www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
PM2.5 Pekanbaru Tembus 143,4 µg/m³, Kualitas Udara Sangat Tidak Sehat
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


KPK Telusuri Selisih SGD2.000, Staf Khusus Menhut Dipanggil sebagai Saksi
Sabtu, 22 Agustus 2026 - 10:03:40 WIB
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil Staf Khusus Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, Andi Saiful Haq, sebagai saksi dalam penyidikan kasus dugaan suap dan gratifikasi yang menjerat Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) nonaktif, Suhardiman Amby.

Andi Saiful Haq dijadwalkan menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (21/8/2026).

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, membenarkan adanya agenda pemeriksaan tersebut.

“Pemeriksaan dilakukan di Gedung Merah Putih KPK,” kata Budi.

Andi Saiful diketahui juga menjabat sebagai Wakil Sekretaris Jenderal Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

KPK Dalami Dugaan Aliran Uang

Pemeriksaan dilakukan saat penyidik KPK tengah mendalami dugaan aliran uang kepada sejumlah pihak di lingkungan Kementerian Kehutanan.

Dugaan pemberian tersebut berkaitan dengan pengurusan pelepasan kawasan Hutan Produksi Terbatas (HPT) di Kabupaten Kuantan Singingi.

Salah satu hal yang menjadi perhatian penyidik adalah amplop berisi uang yang diduga ditinggalkan Suhardiman Amby di meja Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni usai audiensi di Kantor Kementerian Kehutanan pada 2 Juni 2026.

KPK sebelumnya mengungkap amplop tersebut diduga berisi sekitar SGD14.000. Uang itu diduga berkaitan dengan pengurusan pelepasan kawasan hutan di Kuansing.

Raja Juli sebelumnya telah memberikan penjelasan terkait keberadaan amplop tersebut. Ia mengaku baru mengetahui adanya amplop tertutup yang ditinggalkan setelah audiensi selesai.

Setelah mengetahui keberadaan amplop itu, Raja Juli disebut memerintahkan ajudannya untuk mengembalikannya. Pengembalian uang tersebut dilakukan di Polres Kuantan Singingi pada 12 Juni 2026.

KPK Telusuri Selisih SGD2.000

Namun, dalam proses penyidikan, KPK menemukan dugaan adanya selisih antara jumlah uang yang diduga diserahkan dengan uang yang kemudian diamankan penyidik.

Dari sekitar SGD14.000 yang diduga diberikan, uang yang kemudian diamankan dari Ketua DPRD Kuansing, Juprizal, berjumlah SGD12.000.

Selisih sekitar SGD2.000 tersebut menjadi salah satu bagian yang masih ditelusuri oleh penyidik KPK.

Selain itu, KPK juga mendalami dugaan pemberian lain kepada pihak di lingkungan Kementerian Kehutanan.

Penyidik sebelumnya menemukan dugaan pemberian sekitar SGD12.500 kepada pejabat di lingkungan Kementerian Kehutanan pada Mei 2026. Uang tersebut juga diduga berkaitan dengan pengurusan pelepasan kawasan hutan.

Dalam perkara ini, KPK menduga terdapat pengumpulan dana hingga sekitar SGD46.500. Dana tersebut antara lain diduga berasal dari pemotongan Sisa Hasil Usaha (SHU) petani yang tergabung dalam Koperasi Unit Desa (KUD).

Pengumpulan dana tersebut diduga melibatkan Juprizal yang selain menjabat Ketua DPRD Kuansing, juga memimpin KUD Prima Sehati.

Selain perkara dugaan pengurusan pelepasan kawasan hutan, Suhardiman juga telah ditetapkan sebagai tersangka bersama Sekretaris Daerah Kuansing Zulkarnain dan Direktur Utama PT Mitra Ideal Consultant, Ardiles.

Ketiganya diduga terlibat dalam perkara suap terkait pengisian jabatan Sekretaris Daerah Kabupaten Kuantan Singingi.

Sumber: Akurat


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Siswa di Pekanbaru kembali belajar secara daring akibat udara tidak sehat (foto/riki)PM2.5 Pekanbaru Tembus 143,4 µg/m³, Kualitas Udara Sangat Tidak Sehat
Ketua APHI Komda Riau, Muller Tampubolon.APHI Riau: Gotong Royong dan Kolaborasi Tingkat Tapak Cegah dan Padamkan Karhutla Paling Efektif
Ilustrasi Karhutla masih menghantui wilayah Riau (foto/int)4.127 Titik Panas Kepung Sumatra, Riau Catat 96 Hotspot
Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau SF Hariyanto.Penerimaan Pajak Riau Tumbuh 11,22 Persen, Tembus Rp2,4 Triliun hingga Agustus
Heli water boombing.(ilustrasi/AI/halloriau.com)Karhutla Riau Belum Aman, Helikopter Water Bombing Dikerahkan ke Inhil dan Inhu
  Kelapa sawit mitra plasma sepekan dihargai Rp3.976 per Kg (foto/int)Harga TBS Sawit Mitra Plasma Riau Turun Lagi, Tertinggi Rp3.976 per Kg
Ilustrasi BMKG prediksi asap mengintai Riau seharian (foto/int)Asap Mengintai Riau Seharian, Warga Diminta Tetap Waspada
Bupati Siak Afni Zulkifli.Afni Zulkifli Resmi Jadi Ketua NasDem Siak, Pengurus Baru Dilantik Akhir 2026
Politikus Golkar Fahd A Rafiq.KPK OTT di BPN Bogor, Politikus Golkar Fahd A Rafiq dan Eks Bupati Kebumen Diamankan
Hearing Komisi I DPRD Pekanbaru dengan Puskesmas Umban Sari.(foto: mimi/halloriau.com)DPRD Pekanbaru Sorot Nasib Puskesmas Umban Sari Didenda Rp60 Juta, PLN Abaikan Pelayanan Masyarakat?
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Kabut Asap Tebal Sesakkan Dada Warga Pekanbaru
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved