www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Pemprov Riau Didorong Perkuat Perlindungan Masyarakat Hukum Adat
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Kasus Dugaan Pelecehan Dokter Kampus, 30 Mahasiswi Diperiksa Satgas Unri
Selasa, 28 April 2026 - 19:54:15 WIB
Ilustrasi Satgas PPKPT Unri telah memeriksa sebanyak 30 saksi terkait kasus dugaan pelecehan dokter kampus (foto/int)
Ilustrasi Satgas PPKPT Unri telah memeriksa sebanyak 30 saksi terkait kasus dugaan pelecehan dokter kampus (foto/int)

PEKANBARU - Kasus dugaan pelecehan seksual yang mencuat di lingkungan Universitas Riau terus bergulir dan kini memasuki tahap pemeriksaan intensif. Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Perguruan Tinggi (PPKPT) Unri telah memeriksa sebanyak 30 saksi yang seluruhnya merupakan mahasiswi.

Ketua Satgas PPKPT Unri, Separen, menyampaikan bahwa proses klarifikasi dan pendalaman kronologi sudah dimulai sejak laporan diterima pada 27 April 2026.

"Saksi ada 30 orang, sekarang sudah tahap pemeriksaan, klarifikasi, kronologis seperti apa. Jadi sejak tanggal 27 kemarin sudah tahap pemeriksaan terhadap laporan yang masuk," ungkapnya, Selasa (28/4/2026).

Ia menjelaskan, jumlah saksi masih berpotensi bertambah mengingat dugaan kasus ini disebut telah terjadi dalam rentang waktu beberapa tahun terakhir.

"30 ini dari mahasiswi dan kita belum tahu lagi apakah ada yang lain. Kejadian sudah beberapa tahun lalu, kita berusaha juga ini prosesnya cepat selesai sesuai peraturan yang berlaku," kata Separen.

Dari hasil penelusuran awal, lokasi dugaan peristiwa mengarah pada fasilitas kampus, tepatnya di Klinik Pratama Unri Sehati 1, tempat terduga pelaku menjalankan praktik sebagai dokter.

"Locus-nya memang di klinik tempat praktek terduga pelaku. Terduga pelaku secepatnya kita periksa karena kita akan menghadirkan ahli medis, ahli hukum, psikolog dan ahli di kedokterannya juga," lanjutnya.

Kasus ini mencuat ke publik setelah sejumlah korban berani angkat suara di media sosial. Dugaan pelaku disebut merupakan seorang dokter pria yang bertugas di lingkungan kampus.

Menanggapi hal tersebut, pihak kampus langsung mengambil langkah awal dengan menonaktifkan terduga pelaku untuk memastikan proses pemeriksaan berjalan lancar.

"Penonaktifan terduga pelaku terhitung mulai tanggal 27 April 2026. Terduga pelaku telah dinonaktifkan sementara dari tugas dan tanggung jawabnya guna mendukung kelancaran proses pemeriksaan," kata Kepala Biro Perencanaan Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat Unri, Armia.

Kasus ini kini menjadi sorotan publik, sekaligus menguji komitmen kampus dalam menangani dugaan kekerasan seksual secara transparan dan berpihak pada korban.

Sumber: Detiksumut


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Ilustrasi Kemendagri mendorong Pemda perkuat pengakuan masyarakat hukum adat lewat Perda (foto/int)Pemprov Riau Didorong Perkuat Perlindungan Masyarakat Hukum Adat
Dana transfer ke Riau turun Rp3,09 triliun (foto/int)Transfer ke Daerah di Riau Anjlok 17,22 Persen, DBH Turun hingga 57,62 Persen
Ilustrasi harga emas Antam di Pekanbaru naik (foto/int)Sempat Merosot, Harga Emas Antam di Pekanbaru Naik Selasa Ini
Ketua DPW Aliansi Merah Putih, Eko Wibowo (foto/ist)Seleksi CPNS 2027, Pemerintah Pusat Diharapkan Beri Afirmasi Usia Guru PPPK Penuh Waktu
Ist.BKawan BRK Syariah Dekatkan Layanan Keuangan ke Masyarakat Kepulauan Karimun
  Kasat Lantas Polresta Pekanbaru, Kompol Satrio B.W. Wicaksana (foto/int)Ops Patuh LK 2026 Digelar di Pekanbaru, Knalpot Brong dan Balap Liar Disasar
Ilustrasi BMKG memprediksi hujan di sebagian besar Riau (foto/int)BMKG: Hujan lebat Disertai Petir Berpotensi Guyur Pekanbaru dan Sekitarnya
Ilustrasi Sumsel dominasi hotspot Sumatera, Riau tercatat nihil (foto/int)Riau Nihil Karhutla, Sumatera Selatan Catat 75 Hotspot
Skuad PSPS Pekanbaru.(foto: mcr)PSPS Pekanbaru Gugat Denda Rp20 Juta dari PSSI, Ini Alasan Keberatannya
Marc Marquez.(foto: int)Marc Marquez Unggul 10 Poin, Tardozzi Ingatkan Ancaman Martin dan Bezzecchi
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Pengumuman dan Penyerahan Penghargaan LKJ Raja Ali Kelana 2026
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved