posisi geografis Riau yang berhadapan langsung dengan Selat Malaka menjadi perhatian serius dalam upaya memutus jalur penyelundupan narkotika lintas negara.

Polda Riau kini memetakan titik-titik rawan di tujuh kabupaten/kota pesisir yang diduga berpotensi dimanfaatkan jaringan narkoba untuk memasukkan barang haram dari luar negeri, terutama Malaysia.

Ketujuh wilayah tersebut meliputi Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Kota Dumai, Kabupaten Bengkalis, Kepulauan Meranti, Siak, Pelalawan, dan Indragiri Hilir (Inhil).

Pemetaan ini menjadi langkah awal untuk memperkuat pengawasan jalur laut sekaligus mengidentifikasi celah yang berpotensi dimanfaatkan sindikat narkotika.

Namun, efektivitasnya akan sangat bergantung pada kemampuan aparat mengawal kawasan pesisir yang memiliki jalur perlintasan cukup luas.

Kapolda Riau, Irjen Pol Arman Achdiat mengatakan, identifikasi kawasan rawan diperlukan agar pengawasan dan penindakan tidak dilakukan secara sporadis, melainkan berdasarkan pemetaan risiko.

“Kami sudah melakukan pemetaan terhadap titik-titik rawan yang berpotensi menjadi jalur masuk dan penyelundupan narkoba, khususnya di sepanjang pesisir timur Sumatera di wilayah Riau," ujar Kapolda, Senin (2/11/2026).

"Langkah ini penting agar pengawasan dan penindakan dapat dilakukan secara lebih terarah,” sambungnya.

Menurutnya, pemetaan tersebut diharapkan dapat mempersempit ruang gerak jaringan narkotika yang memanfaatkan jalur perairan untuk memasukkan barang terlarang ke wilayah Riau.

Untuk memperkuat langkah tersebut, Polda Riau akan meningkatkan koordinasi dengan pemerintah daerah, Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Riau, TNI, Bea Cukai, serta instansi terkait lainnya.

Sinergi antarlembaga diperlukan karena pengawasan perbatasan laut tidak dapat sepenuhnya dibebankan kepada kepolisian.

Pertukaran informasi, patroli terpadu, dan respons cepat terhadap aktivitas mencurigakan menjadi bagian penting dalam menutup celah penyelundupan.

Di sisi lain, Polda Riau juga menempatkan masyarakat sebagai bagian dari upaya pencegahan.

Edukasi bahaya narkoba akan diperluas dengan menyasar pelajar, petani, nelayan, serta warga yang tinggal di kawasan pesisir.

Keterlibatan masyarakat dinilai penting untuk mendeteksi aktivitas mencurigakan sekaligus mencegah lingkungan mereka dimanfaatkan sebagai tempat transit maupun peredaran narkotika.

“Pemberantasan narkoba tidak bisa hanya mengandalkan penegakan hukum. Edukasi dan pencegahan juga harus diperkuat, mulai dari kalangan pelajar, petani, nelayan hingga seluruh lapisan masyarakat," tuturnya.

"Kami ingin masyarakat ikut berperan aktif dalam menjaga lingkungan masing-masing agar tidak menjadi pintu masuk maupun sasaran peredaran narkoba di Riau,” tukasnya.

Sumber: tribunpekanbaru.com


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
ist.Paguyuban yang Tergabung di FPK Riau Sukseskan Arak-arakan LAM Riau 
Sebaran titik panas di Sumatera dan Riau sore ini.(infografis/gemini AI/halloriau.com)196 Hotspot Terdeteksi di Sumatera, Dumai Catat Titik Panas Terbanyak di Riau Sore Ini
Progres Jalan Simpang MTQ Pekanbaru hampir rampung.(foto: tribunpekanbaru.com)Simpang MTQ Pekanbaru Masih Dibenahi, Ini Fasilitas yang Belum Rampung
Unri bidik lulusan siap kerja, sertifikasi kompetensi jadi bekal mahasiswa hadapi dunia industri (foto/int)Perkuat Kualitas Lulusan, UNRI Hadirkan LSP P1 dengan Enam Skema Sertifikasi Profesi
Kapolda Riau, Irjen Pol Arman Achdiat (foto/ist)Kapolda Riau Ultimatum Seluruh Personel yang Terlibat Narkoba: Tidak Ada Ampun!
  DLH Rohil gelar rakor kejar Adipura 2026.(foto: afrizal/halloriau.com)Adipura 2026 Segera Dinilai, DLH Rohil Fokus Benahi 32 Titik Pantau
7 daerah di Riau masuk peta rawan penyelundupan narkoba.(ilustrasi/gemini AI/halloriau.com)Narkoba dari Malaysia Jadi Ancaman, Polda Riau Petakan 7 Wilayah Pesisir
Jalan di Pekanbaru gelap dan rawan kecelakaan.(ilustrasi/int)Warga Rumbai Berulang Kali Keluhkan Jalan Siak II Gelap, DPRD Pekanbaru Segera Panggil Dishub
ist.Perkuat Persatuan di Riau, Bakesbangpol dan FPK Silaturahmi dengan Paguyuban Sumbagsel
Anggota Komisi IV DPRD Pekanbaru, Zulkardi (foto/int)Jalan Siak II Gelap dan Rawan Kecelakaan, Zulkardi Desak Pemasangan PJU hingga Simpang Palas
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Pengumuman dan Penyerahan Penghargaan LKJ Raja Ali Kelana 2026
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved