www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Menteri LH: Bisnis Karbon dan Biodiversitas Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Dua Peluru di Dahi Gajah Ukui, Misteri Senjata Rakitan Diselidiki
Selasa, 17 Februari 2026 - 21:28:35 WIB
Temuan gajah mati diduga jadi korban perburuan di Pelalawan.(foto: int)
Temuan gajah mati diduga jadi korban perburuan di Pelalawan.(foto: int)

PEKANBARU – Fakta baru terungkap dalam penyelidikan kematian Gajah Sumatera jantan di Kecamatan Ukui, Kabupaten Pelalawan.

Hasil uji balistik memastikan dua proyektil yang bersarang di bagian dahi satwa dilindungi tersebut berasal dari senjata api rakitan.

Temuan ini menjadi titik balik arah penyidikan. Aparat kini tidak hanya memburu pelaku penembakan, tetapi juga menelusuri rantai peredaran senjata ilegal yang diduga digunakan dalam aksi perburuan gading tersebut.

“Masih penyelidikan,” ujar Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Riau, Kombes Pol Hasyim Risahondua, Selasa (17/2/2026).

Ia menambahkan, kepolisian belum dapat memastikan siapa pemilik maupun perakit senjata api tersebut.

“Belum tahu punya siapa, petugas masih di lapangan memeriksa saksi,” katanya.

Gajah berusia sekitar 40 tahun itu ditemukan dalam kondisi mengenaskan pada awal Februari 2026 di areal konsesi PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) Distrik Ukui, Desa Lubuk Kembang Bunga.

Tubuhnya masih utuh dalam posisi duduk, namun bagian kepala hilang dan gading diduga telah diambil.

Dua proyektil ditemukan menembus bagian kepala, memperkuat dugaan bahwa satwa tersebut ditembak dari jarak relatif dekat sebelum dimutilasi.

Pola ini identik dengan praktik perburuan gading yang terorganisir dan berorientasi ekonomi.

Penggunaan senjata api rakitan dinilai memperumit proses penelusuran. Senjata jenis ini umumnya tidak memiliki nomor seri dan tidak terdaftar secara resmi, sehingga sulit dilacak sumbernya.

Dalam pengembangan kasus, penyidik turut memeriksa sejumlah pihak, termasuk petugas keamanan perusahaan dan anggota Persatuan Menembak Indonesia (Perbakin) di wilayah setempat.

Langkah ini diambil untuk memastikan tidak ada keterkaitan kepemilikan atau distribusi senjata.

Kapolda Riau, Irjen Pol Herry Heryawan, bahkan turun langsung memimpin rapat evaluasi di camp perusahaan yang berdekatan dengan lokasi penemuan bangkai gajah.

Penyidikan dilakukan dengan metode scientific crime investigation dan pemanfaatan technology intelligence untuk melacak jejak pelaku, termasuk kemungkinan adanya jaringan perakit senjata ilegal.

Kasus ini mengingatkan pada periode gelap perburuan gajah di Riau satu dekade lalu. Data World Wide Fund for Nature (WWF) mencatat pada 2015 terdapat sembilan kematian gajah dalam satu tahun di provinsi ini, sebagian besar terkait perburuan gading terorganisir.

Pola yang terungkap kala itu melibatkan struktur berlapis, mulai dari eksekutor lapangan hingga pemodal.

Fakta penggunaan senjata api rakitan dalam kasus terbaru memunculkan kekhawatiran bahwa jaringan serupa masih aktif.

Selama peredaran senjata ilegal dan mata rantai perdagangan gading belum diputus, ancaman terhadap populasi Gajah Sumatera di habitat alaminya diprediksi akan terus berulang.

Sumber: tribunpekanbaru.com


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Menteri LH, Jumhur dorong pelaku usaha garap bisnis karbon (foto/kompas)Menteri LH: Bisnis Karbon dan Biodiversitas Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
Ilustrasi polisi selidiki dugaan kekerasan terhadap jurnalis di Siak (foto/int)Polisi Selidiki Kasus Dugaan Penganiayaan Jurnalis di Siak, Sejumlah Saksi Diperiksa
Ketua DPD I Golkar Riau, Yulisman (foto/ist)Kepengurusan Golkar Riau Resmi Ditetapkan, Yulisman: Kemenangan Partai Prioritas, Tak Usah Sikut-sikutan
BRI Peduli menghadirkan kegiatan edukatif untuk perkuat karakter dan wawasan siswa SD (foto/ist)BRI Peduli Hadirkan Kegiatan Edukatif untuk Perkuat Karakter dan Wawasan Siswa
Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2026 yang diselenggarakan di Halaman Kantor Gubernur Riau (foto/ist)Peringati HAN 2026, Pemprov Riau Tegaskan Perlindungan Anak Kunci Indonesia Emas 2045
  Ilustrasi hotspot di Riau masih belum sirna (foto/int)Termasuk Riau, Hotspot di Sumatera Turun Jadi 135 Titik
PSMTI Riau menggelar Rapimprov bahas program kerja (foto/int)PSMTI Riau Gelar Rapimprov, Fokus Sinkronisasi Program dan Persiapan Munas
Anggota DPR RI dari Fraksi PKS, Hendry Munief senam bersama PKS Tuah Madani (foto/ist)Senam bersama PKS Tuah Madani, Hendry Munief Ajak Warga Jaga Kesehatan Keluarga
Anggota DPRD Riau Daerah Pemilihan (Dapil) Kampar, Edi Basri (foto/tribunpku)Baut Jembatan Danau Bingkuang Dicuri, Anggota DPRD Riau Desak Pelaku Ditindak Tegas
Walikota Pekanbaru, Agung bersama Wawako Markarius Anwar meninjau perbaikan jalan rusak (foto/ist)Infrastruktur Dikebut, Pemko Pekanbaru Targetkan Pengaspalan Jalan Lampaui Tahun Lalu
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Buka Puasa Bersama Agung Toyota Riau
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved