www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Inhu Jadi Satu-satunya Lokasi Titik Panas di Riau Sore Ini
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Abdul Wahid Bantah Dakwaan Jaksa: Klaim Rapat 100 Hari Kerja, Uang Rp52 Juta hingga CCTV Jadi Sorotan
Rabu, 08 April 2026 - 12:57:13 WIB
Terdakwa kasus dugaan korupsi Gubernur Riau nonaktif Abdul Wahid.(foto: fitri/halloriau.com)
Terdakwa kasus dugaan korupsi Gubernur Riau nonaktif Abdul Wahid.(foto: fitri/halloriau.com)

PEKANBARU – Gubernur Riau nonaktif, Abdul Wahid, membantah sejumlah tudingan yang disampaikan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam sidang ketiga yang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru, Rabu (8/4/2026).

Usai persidangan, Abdul Wahid menilai narasi yang dibangun oleh jaksa tidak mencerminkan adanya tindak pidana sebagaimana yang didakwakan.

Ia menegaskan, rapat yang dipermasalahkan dalam perkara tersebut merupakan bagian dari upaya merealisasikan program 100 hari kerja saat dirinya menjabat.

"Saya sebagai Gubernur Riau saat itu menggelar rapat dalam rangka merealisasikan 100 hari janji-janji kampanye. Tentu harus dikebut kegiatan-kegiatan terutama yang berkaitan dengan masyarakat," ujar Abdul Wahid, Rabu (8/4/2026).

Ia juga menepis adanya praktik yang mencurigakan dalam rapat tersebut, termasuk tudingan pengumpulan telepon genggam atau pembatasan komunikasi. Menurutnya, hal itu tidak pernah terjadi.

Terkait isu rekaman CCTV, Abdul Wahid menyebut bahwa perangkat tersebut memang sudah tidak berfungsi saat dirinya berada di lokasi. Ia membantah keras tuduhan bahwa ada upaya menghilangkan barang bukti.

"Begitu saya masuk ke kediaman itu, CCTV memang sudah tidak berfungsi. Jadi tidak ada perbaikan sama sekali," tegasnya.

Dalam kesempatan itu, ia juga menjelaskan mengenai uang sebesar Rp52 juta yang disinggung dalam persidangan.

Wahid menyebut uang tersebut merupakan dana operasional pribadi sebagai gubernur, yang tersimpan di rekening dan sebagian di rumahnya di Jakarta.

Selanjutnya, Abdul Wahid juga mengatakan  keberadaan uang asing yang disebut jaksa. Menurutnya, uang tersebut merupakan sisa perjalanan dinas ke luar negeri saat dirinya masih menjabat sebagai anggota DPR RI.

"Tidak ada kaitannya dengan perkara ini," katanya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan, dana yang disebut untuk "Pound Sterling" merupakan persiapan pendidikan anaknya di Inggris, dan bukan bagian dari aktivitas ilegal.

Abdul Wahid juga menegaskan tidak pernah menghilangkan alat komunikasi, dan bahkan mengaku telah menyerahkan seluruh perangkat yang dimilikinya kepada penyidik untuk diperiksa.

"Ada 11 handphone yang sudah disita. Saya suruh lihat sedetail-detailnya ada atau tidak alat komunikasi elektronik yang dipergunakan saya dalam rangka tidak pidana," jelasnya.

Di akhir pernyataannya, ia mengajak masyarakat Riau dan Indonesia untuk mengikuti jalannya persidangan secara terbuka agar dapat menilai langsung fakta-fakta yang terungkap di pengadilan.

"Dan saya mohon kepada masyarakat Riau dan seluruh masyarakat Indonesia untuk mengikuti sedang ini secara detail. Bagaimana prosesnya, apa yang terjadi. Saya ingin bahwa ini dibuka seluruh luasnya sehingga ada bukti material yang bisa dijadikan pedoman," pungkasnya.

Penulis: Fitri
Editor: Barkah


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Sebaran titik panas di Sumatera sore ini.(infografis/halloriau.com)Inhu Jadi Satu-satunya Lokasi Titik Panas di Riau Sore Ini
Program “The Kurban Series 1447 H” Dompet Dhuafa Riau menargetkan 3.000 penerima manfaat (foto/ist)Program The Kurban Series, Dompet Dhuafa Riau Targetkan 3 Ribu Penerima Manfaat
PSDKU PNP Pelalawan menggelar PKTOS 2026, wadah pengembangan bakat dan sportivitas mahasiswa (foto/Andy)PSDKU PNP Pelalawan Gelar PKTOS 2026, Wadah Pengembangan Bakat dan Sportivitas Mahasiswa
BMKG mencatat 21 hotspot atau titik panas di Sumatera, Riau menjadi wilayah terbanyak kedua (foto/int)Termasuk Riau, BMKG Catat 21 Hotspot di Sumatera
Reses Ketua DPRD Kuansing, Juprizal di Desa Cengar (foto/ultra)Reses Ketua DPRD Kuansing, Perbaikan Jalan Jadi Usulan Prioritas Warga Cengar
  6 nama lolos calon Direktur dan Komisaris PT SPR menuju tahap akhir seleksi oleh Plt Gubri SF Hariyanto (foto/int)6 Orang Lolos Calon Direksi PT SPR, Nama Taufik Arrakhman Masuk Bursa
Ratusan jemaah calon haji Pekanbaru diberangkatkan ke Batam (foto/tribunpku)Kloter Terakhir Jemaah Haji Pekanbaru Berangkat, 237 Orang Menuju Embarkasi Batam
Suratman terpilih nahkodai KTNA Riau periode 2026–2031 (foto/ist)Terpilih Nahkodai KTNA Riau, Suratman Siap Perkuat Ketahanan Pangan
Wedding Showcase 2026.Living World Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Maison Blush Wedding Showcase 2026, Pameran Pernikahan Mewah Pertama di Riau
Anggota DPR EI, Hendry Munief berharap Siak harus bisa menjadi wajah wisata budaya Melayu Indonesia (foto/ist)Hendry Munief: Siak Harus Jadi Wajah Wisata Budaya Melayu Indonesia
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Buka Puasa Bersama Agung Toyota Riau
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved