www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Warga Jalan Pesisir Rumbai Pekanbaru Sukarela Bongkar Bangunan Liar Demi Proyek Ini
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Cegah Karhutla, Polisi Dumai Temukan Pondok Narkoba di Kebun Sawit
Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:41:16 WIB
Polisi Dumai temukan gudang narkoba di dalam kebun sawit.(ilustrasi/halloriau.com)
Polisi Dumai temukan gudang narkoba di dalam kebun sawit.(ilustrasi/halloriau.com)

DUMAI - Patroli pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di kawasan perkebunan sawit Kota Dumai justru mengantarkan polisi pada pengungkapan kasus narkotika dalam jumlah besar.

Sebuah pondok berukuran sekitar 3 x 3 meter di Jalan Akasia RT 013, Kelurahan Bukit Kayu Kapur, Kecamatan Bukit Kapur, Dumai, diduga digunakan sebagai tempat penyimpanan berbagai jenis narkotika dan psikotropika.

Dalam pengungkapan yang berlangsung pada Sabtu (22/8/2026) sekitar pukul 16.00 WIB itu, polisi mengamankan seorang pria berinisial WM (36).

Pria yang disebut berprofesi sebagai toke sawit tersebut diduga berperan sebagai kurir.

Kasus tersebut bermula ketika personel Polsek Bukit Kapur melakukan patroli rutin di wilayah perkebunan untuk mencegah Karhutla.

Saat menyisir kawasan Jalan Akasia, petugas menemukan sebuah pondok papan yang tampak tidak biasa.

Bangunan tersebut memiliki terali besi pada pintu dan jendela. Polisi juga mendapati kamera CCTV terpasang di bagian luar pondok.

Kecurigaan petugas semakin menguat setelah melihat sejumlah barang dari celah dinding bangunan.

Polisi kemudian melakukan pemantauan dan berkoordinasi dengan Satresnarkoba Polres Dumai.

Tidak lama kemudian, WM datang ke lokasi setelah mengecek perkebunan sawit miliknya. Polisi langsung mengamankannya dan melakukan penggeledahan terhadap pondok tersebut.

Waka Polres Dumai, Kompol Rahmat Syah mengatakan, informasi dari masyarakat turut menjadi bagian penting dalam pengungkapan kasus tersebut.

"Awalnya kami melakukan patroli Karhutla dan melihat sebuah pondok yang mencurigakan. Ada CCTV dan terkesan tertutup. Dari situ kami melakukan pemantauan dan berkoordinasi dengan Satresnarkoba," kata Rahmat, Rabu (26/8/2026).

Penggeledahan menemukan barang bukti yang diduga narkotika dan psikotropika. Sebagian barang bahkan disembunyikan di bagian atas plafon pondok.

Total barang bukti yang diamankan polisi meliputi 50 paket diduga sabu dengan berat kotor sekitar 2.000 gram atau 2 kilogram.

Kemudian, ada 96,5 butir diduga ekstasi dari berbagai merek, 2 bungkus serbuk diduga ekstasi dengan berat kotor sekitar 70 gram, 132 butir diduga pil Happy Five dengan berat kotor sekitar 47 gram, serta 2 paket diduga ganja kering dengan berat kotor sekitar 4.000 gram.

Polisi juga menyita uang tunai sekitar Rp4,614 juta, tiga timbangan digital, sejumlah plastik klip, satu blok plastik klip, satu unit CCTV, serta dua telepon seluler Android yang diduga digunakan untuk komunikasi.

Jumlah dan ragam barang bukti tersebut membuat polisi masih melakukan pendalaman terhadap kemungkinan adanya jaringan yang lebih besar.

Dari pemeriksaan awal, polisi menyebut WM merupakan residivis perkara narkotika. Hasil pemeriksaan urine juga menunjukkan WM positif methamphetamine.

Sementara itu, pemeriksaan terhadap amphetamine dan tetrahydrocannabinol (THC) menunjukkan hasil negatif.

Rahmat mengatakan, WM diduga tidak bertindak sebagai pemilik utama barang tersebut. Perannya sementara diduga sebagai kurir yang mengambil narkotika lalu menyimpannya di pondok perkebunan.

"Pelaku WM ini menjadi kurir. Dia mengambil barang kemudian menyimpannya di dalam pondok di kebunnya. Saat hendak diserahkan kepada pemiliknya, ternyata tidak bisa dihubungi. Kami masih terus mendalami," ujar Rahmat.

Menurut keterangan polisi, WM memiliki perkebunan sawit sekitar 50 hektare. Pondok yang berada di area perkebunan tersebut diduga menjadi lokasi penyimpanan sebelum barang diserahkan kepada pihak yang disebut sebagai pemilik.

Polisi juga akan mendalami komunikasi melalui telepon seluler yang diamankan serta barang bukti lain untuk mengungkap pola distribusi narkotika tersebut.

WM dan seluruh barang bukti kini diamankan di Mapolres Dumai. Proses pemeriksaan dan penyidikan masih berlangsung.

Penulis: Bambang
Editor: Barkah


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Bangunan liar di Pekanbaru dibongkar sendiri oleh pemiliknya.(ilustrasi/AI/halloriau.com)Warga Jalan Pesisir Rumbai Pekanbaru Sukarela Bongkar Bangunan Liar Demi Proyek Ini
DPRD Riau sentil Pemprov soal aset daerah yang tak bertuan.(ilustrasi/AI/halloriau.com)"Harta Karun" Riau yang Mangkrak: DPRD Ungkap Biang Kerok Defisit APBD 2026
Sekdaprov Riau, Syahrial Abdi.(foto: barkah/halloriau.com)Bukan Cuma Sawit, Ini Sektor Krusial yang Bikin Ekonomi Riau Kuat
BPS Riau sebut NTP pada agustus 2026 naik.(ilustrasi/AI/halloriau.com)Harga Kebutuhan Naik, Kantong Petani Riau Tetap Tebal di Agustus 2026! Ini Buktinya
Kepala KPw BI Riau, Panji Achmad.(foto: barkah/halloriau.com)Tinggalkan Ekspor Mentah, Ini 'Senjata Rahasia' Riau Bikin Ekonomi Meroket di 2026
  TPP ASN di bakal dipotong.(ilustrasi/AI/halloriau.com)Siap-siap Potong Tunjangan! DPRD Riau Beri Ultimatum Pejabat yang Malas Gali Potensi Pajak
Veda Ega.(foto: int)Petaka Lintasan Licin Aragon: Veda Ega Pratama Petik Pelajaran Berharga Menuju Misano
Lanal Dumai bongkar jalur ilegal Malaysia-Dumai, belasan penumpang gelap ditangkap.(foto: bambang/halloriau.com)Lanal Dumai Sergap 16 WNA & PMI Ilegal dari Malaysia
Seorang nelayan di Inhil bertahan di atas pohon menghindari buaya.(ilustrasi/AI/halloriau.com)Selamat dari Terkaman Buaya di Inhil, Arbain Bertahan 6 Jam di Atas Pohon
PT Inti Indosawit Subur membagikan 2.900 masker gratis kepada warga Pangkalan Kerinci, Pelalawan, di tengah menurunnya kualitas udara akibat kabut asap.Peduli Kesehatan Masyarakat, PT Inti Indosawit Bagikan Ribuan Masker di Pangkalan Kerinci
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Kabut Asap Tebal Sesakkan Dada Warga Pekanbaru
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved