www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
6 Orang Lolos Calon Direksi PT SPR, Nama Taufik Arrakhman Masuk Bursa
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


KPK Dalami Peran Marjani dalam Kasus Abdul Wahid, 11 Saksi Diperiksa
Selasa, 14 April 2026 - 23:25:18 WIB
Marjani, eks ajudan Gubernur Riau, Abdul Wahid jadi tersangka (foto/int)
Marjani, eks ajudan Gubernur Riau, Abdul Wahid jadi tersangka (foto/int)

PEKANBARU - KPK terus memperdalam penyidikan kasus dugaan korupsi yang menyeret Marjani, eks ajudan Gubernur Riau nonaktif Abdul Wahid. Kasus ini menjadi sorotan karena melibatkan praktik pemerasan yang dikenal dengan istilah “jatah preman” di lingkungan Dinas PUPRPKPP Riau.

Marjani saat ini telah ditetapkan sebagai tersangka dan tengah menjalani penahanan selama 20 hari di Rutan KPK sejak Senin (13/4/2026). Penyidik kini fokus merampungkan berkas perkara dengan memeriksa sejumlah saksi kunci.

Pada Selasa (14/4/2026), KPK memeriksa 11 saksi yang berasal dari internal Dinas PUPRPKPP Provinsi Riau. Pemeriksaan dilakukan di Kantor BPK Perwakilan Provinsi Riau untuk mendalami peran Marjani dalam dugaan praktik rasuah tersebut.

"Hari ini KPK menjadwalkan pemeriksaan terhadap 11 orang saksi dari Dinas PUPR-PKPP Provinsi Riau. Pemerintah dilakukan di kantor BPK Provinsi Riau," kata Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo.

Saksi yang diperiksa terdiri dari sejumlah pejabat penting, mulai dari Sekretaris Dinas PUPRPKPP Riau Ferry Yunanda, enam Kepala UPT wilayah I hingga VI, hingga pejabat teknis dan tata usaha di beberapa wilayah.

Sebelumnya, KPK mengungkap adanya peran aktif Marjani dalam aliran dana yang diduga berasal dari praktik pemerasan dan gratifikasi di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau.

Kasus ini bermula dari pertemuan pada Mei 2025, ketika sejumlah pejabat Dinas PUPRPKPP Riau membahas kesanggupan pemberian fee kepada Gubernur Riau saat itu, Abdul Wahid. Awalnya, besaran fee disepakati sebesar 2,5 persen, namun kemudian meningkat menjadi 5 persen atau sekitar Rp7 miliar.

Permintaan tersebut tidak hanya bersifat tekanan, tetapi juga disertai ancaman mutasi jabatan bagi pihak yang menolak. Praktik ini kemudian dikenal di internal sebagai “jatah preman”.

Dana yang terkumpul selanjutnya disalurkan melalui sejumlah pihak, termasuk tenaga ahli dan ajudan gubernur. Dalam salah satu aliran dana, Marjani disebut menerima uang yang kemudian digunakan untuk kepentingan pribadi gubernur.

KPK mencatat, setidaknya terdapat tiga kali pengumpulan dan penyaluran dana sepanjang Juni hingga November 2025, dengan nilai mencapai miliaran rupiah.

Puncak pengungkapan kasus ini terjadi pada 3 November 2025, saat KPK menggelar operasi tangkap tangan (OTT) dan mengamankan sejumlah pejabat, termasuk kepala dinas, sekretaris dinas, serta lima kepala UPT.

Dengan pemeriksaan saksi yang terus berjalan, KPK berupaya mengungkap secara menyeluruh konstruksi perkara serta pihak-pihak yang terlibat dalam praktik korupsi yang merugikan keuangan negara tersebut.

Sumber: Tribunpekanbaru


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
6 nama lolos calon Direktur dan Komisaris PT SPR menuju tahap akhir seleksi oleh Plt Gubri SF Hariyanto (foto/int)6 Orang Lolos Calon Direksi PT SPR, Nama Taufik Arrakhman Masuk Bursa
Ratusan jemaah calon haji Pekanbaru diberangkatkan ke Batam (foto/tribunpku)Kloter Terakhir Jemaah Haji Pekanbaru Berangkat, 237 Orang Menuju Embarkasi Batam
Suratman terpilih nahkodai KTNA Riau periode 2026–2031 (foto/ist)Terpilih Nahkodai KTNA Riau, Suratman Siap Perkuat Ketahanan Pangan
Wedding Showcase 2026.Living World Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Maison Blush Wedding Showcase 2026, Pameran Pernikahan Mewah Pertama di Riau
Anggota DPR EI, Hendry Munief berharap Siak harus bisa menjadi wajah wisata budaya Melayu Indonesia (foto/ist)Hendry Munief: Siak Harus Jadi Wajah Wisata Budaya Melayu Indonesia
  Program “The Kurban Series 1447 H” Dompet Dhuafa Riau menargetkan 3.000 penerima manfaat (foto/ist)Program The Kurban Series, Dompet Dhuafa Riau Targetkan 3 Ribu Penerima Manfaat
PSDKU PNP Pelalawan menggelar PKTOS 2026, wadah pengembangan bakat dan sportivitas mahasiswa (foto/Andy)PSDKU PNP Pelalawan Gelar PKTOS 2026, Wadah Pengembangan Bakat dan Sportivitas Mahasiswa
BMKG mencatat 21 hotspot atau titik panas di Sumatera, Riau menjadi wilayah terbanyak kedua (foto/int)Termasuk Riau, BMKG Catat 21 Hotspot di Sumatera
Reses Ketua DPRD Kuansing, Juprizal di Desa Cengar (foto/ultra)Reses Ketua DPRD Kuansing, Perbaikan Jalan Jadi Usulan Prioritas Warga Cengar
Paket Roaming IM3 Aktif Otomatis di Arab Saudi.(foto: istimewa)Tetap Terhubung Saat Haji, Paket Roaming IM3 Aktif Otomatis di Arab Saudi
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Buka Puasa Bersama Agung Toyota Riau
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved