www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Latihan Intensif di Alcarràs, Veda Ega Optimistis Tampil Kompetitif di Moto3 Jerman
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Disembunyikan ke Pematangsiantar, KPK Sita LC Senilai Rp2 Miliar untuk Suap Jabatan Sekda Kuansing
Selasa, 07 Juli 2026 - 22:06:35 WIB
Toyota LC 300 GR Sport untuk suap jabatan Sekdakab Kuansing diangkut KPK.(foto: tribunpekanbaru.com)
Toyota LC 300 GR Sport untuk suap jabatan Sekdakab Kuansing diangkut KPK.(foto: tribunpekanbaru.com)

PEKANBARU - Upaya menyembunyikan barang bukti dalam kasus dugaan korupsi jual beli jabatan di lingkungan Pemkab Kuansing diduga dilakukan dengan memindahkan sebuah mobil mewah lintas provinsi.

Kendaraan tersebut akhirnya berhasil ditemukan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kota Pematangsiantar, Sumatera Utara (Sumut).

Mobil yang dimaksud adalah Toyota Land Cruiser (LC) 300 GR Sport keluaran tahun 2023 dengan nilai lebih dari Rp2 miliar.

Kendaraan itu diduga berkaitan dengan perkara suap atau gratifikasi dalam proses pengangkatan Zulkarnain sebagai Sekdakab Kuansing.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo mengungkapkan, kendaraan tersebut ditemukan di sebuah gudang penitipan kendaraan di Pematangsiantar setelah dilakukan penelusuran oleh tim penyidik.

"Penyidik menemukan sebuah mobil Toyota Land Cruiser LC 300 tahun 2023 yang diduga merupakan barang bukti kasus dugaan jual beli jabatan di lingkungan Pemkab Kuansing," kata Budi Prasetyo.

Menurutnya, saat ditemukan kondisi kendaraan sudah mengalami perubahan identitas berupa penggantian pelat nomor.

Setelah diamankan, mobil tersebut langsung dibawa ke Jakarta menggunakan jasa towing untuk kepentingan proses penyidikan lebih lanjut.

Temuan itu memperlihatkan dugaan adanya upaya sistematis untuk menjauhkan barang bukti dari jangkauan aparat penegak hukum.

Jarak antara Kabupaten Kuansing di Provinsi Riau menuju Kota Pematangsiantar di Sumut mencapai sekitar 778 kilometer dengan estimasi waktu perjalanan normal sekitar 16,5 jam melalui Jalur Lintas Sumatera.

Perpindahan kendaraan melintasi dua provinsi tersebut diduga menjadi strategi untuk menyulitkan proses pelacakan aset oleh penyidik KPK.

Selain dipindahkan ke luar daerah, mobil mewah tersebut juga diduga sempat akan dilepas kepada pihak lain.

Penyidik memperoleh informasi bahwa kendaraan itu pernah dicoba untuk dijual ke sebuah showroom swasta bernama Suwito sebelum akhirnya keberadaannya berhasil terlacak.

Dalam pengembangan perkara, KPK menduga mobil Toyota LC 300 GR Sport tersebut merupakan bentuk pemenuhan permintaan yang berkaitan dengan proses pengisian jabatan Sekdakab Kuansing.

Penyidik menduga Bupati Kuansing nonaktif Suhardiman Amby meminta sebuah Toyota LC 300 GR Sport sebagai syarat agar Zulkarnain dapat ditetapkan menjadi Sekretaris Daerah.

Untuk memenuhi permintaan tersebut, Zulkarnain diduga membeli kendaraan senilai sekitar Rp2,05 miliar melalui mekanisme kredit dengan menggunakan identitas Ardiles, Direktur Utama PT Mitra Ideal Consultant (MIC).

Setelah kendaraan diperoleh, Zulkarnain kemudian ditetapkan sebagai Sekda Kuansing.

Sementara itu, Pemko Pematangsiantar memastikan tidak memiliki hubungan kerja sama pemerintahan yang berkaitan dengan keberadaan kendaraan tersebut.

Kabatg Tapem Setdako Pematangsiantar, Hendra P Simamora menegaskan, tidak ada aktivitas kerja sama maupun kunjungan resmi antara Pemko Pematangsiantar dan Pemkab Kuansing baru-baru ini.

"Nggak ada kerjasama atau kunjungan antar-pemerintah daerah," ujar Hendra P Simamora saat dikonfirmasi, Selasa (7/7/2026).

Sumber: tribunpekanbaru.com


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Veda Ega.(foto: int)Latihan Intensif di Alcarràs, Veda Ega Optimistis Tampil Kompetitif di Moto3 Jerman
Bonus atlet Riau segera cair.(ilustrasi/int)Bonus Atlet Riau Segera Cair? Pemprov Pastikan SK Sudah Terbit, Tinggal Tahap Administrasi
Toyota LC 300 GR Sport untuk suap jabatan Sekdakab Kuansing diangkut KPK.(foto: tribunpekanbaru.com)Disembunyikan ke Pematangsiantar, KPK Sita LC Senilai Rp2 Miliar untuk Suap Jabatan Sekda Kuansing
Waste station di Pekanbaru.(foto: int)Jangan Buang Sembarangan Lagi, Warga Pekanbaru Kini Bisa Tukar Sampah Jadi Uang Elektronik
Buaya serang nelayan di Rohil.(ilustrasi/int)Nelayan Rohil Diserang Buaya saat Pasang Pukat di Kuala Jabon
  Sengketa tanah ulayat di Tenayan Raya.(ilustrasi/int)Pansus DPRD Riau Dalami Dugaan Mafia Tanah di Tenayan, Masyarakat Adat Minta Perlindungan
Bupati Kuansing nonaktif, Suhardiman Amby dan Sekdakab Kuansing, Zulkarnain mengenakan rompi orange KPK.(foto: int)Bisa Nyuap Pakai LC Senilai Rp2 Miliar, Ternyata Segini Penghasilan Bulanan Sebagai Sekda Kuansing
Waduk PLTA Koto Panjang di XIII Koto Kampar, Kabupaten Kampar.(foto: int)Meski Terik di Siang Hari, BPBD Kampar Pastikan Kondisi Belum Mengarah ke El Nino
Asisten I Setdaprov Riau sekaligus Pengawas BAZNAS Riau, Zulkifli Syukur.(foto: mcr)Zakat Tak Lagi Sekadar Bantuan, Pemprov Riau Dorong Program Pemberdayaan Ekonomi
BPMP Riau libatkan 44 pengawas sekolah di Rohil.(foto: afrizal/halloriau.com)Gandeng Pemkab Rohil, BPMP Riau Dorong Pengawas Sekolah Jadi Mitra Strategis Pendidikan
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Buka Puasa Bersama Agung Toyota Riau
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved