www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Kepala  Desa Mungkapan Kecamatan Sungai Apit Apresiasi PBPH-HTI Bantu Pemadaman Karhutla di Luar Konsesi
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Niat Usir Gajah Liar, Warga Bengkalis Tewas Kelelahan dan Remaja Kritis
Minggu, 30 Agustus 2026 - 21:02:20 WIB
Warga Bengkalis usir mandiri sekawanan gajah liar berujung fatal.(ilustrasi/AI/halloriau.com)
Warga Bengkalis usir mandiri sekawanan gajah liar berujung fatal.(ilustrasi/AI/halloriau.com)

BENGKALIS - Upaya sekelompok warga di Kabupaten Bengkalis, Riau, untuk mengusir kawanan gajah liar secara mandiri berujung petaka.

Satu warga ditemukan meninggal dunia, sementara seorang remaja mengalami luka robek serius usai terkena tendangan mamalia raksasa tersebut.

Insiden tragis ini terjadi pada Jumat (21/8/2026) di dalam area Suaka Margasatwa Pusat Latihan Gajah (PLG) Sebanga, Kecamatan Pinggir.

Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau segera turun tangan untuk meluruskan fakta di lapangan, terutama terkait penyebab jatuhnya korban jiwa bernama Darwin Sondang Napitu (47).

Otoritas terkait memastikan bahwa Darwin gugur bukan akibat amukan satwa, melainkan kondisi fisik yang menurun drastis saat memandu upaya pengusiran.

"Kematian Darwin bukan akibat serangan gajah, melainkan karena kelelahan. Informasi yang kami dapat, almarhum juga berjaga dan ikut melakukan upaya pengusiran gajah," tegas Kabid Teknis BBKSDA Riau, Ujang Holisudin, Minggu (30/8/2026).

Sementara itu, nasib nahas menimpa remaja berinisial MDS (18). Remaja tersebut dilaporkan berhadapan langsung dengan gajah liar hingga terkena tendangan yang berakibat fatal.

"Korban (MDS) mengalami luka robek pada bagian pinggang dan paha dan telah mendapatkan penanganan medis di rumah sakit," tambah Ujang.

Tim Seksi Konservasi Wilayah III BBKSDA Riau yang diterjunkan ke lokasi menemukan fakta krusial dari hasil penyisiran jejak.

Dua titik lokasi bentrokan yang memakan korban tersebut rupanya murni berada di dalam batas habitat alami satwa.

"Berdasarkan hasil plotting lokasi kejadian, aktivitas gajah liar tersebut berada di dalam kawasan konservasi," jelas Ujang.

Menyikapi tragedi ini, BBKSDA Riau mengeluarkan peringatan keras larangan bagi masyarakat awam untuk melakukan tindakan mitigasi sepihak tanpa pengawasan petugas profesional.

Menghadapi satwa liar membutuhkan prosedur khusus demi menjaga keselamatan nyawa manusia dan kelestarian hewan yang dilindungi.

Pihak BBKSDA berjanji akan terus meningkatkan pemantauan guna mencegah konflik lanjutan, sekaligus meminta masyarakat bersikap proaktif namun tetap berhati-hati.

"Apabila kembali ditemukan keberadaan gajah liar di sekitar permukiman warga, masyarakat diharapkan segera melaporkannya kepada aparat desa atau menghubungi Call Centre BBKSDA Riau agar dapat dilakukan penanganan sesuai prosedur," pungkasnya.

Sumber: mediacenter.riau.go.id


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Proses pamadaman Karhutla.Kepala  Desa Mungkapan Kecamatan Sungai Apit Apresiasi PBPH-HTI Bantu Pemadaman Karhutla di Luar Konsesi
Keluarga Donor Darah (KDD) Riau Kompleks PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) kembali menggelar kegiatan donor darah di Unigraha Hotel, Sabtu (29/8/2026),Sebanyak 1.083 Kantong Darah Terkumpul dalam Donor Darah KDD Riau Kompleks
Ist.Ratusan Pelajar Batam Belajar Langsung Dunia Perbankan Melalui School Goes To Bank BRK Syariah
Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru, Tengku Azwendi Fajri, MM (foto/Mimi)Kontrak PMJ dan Alih Fungsi Plaza The Central Dipersoalkan, TAF Minta Pemko Tegas
Bupati Pelalawan, Zukri melantik pengurus DPD AGPAII Masa Bakti 2025–2027 (foto/Andy)Lantik Pengurus DPD AGPAII, Bupati Pelalawan Tekankan Peran Guru Agama Wujudkan Generasi Emas
  Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto (foto/int)Kabut Asap Berkurang, Plt Gubri Sebut Gotong Royong Jadi Andalan Kendalikan Karhutla
Rapat paripurna masa sidang III tahun 2025/2026 terkait laporan reses minim kehadiran OPD (foto/Mimi)Zainal Geram Paripurna Laporan Reses DPRD Pekanbaru Sepi Kehadiran Kepala OPD
Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Pekanbaru Tekad Indra Pradana Abidin ST, MEng (foto/int)Sekolah di Pekanbaru Kembali Tatap Muka, DPRD Minta Kualitas Udara Dipantau Setiap Hari
Telkomsel dukung PBAK UIN Suska Riau 2026 dan perkuat ekosistem pembelajaran digital (foto/ist)Telkomsel Hadirkan Dukungan Konektivitas Digital di PBAK UIN Suska Riau
Gedung PT Bank Riau Kepri Syariah (Perseroda) atau BRK Syariah.Empat Tahun Konversi, BRK Syariah Perluas Peran di Ekonomi Riau
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Kabut Asap Tebal Sesakkan Dada Warga Pekanbaru
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved