PEKANBARU - Program Studi D3 Teknologi Pulp dan Kertas Universitas Riau (Unri) menandai tonggak penting dengan menggelar syukuran atas capaian akreditasi unggul dari LAM Teknik.
Momentum ini menjadi penegas bahwa kolaborasi kampus dan industri mampu mempercepat peningkatan mutu pendidikan vokasi di sektor berbasis sumber daya alam terbarukan.
Perayaan yang digelar di ruang serba guna prodi tersebut dihadiri pimpinan universitas serta mitra industri yang selama ini mendukung pengembangan pendidikan pulp dan kertas. Capaian ini terasa spesial karena prodi yang berdiri pada 2018 itu belum genap satu dekade.
Ketua Program Studi D3 Teknologi Pulp dan Kertas Unri, Prof Evelyn menegaskan, akreditasi unggul merupakan hasil kerja kolektif berbagai pihak.
“Alhamdulillah, memasuki usia hampir delapan tahun, Prodi D3 Teknologi Pulp dan Kertas Universitas Riau telah memperoleh akreditasi unggul dari LAM Teknik. Capaian ini tidak diraih sendiri, tetapi melalui kolaborasi Universitas Riau dan PT Riau Andalan Pulp and Paper sejak 2018,” ujarnya, Kamis (7/5/2026).
Menurutnya, dukungan industri berlangsung berkelanjutan, mulai dari penguatan laboratorium hingga dukungan akademik lain yang menunjang kualitas pembelajaran.
Penilaian akreditasi mencakup tata kelola, proses pembelajaran, kualitas dosen, luaran mahasiswa, serta kolaborasi dengan industri.
“Banyak sekali aspek yang dinilai untuk mencapai akreditasi unggul ini. Meski usianya masih muda, kita mampu mencapai standar tersebut,” jelasnya.
Ia menambahkan, status akreditasi unggul diyakini akan meningkatkan kepercayaan publik sekaligus memperluas peluang kerja lulusan.
“Mahasiswa memiliki kesempatan kerja lebih luas, tidak hanya di industri pulp dan kertas, tetapi juga sektor berbasis sumber daya alam terbarukan lainnya,” tuturnya.
“Capaian ini menunjukkan kualitas pendidikan D3 TPK Unri semakin kuat, relevan dengan kebutuhan industri, dan mampu menghasilkan talenta yang siap bersaing secara global,” kata Direktur RAPP, Mulia Nauli.
Ia mengungkapkan, lebih dari 90 persen lulusan prodi telah bergabung dan berkontribusi di berbagai lini operasional APRIL Group.
“Kami melihat langsung kualitas lulusan yang adaptif dan terus berkembang,” ujarnya.
Program studi ini lahir dari kolaborasi Universitas Riau, Tanoto Foundation, dan PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP).
Bentuk dukungan industri mencakup penyediaan fasilitas laboratorium, keterlibatan praktisi sebagai pengajar, hingga program magang selama sembilan bulan.
“Kemitraan ini mencakup kurikulum, magang, hingga praktik industri. Kami berharap kolaborasi dapat terus diperkuat, termasuk dalam riset, inovasi, dan pengembangan kompetensi mahasiswa,” pungkas Mulia.
Capaian akreditasi unggul tersebut diharapkan menjadi katalis peningkatan kualitas pendidikan vokasi di Riau sekaligus memperkuat kesiapan tenaga kerja lokal menghadapi kebutuhan industri global.