www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
BK Benarkan Adanya Aduan Pedagang STC Terkait Pemberitaan Anggota Dewan
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


28 Jemaah Diduga Jadi Korban, Travel Umrah Detofa Dilaporkan atas Dugaan Penipuan Rp500 Juta
Senin, 13 Juli 2026 - 22:11:46 WIB
Travel umrah Detofa dilaporkan atas dugaan penipuan Rp500 juta.(foto: mimi/halloriau.com)
Travel umrah Detofa dilaporkan atas dugaan penipuan Rp500 juta.(foto: mimi/halloriau.com)

PEKANBARU – Setelah menunggu hampir satu tahun tanpa kepastian keberangkatan maupun pengembalian dana, puluhan jemaah akhirnya membawa persoalan dugaan penipuan perjalanan umrah ke ranah hukum.

Pada Senin (13/7/2026), sejumlah korban secara resmi melaporkan Direktur Utama PT Detofa Trinaka Nusantara berinisial ML ke Polda Riau.

Laporan tersebut berkaitan dengan dugaan penipuan dana perjalanan umrah yang menyebabkan sedikitnya 28 jemaah mengalami kerugian dengan total nilai diperkirakan mencapai Rp500 juta.

Salah seorang korban, Habibi Irawadi mengatakan, dirinya bersama korban lainnya sebenarnya telah berulang kali berupaya menyelesaikan persoalan tersebut secara kekeluargaan.

Namun hingga kini, menurutnya, tidak ada realisasi pengembalian dana sebagaimana dijanjikan.

"Awalnya kami dijanjikan berangkat tanggal 7 April 2025 lalu, dengan harga paket yang cukup terjangkau. Saya dan istri bahkan sempat tiga kali reschedule, namun tetap saja gagal berangkat dengan berbagai alasan," ujar Habibi.

"Lalu saya ditawari opsi pengembalian dana atau refund pada September 2025. Ternyata sampai sekarang tidak ada kepastian pengembalian dana," sambungnya.

Habibi mengaku mengalami kerugian pribadi sekitar Rp48 juta. Ia berharap laporan yang telah disampaikan dapat segera ditindaklanjuti aparat kepolisian.

Menurut para korban, komunikasi dengan pihak penyelenggara perjalanan juga semakin sulit dilakukan.

Berbagai janji yang disampaikan sebelumnya dinilai tidak pernah terealisasi, sementara respons dari pihak terlapor disebut semakin minim.

Karena itu, mereka meminta penyidik Polda Riau segera memanggil pihak yang dilaporkan, melakukan pemeriksaan, serta menelusuri aliran dana yang telah disetorkan para calon jemaah.

Secara hukum, dugaan perbuatan tersebut berpotensi dikenakan Pasal 492 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) mengenai tindak pidana penipuan dengan ancaman pidana penjara paling lama empat tahun.

Selain itu, apabila dalam penyelidikan ditemukan pelanggaran terkait penyelenggaraan perjalanan ibadah umrah, ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah juga dapat diterapkan sesuai hasil pemeriksaan aparat penegak hukum.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada pernyataan resmi dari ML terkait laporan yang telah diajukan ke Polda Riau.

Sementara itu, ibu terlapor yang akrab disapa Umi mengaku pasrah dan menyatakan tidak dapat berbuat banyak terhadap persoalan hukum yang sedang dihadapi anaknya.

Selain menempuh jalur pidana, para korban juga berencana menyampaikan pengaduan ke Kantor Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Riau pada Rabu mendatang.

Mereka meminta agar pemerintah mengevaluasi legalitas operasional Travel Umrah Detofa, mengingat perusahaan tersebut disebut masih aktif melakukan promosi melalui sejumlah akun media sosial untuk menjaring calon jemaah baru.

Penulis: Mimi Purwanti
Editor: Barkah


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Ketua BK DPRD Pekanbaru, Nofrizal (foto/int)BK Benarkan Adanya Aduan Pedagang STC Terkait Pemberitaan Anggota Dewan
Pemprov Riau dan HK cari jalan tengah soal angkutan CPO di Tol Pekanbaru-Dumai (foto/ist)Pemprov Riau dan HK Bahas Pembatasan Truk CPO di Tol Pekanbaru-Dumai
Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau SF Hariyanto.Plt Gubri SF Hariyanto Tekankan Kolaborasi Hadapi Ancaman Karhutla
asat Reskrim Polres Siak AKP Raja Kosmos P bersama Kepala Bidang Pengairan Dinas PUPR Siak OK Mohd Rizky Pranajaya saat melalukan olah TKP di lokasi Karhutla Dayun, Senin (7/9/2026). Polres Siak Tindak Pelaku Pembakaran Lahan, Tiga Kasus dan Empat Tersangka Terungkap
Tablig akbar bersama UAS di Rengat dihadiri ribuan warga (foto/ist)Tablig Akbar di Rengat Dihadiri Ribuan Warga, UAS Sampaikan 5 Pesan untuk Keberkahan Negeri
  F-16 Lanud Roesmin Nurjadin turun pantau Karhutla di Riau (foto/int)Langit Riau Dipantau F-16, Lanud Roesmin Nurjadin Deteksi Dini Titik Karhutla
Pedagang STC Laporkan Firman ke BK DPRD Pekanbaru
Plt Gubri kirim personel Satpol PP penanganan Karhutla Siak (foto/int)Karhutla Riau Diantisipasi Sejak Dini, Hampir 50 Personel Satpol PP Dikirim ke Siak
Ilustrasi hotspot Riau turun tajam (foto/int)Hotspot Riau Turun Tajam, dari 292 Kini Tersisa 176 Titik
Ilustrasi penerbangan dari Pekanbaru ke Jakarta masih terdampak erupsi Anak Krakatau (foto/int)15 Penerbangan Pekanbaru-Jakarta Batal Imbas Erupsi Anak Krakatau hingga Pagi Ini
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Kabut Asap Tebal Sesakkan Dada Warga Pekanbaru
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved