www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Mencegah Karhutla Muncul Lagi, BPBD Riau Tetap Siagakan Tim Pemadam di Bekas Kebakaran
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Polda Riau Proses 35 Tersangka Karhutla, 17 Orang Sudah Dilimpahkan ke Jaksa
Selasa, 25 Agustus 2026 - 19:21:42 WIB
Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Riau, Kombes Ade Kuncoro (foto/klikmx)
Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Riau, Kombes Ade Kuncoro (foto/klikmx)

PEKANBARU - Penanganan kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Riau terus dilakukan aparat kepolisian. Hingga Agustus 2026, Polda Riau bersama jajaran Polres telah menangani 32 perkara dengan 35 orang ditetapkan sebagai tersangka.

Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Riau, Kombes Ade Kuncoro, mengatakan proses hukum terhadap para tersangka terus berjalan. Dari 35 tersangka, sebanyak 17 orang telah menjalani tahap dua atau pelimpahan tersangka dan barang bukti kepada jaksa penuntut umum.

“Dari 35 tersangka yang kita proses, 17 tersangka sudah kita tahap duakan ke jaksa. Sisanya masih dalam proses penyidikan, termasuk perkara yang terjadi pada Juli dan Agustus ini,” kata Ade, Selasa (25/8/2026).

Ade menjelaskan, seluruh perkara karhutla yang telah ditangani hingga saat ini melibatkan pelaku perorangan. Kendati demikian, kepolisian tidak menutup kemungkinan adanya keterlibatan korporasi dalam kasus tertentu.

Penyidik masih terus mengembangkan setiap perkara untuk melihat kemungkinan adanya hubungan antara aktivitas pembakaran lahan dengan perusahaan. Jika ditemukan bukti yang mengarah pada keterlibatan korporasi, proses hukum akan diperluas.

“Untuk 32 perkara yang kita tangani ini semuanya perorangan. Namun, tidak menutup kemungkinan jika memang ada unsur dari perkara yang sudah kita tangani ada kaitannya dengan korporasi, akan kita sidik,” ujarnya.

Salah satu lokasi yang menjadi perhatian penyidik berada di kawasan PT TKWL. Menurut Ade, kawasan tersebut merupakan wilayah konservasi yang seharusnya terbebas dari aktivitas pembukaan lahan maupun kegiatan lainnya.

“Termasuk salah satu di daerah PT TKWL, itu daerah konservasi, tidak boleh adanya kegiatan apa pun,” jelasnya.

Selain itu, polisi juga masih mendalami kasus kebakaran lahan yang terjadi di Rimbo Panjang, Kabupaten Kampar. Perkara tersebut saat ini ditangani oleh Polres Kampar.

Sejumlah saksi telah dimintai keterangan untuk mengungkap penyebab kebakaran sekaligus mencari pihak yang harus bertanggung jawab atas kejadian tersebut.

“Untuk Rimbo Panjang ada satu perkara yang ditangani Polres Kampar. Kita akan lihat dulu. Beberapa saksi sudah diperiksa,” kata Ade.

Dari sejumlah perkara yang telah ditangani, penyidik menemukan pola bahwa sebagian besar pelaku membakar lahan dengan tujuan membuka area yang nantinya digunakan untuk perkebunan.

Namun, polisi juga menemukan satu perkara yang berdasarkan hasil penyidikan sementara terjadi tanpa unsur kesengajaan.

“Rata-rata pelaku membuka lahan untuk perkebunan dengan cara membuka lahan. Memang ada satu yang tidak sengaja,” pungkasnya.

Polda Riau memastikan proses penegakan hukum terhadap pelaku karhutla akan terus dilakukan. Penyidikan juga masih terbuka untuk dikembangkan apabila ditemukan bukti baru yang mengarah pada keterlibatan pihak lain, termasuk korporasi.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya kepolisian menekan praktik pembukaan lahan dengan cara membakar yang berpotensi memperparah karhutla dan dampak kabut asap di Riau.

Sumber: KlikMX


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Kepala BPBD Damkar Provinsi Riau, M. Edy Afrizal (foto/int)Mencegah Karhutla Muncul Lagi, BPBD Riau Tetap Siagakan Tim Pemadam di Bekas Kebakaran
Ilustrasi Pemko Pekanbaru terus kebut perbaikan jalan (foto/int)DPRD Apresiasi Pemko Pekanbaru Perbaiki Jalan Limbungan Rumbai
Ilustrasi hotspot Riau tembus 346 titik (foto/int)Hotspot Riau Melonjak, Inhil Membara 111 Titik Panas
Ilustrasi cuaca di Riau minim peluang hujan (foto/int)Minim Potensi Hujan, BMKG Prediksi Cuaca Riau Dominan Berawan
Walikota Pekanbaru H. Agung Nugroho.Atasi Genangan, Pemko Pekanbaru Perbaiki Drainase di Enam Ruas Jalan
  Mahasiswa Universitas Riau ciptakan bata ringan ramah lingkungan dari limbah cangkang sawit (foto/ist)Mahasiswa Unri Sulap Limbah Cangkang Sawit Jadi Bata Ringan Ramah Lingkungan
Kadisdik Pekanbaru, Abdul Jamal (foto/int)Sekolah SD dan SMP Negeri Pekanbaru Dapat Dana Operasional Rp2 M
Ilustrasi Koalisi Untuk Gajah Pelalawan soroti sidang kasus perburuan gading gajah (foto/riki)Koalisi Minta Sidang Kasus Perburuan Gajah Pelalawan Transparan dan Bongkar Jaringan Perdagangan
Ilustrasi luas Karhutla Riau tembus 18.770 hektare (foto/int)87,9 Hektare Lahan Kembali Terbakar, Total Karhutla Riau Capai 18,7 Ribu Hektare
Ketua APHI Soewarso.APHI Nilai Inpres Karhutla Perkuat Pencegahan dan Pengendalian Kebakaran
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Kabut Asap Tebal Sesakkan Dada Warga Pekanbaru
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved