www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Kelayang hingga Peranap Terpapar Asap, Sekolah di Inhu PJJ 2 Hari
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Polisi Kuansing Bakar Rakit PETI "CEO Perintis" di Sungai Kuantan, Pekerja Kabur
Selasa, 06 Oktober 2026 - 18:57:57 WIB
Polisi bakar rakit PETI di Sungai Kuantan.(foto: mcr)
Polisi bakar rakit PETI di Sungai Kuantan.(foto: mcr)

KUANSING – Aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di aliran Sungai Kuantan, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), kembali ditertibkan aparat kepolisian.

Dalam operasi yang digelar Senin (5/10/2026), satu rakit tambang ilegal bertuliskan "CEO Perintis" ditemukan dan dibakar setelah para pekerjanya melarikan diri.

Penindakan tersebut dilakukan jajaran Polsek Cerenti bersama unsur pemerintah kecamatan.

Operasi menyasar sejumlah titik yang diduga masih digunakan untuk aktivitas PETI di wilayah Kecamatan Cerenti dan Kecamatan Inuman.

Kasubsektor Inuman, Iptu Haripin, memimpin langsung kegiatan tersebut mewakili Kapolsek Cerenti Iptu Debi Setiawan.

Penyisiran dilakukan antara lain di aliran Sungai Kuantan wilayah Desa Pulau Jambu, Kecamatan Cerenti.

Di Kecamatan Inuman, petugas bergerak ke kawasan sungai Desa Bedeng Sikuran serta sekitar SMAN 1 Inuman yang berada di wilayah Desa Pulau Busuk.

Masalahnya bukan hanya soal satu rakit yang dibakar. Operasi tersebut kembali memperlihatkan tantangan penegakan hukum terhadap PETI di sepanjang aliran Sungai Kuantan.

Ketika aparat tiba, sejumlah pekerja memilih meninggalkan lokasi dengan membawa atau menggerakkan rakit mereka sehingga tidak ada pelaku yang berhasil diamankan.

Petugas kemudian hanya dapat mengambil tindakan terhadap satu rakit bertuliskan "CEO Perintis".

Peralatan tersebut dirusak dan dibakar untuk mencegah kembali digunakan dalam kegiatan penambangan ilegal.

Kapolsek Cerenti, Iptu Debi Setiawan mengatakan, penertiban dilakukan setelah pihaknya menerima informasi dari masyarakat mengenai dugaan aktivitas PETI.

“Setiap informasi masyarakat terkait aktivitas PETI akan selalu kami tindak lanjuti dengan pengecekan langsung ke lokasi," ucap Kapolsek.

"Terhadap peralatan PETI yang ditemukan dan jelas tidak memiliki izin, akan dilakukan tindakan pemusnahan sesuai ketentuan agar mesin atau rakit tersebut tidak dapat beroperasi kembali,” tukasnya.

Menurut kepolisian, penindakan PETI tidak hanya berkaitan dengan persoalan keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga menyangkut perlindungan lingkungan di kawasan sungai.

Aktivitas tambang emas ilegal berpotensi mengganggu ekosistem perairan. Karena itu, keberadaan rakit-rakit tambang di Sungai Kuantan menjadi perhatian aparat, terutama ketika kegiatan tersebut berlangsung tanpa izin.

Dalam operasi kali ini, polisi tidak menemukan pelaku yang dapat diamankan maupun barang bukti utuh yang dapat dibawa ke kantor polisi.

Kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri karena penindakan terhadap sarana tambang belum secara langsung berujung pada proses hukum terhadap orang yang menjalankan aktivitas PETI.

Polsek Cerenti memastikan pemantauan akan terus dilakukan di sejumlah titik yang dianggap rawan.

Polisi juga mengajak masyarakat berperan aktif dengan memberikan informasi apabila menemukan aktivitas penambangan emas ilegal.

Masyarakat dapat menyampaikan laporan melalui Layanan Cepat Kepolisian 110, sehingga informasi mengenai dugaan PETI dapat segera ditindaklanjuti petugas.

Sumber: mediacenter.riau.go.id


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Kabut asap selimuti Kabupaten Inhu.(ilustrasi/AI/halloriau.com)Kelayang hingga Peranap Terpapar Asap, Sekolah di Inhu PJJ 2 Hari
Tiga ruas jalan dalam Kota Pekanbaru diperlebar Pemprov Riau.(ilustrasi/AI/halloriau.com)Panam hingga Masjid Raya An-Nur Diperlebar, Harapan Baru untuk Kemacetan di Pekanbaru
Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto dan Walikota Pekanbaru, Agung Nugroho.(foto: mimi/halloriau.com)Pemprov Perlebar 3 Ruas Jalan di Pekanbaru, Wako Agung yakin Beri Dampak Luas
Polisi gandeng warga rawat lingkungan dari tingkat kelurahan.(foto: afrizal/halloriau.com)Polisi Rimba Melintang Gandeng Warga Rawat Lingkungan dari Tingkat Kelurahan
ist.Dorong Ekosistem Halal, UIR Bersiap Jadi Perguruan Tinggi dengan LPH di Riau-Kepri
  Polisi bakar rakit PETI di Sungai Kuantan.(foto: mcr)Polisi Kuansing Bakar Rakit PETI "CEO Perintis" di Sungai Kuantan, Pekerja Kabur
ilustrasi.Cek Sekarang! Ini Link Resmi BSU 2026 dan Cara Mengetahui Status Penerima
DPRD Pekanbaru minta DLHK petakan pohon rawan tumbang.(ilustrasi/AI/halloriau.com)Musim Hujan, DPRD Pekanbaru Desak DLHK Petakan Pohon Rawan Tumbang
Sebaran titik panas di Sumatera dan Riau sore ini.(infografis/AI/halloriau.com)Waspada Hotspot! 8 Titik Panas Muncul di Riau Sore ini, Pekanbaru Ikut Terdeteksi
Geely hadirkan diler ke-51 dengan fasilitas 3S di Pekanbaru (foto/riki)Geely Hadirkan Diler ke-51 dengan Fasilitas 3S dan Charging Station
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Pengumuman dan Penyerahan Penghargaan LKJ Raja Ali Kelana 2026
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved